
Kembali ke masa sekarang di mana Andang berada,
Andang kembali sadar dari Lamunannya.
‘Sekarang aku sudah berumur 12 tahun,Tapi malaikat itu belum kembali untuk menemui aku.terus bilangnya ada bencana ketika aku berumur 12 tahun.Apa maksudnya?Aku cek cek di buku gelap tebal ini,katanya aku harus menikkan levelku,dan levelku itu masih 2.Terus gimana selesaikan tugasnya untuk menaikkan levelku?Kalau tugas nya tidak pernah muncul,mungkin secara system,seperti di komik-komik lain.Atau mungkin ada pendamping seperti roh atau hewan yang bisa berbicara untuk memberitahukan aku mengenai tugas yang diberikan..’Pikir Andang dalam kepalanya.
Setelah lama berpikir,ia teringat akan komik cinta,Dimana terkadang,Tokoh utama cewek yang merupakan siluman,bertemu dengan tokoh utama cowok di beberapa tempat tertentu.
“Mungkin aku bisa menemukan hewan pendampingku di beberapa tempat yang tertentu.”Seketika,Andang merasa semangat.Dia segera berlari ke tempat tempat yang biasanya ada dalam pikiran,dimulai dari kafe,gang gang sempit,rumah sakit,tapi dari tempat tempat itu,tak ada hal spesial yang terjadi,kecuali dipalak sama preman jalanan.{Dan tentu aja preman preman itu dihajar.}
Akhir dari pencarian,Andang berjalan melewati gang sempit yang terletak di belakang mall umum.Kali ini bukan untuk mencari hewan atau roh,tetapi berjalan tanpa sadar.
Kepalanya berpikir kemana,kosong,berusaha menyadari apa yang terjadi,tetapi tubuh Andang seakan akan bergerak sendiri tanpa ada perintah dari Otak Andang.
Tubuh Andang berjalan melewati lorong sebelah kanan,setelah melewati gang sempit itu.Memasuki lorong gelap itu,Suasana semakin gelap dan mengerikan.Air menetes dari atas,lampu rusak walaupun keadaan luarnya tampak baik,tikus berkeliaran di ujung dari dinding.
Semakin gelap,semakin suram suasana,mulai tampak parit dengan limbah berwarna hijau muda terang.
Tubuh Andang berjalan kesamping,dan tetap berjalan lurus kedepan.
Setelah lama berjalan,Tikus,ular,kelabang dan kecoak mulai berlari dengan arah berlawanan dari Andang.
Dari depan Andang,ada tikungan,dan tampak di dinding,bayangan hewan dengan tanduk kian membesar,menandakan bahwa hewan itu semakin dekat.
Tapi bukannya menjauh,tetapi Tubuh Andang diam,tidak ada respon.
Bayangan hewan itu semakin besar,dan muncul dari bayangannya ekor.Ekor panjang dengan bayangan kepala manusia tertancap di ujung ekornya.
Darah mulai mengalir,dan parit yang tadinya hijau muda terang,kini bercampur dengan aliran darah juga dengan bau pekat.
Tubuh Andang semakin menjadi jadi.Badannya kejang kejang,tetapi masih berdiri.Matanya putih,terbalik ke atas.Kaki kakinya mulai membengkok dan berada dalam posis hamper patah.Atau bahkan patah,tetapi tidak ada bunyi.Dari mata Andang,muncul sinar merah.
Seketika itu juga,monster yang mendekat muncul sambil mengaum.Monster itu memiliki bentuk kucing,berwarna oren,bercampur dengan wujud naga.
Auman itu membangunkan roh yang memasuki tubuh Andang.
“Akhirnya,akhirnya!”dengan suara serak dan lantang itu,roh yang merasuki tubuh Andang berteriak.
Auman monster itu semakin kencang,tetapi monster itu perlahan berjalan kebelakang.
Roh yang merasuki tubuh Andang {singkat aja roh} melihat kearah monster itu.
“Bacot….”Roh itu seketika sudah ada di atas kepala monster itu dan hendak menghantam kepalanya ke tanah,tetapi Andang berusaha untuk mengambil alih tubuhnya.
Hanya sebentar,tetapi monster itu selamat tanpa dihantam ke tanah,tetapi di geser sedikit dan terhantam ke dalam air parit.
Dalam tubuh roh Andang,
“Eh,kurang ajar,jangan mentang-mentang kamu pemilik kafe,kamu jadi suka suka.”Roh rubah berekor 2 berbalik dan mencengkram kerah Andang.
“Kafe?kamu bicara apa?aku bukan dalam umur legal untuk membuka satu kafe.
”Muka Andang bingung setelah mendengar roh rubah itu mengatakan bahwa dia adalah pemilik kafe.
“Kamu gak tahu apa itu kafe?”Roh rubah itu melepas cengkramannya,dan mulai berpikir.
“Kafe untuk jual minuman itu kan?”
“Bukan! Maksudku kafe roh gaib.kamu tahu?”
‘Kafe roh? Aku pernah baca kafe itu.Kafe itu adalah kafe dimana menjadi tempat kumpul atau bisa menjadi tempat penginapan,bagi para roh yang sudah meninggal.Kafe ini hanya menerima tamu jika mereka harga nyawa.’
“TAK tahu.”Andang mengangkat bahunya.
“Whaaattt!!!”