Time Flower

Time Flower
bertemu dan berpisah



" Yah..., gantengan yang di sebelah kamulah lif hahaha ( dengan tawa yang mengejek ), dia mirip oppa-oppa korea hehehe!! , ( paras yang mendengarnya diam-diam tersenyum bangga) pari pada kamu kan gendut hahaha !!" ejek aru dengan bahagia.


" Bener tuh ru.., aku setuju banget hahaha...," ejek diki sambil ber high five dengan aru .


" Ru , ru apa jangan-jangan kita jodohnya ?" celetuk diki dengan bahagia .


" Tidak !! , " teriak alif dan paras secara bersamaan membuat keduanya saling pandang dan tersenyum canggung bersama.


" Aku alif " ucap alif kepada paras dengan mengulurkan tangannya sambil tersenyum .


" Panggil aja paras " terang paras dengan senyum manisnya kemudian menjabat tangan alif .


" Owh iya aku diki dan perempuan jelek ini namanya aru hahaha " canda diki


" Kok jelek sih dik , seharusnya paling ca...n..ti..k dong .!!" rengek aru kepada diki membuat mereka jijik melihat tingkah aru yang sok imut kemudian pergi meninggalkan aru .


Rissa yang melihat aru di tinggal sendiri memilih menghampiri aru , meninggalkan teman - temannya .


"Aru kita temenan yuk !! " ajak rissa dengan senyum manisnya yang penuh makna .


Dengan bodohnya aru menjawab " bukannya kita sudah temanan ya rissa..," dengan spontan .


" Maksudku , kita bisa menjadi temen akrab sama seperti kamu dengan reza , diki dan alif . bagaimana kamu mau gak ?? " bujuk rissa yang mencoba akrab dengan aru .


" Boleh " jawab aru dengan senyum manisnya (dalam hati rissa dia itu jelek tapi kalau tersenyum cantik banget ).


"Hey ris kenapa kamu bengong ??? , Mana nomer hpmu !!!! , Sekarang aku udah punya hp lo..h ( sambil nunjukin hp jadulnya dengan bahagia )" ucap aru dengan bangga .


Mendengar ucapan aru membuat rissa tertawa dengan terbahak - bahak " hahaha ( dengan terbata -bata ) Ka...mu bi...la...ng i..tu... h..p.. !!!, ini lebih di sebut artefak ru !! ," ejek rissa yang tak mampu menahan tawanya .


Aru yang mendengar ucapan rissa kesal pergi begitu saja.


"He..y... ru...!!!, jangan marah dong .., aku bukannya mengejek kamu...., dan aku ketawa itu karena lucu..., dan bukankah kita sudah jadi temen !!, " teriak rissa dengan lantang


" Bukannya..., kamu gak mau jadi temenku!! , terus kamu itu mengejek aku kan..., makanya kamu ketawain hp aku !!!, " ucap aru dengan kesal, berlari meninggalkan rissa. Rissa merasa jadi tak enak , setelah menertawakan aru ( dalam hatinya rissa akhirnya aku mengerti reza kenapa kamu suka sama dia , bukannya aku tapi maaf suratmu aku buang , padahal aru begitu baik , aku ingin jadi temannya . tapi lebih baik hanya aku yang tahu !!, jadi biarkan aku saja yang menunggumu bukan aru tapi hanya aku seorang saja dengan sedih" ) .


flashback 2 minggu yang lalu


5 febuari 2014


Di kelas


Reza masuk ke kelas dengan ayahnya dan juga bu sri , membuat semua siswa yang melihatnya terkejut karena reza datang bukan dengan mengenakan seragam sekolah melainkan dengan baju bebas menuju bangkunya .


Tiba - tiba bu sri berucap " reza akan pindah !! " membuat seluruh kelas menjadi ricuh dan pada ngomel sendiri tak terima reza pindah , reza tak memedulikan ocehan teman - temannya dengan santai menaruh surat dan hpnya di laci bangku aru dengan cengengesan sendiri karena bahagia ( dalam pikirannya reza aru akan sangat senang saat membaca suratnya ) yang gak di ketahui oleh orang laen.


Jam pertama pun berbunyi.., reza melangkah maju ke depan dengan membawa tasnya berucap " terimakasih untuk semuanya..., aku akan pindah hari ini " ( dengan tersenyum lebarnya ) sambil melambaikan tangan dengan bahagia .


Alif dan diki yang mendengarnya , tak berkomentar untuk sesaat karena mereka terkejut sementara siswa yang lainnya nambah ribut lagi .


" Za apa kamu di keluarin karena sering alfa !!!!" tanya weni mengebu - gebu .


" Za apa karena kamu putus dengan aku ??? " tanya rissa sedih yang di surakin yang laen .


Yang di surakin seluruh kelas " hu....." membuat rissa menjadi malu .


" Za kalau kamu pindah..., nanti gak ada yang ganteng lagi di kelas ini..., " celetuk ayu dengan sedih, .membuat suasana menjadi memeriahkan.


"Za apa kamu udah bilang sama aru ??? " tanya diki dengan lantang yang membuat reza terdiam .


" Za kita putus!!!.., karena kamu pindah, " ancam alif .


Satu persatu teman-temannya bertanya terus menerus bergantian membuat reza pusing , kesal reza teriak " udah... ber....he...n...ti.... se...mua...nya...!!!! aku gak bilang ke siapa -siapa oke !!., karena sebelum - sebelumnya belum pasti , aku akan jadi pindah atau gaknya , terus aku pindah juga karena ingin tinggal dengan ayahku ( dengan wajah bahagia ) . Nanti aku akan pulang kalau libur panjang , jadi kalian harus nungguin akunya dan menyebutku yah.., kalau aku datang lagi ok !!! ( dengan penuh semangat ) , saat itu kita akan berpesta dengan meriah hahaha ( dengan bahagia sambil meloncat-loncat sontak membuat seisi kelas tertawa terbahak-bahak mendengarnya ).


" He..i... za !!! " sapa ayu .


" Ya..h apa yu ( dengan seyum manisnya ) , kamu jangan kangen yah sama aku ( degan mata menggoda )" ucap reza dengan pede sontak membuat seluruh kelas tertawa kembali tanpa kecuali .


" Owh ya..., za... , kamu mau berangkatnya kapan dan mau pindah kemana ?? , kok kamu gak bilang-bilang sama aku sih ..." keluh alif yang kecewa .


" Owh alifku tersayang..!!, ( dengan lebay ) kamu jangan sedih dong..., (dengan wajah cemberutnya ) nanti air matamu berubah jadi permata gimana lif.., hahahaha ....." goda reza yang membuat semua yang mendengarnya menjadi nek .


Diki yang merasa kesal mengusirnya dengan berteriak " sudah -sudah !!, kamu cepat pergi sana hus hus hus !!!," sambil menggerakkan tangannya seperti mengusir ayam membuat reza marah berteriak " aku belum pamitan !!!! , ke semua orang !!! , kamu malah mengusirku , you me end !!!, " ancamnya dengan cemberut .


Tiba - tiba ayah reza berucap" Nǐ bù gēn shéi shuō zàijiàn ??? ( memangnya kamu belum pamitan ke siapa ??? ) " ke reza dengan lembut .


" Bàba.. !!!! ( merenggek ) ,Wǒ hái méi gēn wǒ zuì hǎo de péngyǒu shuō zàijiàn, rúguǒ wǒmen zài děng yīhuǐ'er yě méiguānxì shì de..


( Ayah ...aku belum pamitan kepada sahabatku satu lagi . tidak apa - apa kan kalau kita tunggu sebentar lagi yah....) " reza dengan wajah memelas ke ayahnya .


Mendengar reza berbicara, seluruh kelas terkejut karena reza tak pernah berbicara seperti itu, tapi alif tetap santai ...,


Diki berbisik " kamu tahu ayahnya bukan orang sini ??? " dengan penasaran .


Alif tak menjawab hanya tersenyum mengejek .


" Wǒmen bùnéng xiànzài bìxū zǒu, wǒmen bù zhīdào lǚxíng shìfǒu bèi zǔsè. Xiànzài kāishǐ ba!!! ( tidak bisa kita harus pergi sekarang juga , kita kan tidak tahu nanti di perjalanan macet atau tidak . Ayo berangkat sekarang ok !!) bujuk ayah reza.


" Hǎ....o de... ( Baiklah ) " ucap reza dengan sedih karena tak dapat bertemu aru.


Reza pun pergi bersama ayahnya dengan berat dan menyesali keputusannya .


#di tunggu komen dan likenya yah 😉😉😉


aku sayang kamu 😙😙😙