
"Kamu siapa ??, perempuan kok jelek banget !!! " ejek seorang siswa sma yang berada di depan aru .
Aru yang mendengarnya, tak menggubris ya berlari ke arah reza , yang sedang membawa air mineral , aru membuka air mineral yang di bawanya yang akan di tuangkan susu kedalam air . reza mengeluh " kenapa airnya banyak banget !!, nanti susunya gak kental lagi karung !!! " dengan kesal ke aru . aru mendengar ucapan reza meminumkan airnya ke reza yang tengah marah sehingga membuat reza tersedak dan berteriak " cukup !!!!! , basah semua p.a jadi kayak orang ngompol..!!" dengan kesal .
Aru pun dengan enteng berucap " bukan kah kamu bilang airnya kebanyakan ( dengan ekspresi tanpa dosa tersenyum tipis ) kalau di buang kan sayang jadi di minum sama kamu saja za " dengan tawa canggungnya , membuat reza tak bisa berkata mendengar jawaban aru .
Tono menyuruh toni mengeluarkan hpnya untuk memotret reza dan aru bukanya mengambil foto toni malah merekam dan berteriak awas , reflek reza dan aru menoleh dan suasana pun berubah menjadi lebih tegang .
Reza yang melihat ada siswa sma di belakang aru membawa botol kosong ingin mengayunkannya ke arah aru , reflek reza langsung berdiri menendangnya . Tapi sayang bukannya terlempar tapi botolnya pecah , dan pecahan itu mengenai kening anak SMA , seketika siswa sma itu kesal mengayunkan kembali pecahan botol yang masih ada di tangannya ke arah reza , mengenai kaki reza karena terlalu cepat mengayunkannya membuat Reza belum sempat menghindar . Tono yang melihatnya pun ikut menyerang reza dengan mengayunkan batang kayu yang ia pungut di sekitar , mengenai punggung reza . Reza yang mencoba mengambil pecahan botol dari anak SMA yang sedang mematung karena shock setelah melukai kaki reza . Reza dengan mudah mengambilnya dari siswa sma , kemudian si anak SMA itu berlari meninggalkan mereka karena tersadar melihat darah keluar dari kaki reza membuatnya menjadi ketakutan . reza ingin terus melawan tapi melihat aru nampak ketakutan membuat reza kebingungan, raut wajah reza berubah . Saat reza tengah berusaha menahan rasa sakitnya , tanpa sadar air matanya pun mengalir sambil memegang botol tersebut . reza berbisik " cepat masukan susunya jangan pedulikan aku oke !!! " bujuk Reza ke aru , aru hanya menangguk tak menjawabnya.
Toni pun berkomentar " tono ini videonya mau di bagikan ke fb atau ista aja " tono menghentikan aksi Toni . Tono yang mendengar kata vidio langsung berteriak " cepat hapus bodoh !! " membuat reza bisa mengatur raut wajahnya kembali sambil menahan rasa sakit ,yang membuat nafasnya yang naik mencoba berdiri tegak memegangi punggungnya sambil menodongkan pecahan botol ke arah tono berusaha mengancamnya .
Aru melihat reza , menangis terisak dengan keras merasa iba dan ingin membantu tapi tak bisa .diki tersadar membuka matanya dengan lebar melihat reza tengah menodongkan botol pecah ke arah tono langsung khawatir ( diki ) Ia berteriak " yuk kita pulang saja !! " ke teman - temannya membuat pertengkaran mereka terhenti " .
Tono dan toni pun pergi meninggalkan mereka dengan anak - anak yang lain juga , seketika reza langsung jatuh terduduk lemas , melepas pecahan botol berucap dengan lirih " aku gak papa kok kamu tenang aja ok !! , jangan takut " sambil tersenyum , wajah Reza berubah memerah karena menahan rasa sakit ia tanpa sadar Reza meneteskan air matanya .
Diki berteriak " kamu bilang baik - baik aja !!, kok ada air mata di wajahmu sih m ?? , terus kenapa kamu juga ikutan nangis sih ?? , kan nantinya kamu jadi nambah jelek loh !! " dengan nada lemas .
Dengan suara terbata - bata sambil menahan rasa sakit di kakinya berucap dengan pelan " kamu minum saja susunya dulu !!!! " ke diki .
" Iya bener minum susunya gih , biar kita cepat pulang!!! " bujuk aru ke diki .
Diki pun meminumnya dengan mengeluh " ini susu atau gula ?? , ini manis dan kental banget banget kayak gak di kasih air gimana gitu , kalau aku nanti kena diabetes gimana apa kalian tanggung jawab ?? " kepada aru .
"Sudah minum aja ( dengan ketus ) jangan banyak mengeluh !!! " jawab aru dengan marah .
" hei km !!!… kamu bisa berdiri kan !!! , tolong papah aku dong !!, kepalaku pusing nih !" bujuk diki yang merasa kan mual pada perutnya .
Sementara diki masih muntah-muntah aru berjongkok di depan reza membujuknya untuk naik ke punggungnya berucap " sekarang kita ganti nya za !! " dengan suara manis. membuat reza yang menangis mengeluh " aku gak ingin tinggal dengan ayahku ( dengan terisak ) jadi bisakah kalian untuk tak memberitahu siapapun " dengan raut muka yang sendu.
"Urusan itu belakangan kamu naik aja dulu !!! " bujuk aru dan reza pun naik ke punggung aru untuk di gendong , saat aru berusaha berdiri , dia hampir terjatuh membuat reza ketakutan .
Diki yang melihat aru berjalan pergi berteriak " jangan pergi !!!! " kepada mereka , seketika alif datang dengan nafas ngosngosan berteriak " za kamu gx papakan ?? " dengan cemas .
"Owh ada kamu!! , temen sebangku ku... , biarin mereka berdua bermesraan kamu gendong aku aja coba " bujuk diki yang masih mual.
Alif pun terpaksa menggendong diki setelah 10 menit berlalu , aru nampak kelelahan menggendong reza keringatnya bercucuran di wajah nya , membuat reza tak tega meminta di turunkan dan luka di kaki reza belum di tutup masih terbuka membuat kepala reza merasa pusing karena kekurangan darah . sementara itu aru terjatuh karena sudah tak kuat menggendongnya , alif yang melihatnya berlari menjatuhkan diki , tak memperdulikan diki yang mengeluh menghampiri reza yang sudah pucat pasi .
Saat alif akan mengambil hp reza tiba - tiba hpnya berbunyi dan kak teja yang memanggilnya .
15 menit kemudian kak teja datang membawa mobil ke tempat yang di suruh alif menemukan mereka dengan seorang perempuan yang sedang duduk di lendotin oleh reza , ada diki dan alif di samping nya. saat teja turun menghampiri mereka melihat kondisi adiknya yang lemas dan pucat pasi langsung mencari dimana lukanya dan langsung membalutnya dengan seragam sekolahnya langsung menggendongnya karena sangat cemas berucap " kalian pulang sendiri saja biasakan ??? , aku mau ke rumah sakit dulu !! " pergi meninggalkan mereka bertiga yang belum sempat ngomong .
16 januari 2015
di lorong smp
Diki melihat aru menangis saat di gendongnya bertanya dengan sendu " apakah kamu teringat tentang mereka atau merindukan saat kita berkumpul bersama??? " mencoba mencairkan suasana .
" Em.. entahlah " jawab aru sedih ...
"Apakah kamu masih takut dengan bocah itu !!!!!!, kan ada aku ( mendengar ucapan diki raut wajah aru berubah menjadi tersenyum tipis dengan mata yang ber-air membuat aru tenang ) meski gak ada mereka di sini ( dengan suara serak ) kamu boleh kok jadi seperti dulu , kamu gak perlu berubah meski gak ada mereka disini karena ada aku . jadi kamu bebas mau ngelakuin seperti apa pun , gak ada yang akan melarang kamu , meskipun ada yang gangguin kamu juga , aku yang balas mereka yang udah gangguin kamu !!! " bujuk diki yang sedang sedih sukses membuat aru tertawa melihatnya .
# di tunggu komentarnya yah wo aini