
" Hahahaha , kamu merindukan mereka juga !!!! , berarti kamu gay dong !!! " goda aru dengan bahagia . mendengar ucapan aru membuatnya menjatuhkan aru dari gendongannya . meninggalkan aru sendiri yang sedang tertawa bahagia . tampak dari jauh diki juga tersenyum ( dalam hatinya percuma aku khawatir sama karung . bocah itu, aku bakalan buat dia minta maaf apapun yang terjadi ) raut mukanya berubah menjadi serius .
Aru berteriak " hei seandainya aku bisa milih aku gak bakalan milih jaja atau alif tapi aku milih kamu oke !!! " .membuat diki berlari lebih cepat berteriak " aku gak suka sama karung hahaha !!! " .
Bu sri yang ada di dalam kesal dan jengkel melihat aru , keluar dari dalam kelas dengan berucap " kamu itu udah kelas 3 ru..., masih saja seperti dulu ( dengan menghela nafas panjang , melihat lurus ke depan menurunkan bola matanya ke arah aru , aru pun tersenyum manis dengan mata menggoda ) sudah , sudah , sudah masuk ke kelas sana !!! perintahnya ke aru .
Aru pun langsung berdiri , berlari dengan kaki terpincang - pincang berteriak keras " bu sri sarang heo hahahaha " sukses membuat bu sri tertawa saat masuk kelas langsung di goda murid - muridnya .
"Bu sarang heo " goda rifki bahagia.
"Bu kok diem sih " tanya irma .
"Kalian ini ikut - ikutan aja , meski dia badeg ( bandel ) juga, dia itu pintar tahu gx !!! " terang bu sri bangga yang membuat seluruh kelas terdiam , bu sri pun melanjutkannya ucapannya " cepat kerjain ulangannya jangan badeg ( bandel ) oke !!! " ( dalam hati bu sri apakah mereka baik - baik saja nya ) .
flashback end
Di masa sekarang
Reza sudah bangun di sampingnya hanya ada ahmad bukan aru atau diki karena aru dan diki sedang bertengkar di luar uks
" Kamu masuk !!!! " perintah diki ke aru .
"Gak mau !!!, kamu aja yang masuk !!! " tolak aru
di dalam uks .
Dengan sedih reza bertanya " apakah bener alif udah gak ada di dunia ini hiks... hiks..!!! " dengan terisak.
ahmad bingung harus jawab apa wajahnya tiba -tiba penuh keringat dingin.
" Ternyata itu bener kan ??" ucap reza yang mengartikan diamnya ahmad . Dan ahmad masih diam tak menjawab membuat reza tambah sedih , reza bangun ingin bertanya ke aru dan diki kenapa alif meninggal tapi saat berdiri kakinya bergetar hebat membuatnya merasakan rasa sakit yang sama seperti dulu .
Ahmad yang melihatnya shock melihat keadaan sobatnya yang sekarang ( ingin bertanya tapi sepertinya tak memungkinkan mendapat jawaban dari reza karena sedang marah ) .
Reza berjalan sambil menahan rasa sakitnya dia pun terjatuh membuatnya nambah terisak hiks... hiks...sambil tengkurap membuat diki dan aru sadar kalau kakinya kambuh berlari menghampiri reza .
dalam ingatan diki
duduk dengan kaki kanan yang lurus lama - kelamaan wajah terseyumnya berubah menjadi tak ber - expresi karena kakinya banyak banget ngeluarin darah dan sibodoh aru tak menutupinya karena tak tega melihat kaki reza seperti potongan daging jika di tutupi takut akan menempel di kainnya dalam keadaan setengah sadar diki melihatnya di gendong oleh perempuan .
Flashback end
Diki bergegas menghampiri reza bertanya " apanya yang sakit za ?? , dan kamu juga udah tahu kalau reza itu habis pingsan ,udah salah bukannya di bantuin malah diam aja !! " amuk diki ke ahmad .
Aru yang melihatnya pun ikut ketakutan memejamkan matanya berjongkok di depan reza , tanpa berucap untuk waktu yang lama perlahan air matanya jatuh berucap " kamu jangan nanggis alif masih hidup ( mendengar ucapan aru . reza menghentikan tanggisnya sementara diki dan ahmad terdiam mendengar karangan indah aru ) " bujuk aru ke reza .
Reza yang bahagia mendengar itu wajahnya berubah menjadi terseyum bertanya " dimana dia sekarang , apakah alif diet jadi mendadak kurus hahaha , apakah dia punya pacar bla...bla...." dengan penuh semangat bertanya ke aru .
Aru yang mendengarnya matanya berubah menjadi sendu , sementara itu diki mematung tak merespon karena hanyut merasa kehilangan , dan ahmad menjawab " pindah " .
Mendengar jawaban ahmad membuat reza mengeluh " sudah ku bilang jangan pindah atau pergi sebelum aku pulang alif ini itu ?? ( dengan kesal ) , alif mah gak seru padahal kita nanti bakal bareng lagi kayak dulu . makan bareng , tidur bareng , mandi bareng , dan bahkan pacaran bareng tapi dia sekarang pindah jadi hancur sudah rencanaku !! " dengan cemberut .
Aru yang gak kuat mendengar rencana reza . Aru berdiri membalikkan badannya dan bertanya " kamu biasanya minum obat apa ??? " ke reza dengan ketus .
Reza keceplosan menjawab " aku udah gak minum obat lagi kok !! ,kan aku udah di operasi hehehe !! " dengan bahagia .
Membuat mereka bertiga tertegun mendengar kata operasi .
Reza menyadari kalau semuanya sedang berbohong ( dengan memandangi satu persatu di antara mereka tak ada yang terseyum ), ia pun kembali terisak ( membuat ahmad merasa tak enak melihatnya , sementara diki dan aru membelakanginya jadi tak tahu ) dengan suara serak penuh tekanan berteriak" kalian pikir aku bodoh !!!, ( yang meluapkan segala amarahnya ) aku tahu kalau kalian semua sedang berbohong padaku kan !!, " yang berusaha berdiri menahan rasa sakitnya .
Aru pun berbalik dengan wajah sendu menatap reza ( aru ) berucap " aku gak bohong za ( dengan suara bergetar ) alif beneran masih hidup . dia pindah saat akhir tahun 2015 , kami beneran gak tahu dia pindah kemana??, ( dengan lantang ) dia benar - benar gak ada di sini za !!! " dengan tegas , dengan mata yang berkaca - kaca . Reza yang kecewa berjalan meninggalkan mereka dengan kaki pincang nya .Diki merasa kesal berlari mengejar reza lalu berjongkok di depan reza .
Diki berteriak " apa sih susahnya di gendong sama aku za ( reza diam tak merespon ) , cobalah lihat kakimu seperti ini !!, mirip orang cacat !!! ( dengan lantang ) , apakah kamu mau ngasih tahu ke semua orang kalau kamu itu jalannya pincang ! . dasar cacat !!! " luap nya dengan penuh amarah ( yang sudah berdiri ) .
Reza yang mendengarnya kesal di bilang cacat menjawab dengan penuh amarah " bukan urusanmu !!!" dengan dingin lalu berjalan meninggalkan diki , aru dan ahmad .
Aru dan ahmad kompak berteriak " diam !!" ke diki dengan lantang .
Bukannya berhenti diki masih ngoceh " aku itu ngomong fakta ya...,( dengan nada penuh penekanan ) kalau kamu itu sudah jadi orang cacat !!, jadi jangan banyak belagu deh loh !!!" ejek diki dengan lantang supaya dapat di dengar oleh reza yang berjalan dengan perlahan meninggalkan mereka . Mendengar ucapan diki reza merasa kesal mengepalkan kedua tangannya menahan amarahnya , reza berbalik ingin memukul diki tapi reza telat selangkah .
aru terlebih dahulu menampar diki , membuat reza mematung seketika . Aru menggeluh sambil menanggis " kamu pikir kakinya reza seperti itu ( dengan penuh amarah ) karena siapa ha siapa ?? ( dengan lantang yang membuat diki bungkam ) , siapa yang minta di..a.. menjeput ha.. siapa diki ??? dan alif meninggal bukan karena reza tapi karena kita diki ( yang meninggikan suaranya ) !!" meluapkan semua amarahnya yang terpendam ( reza yang mendengar nama alif di sebut dalam pikiran reza " sudah meninggal , meninggal , meninggal , " ) tiba tiba reza berteriak " tidak mungkin kalian pasti bohong kan , aku berjanji ..( dengan menangis ) dia...hiks...hiks.. akan menungguku pulang... hiks...hiks... karena aku akan ngadain pesta hwa...hiks...hiks ... dia pasti sedang menungguku ( dengan wajah tersenyum tipis penuh air mata ) " dengan lantang membuat semua orang terdiam .Reza yang sedang menangis pun kembali terhuyung lemas dan terjatuh.
#makasih udah mampir di tinggu kritik , sarannya yah 😉