Though Life

Though Life
Kenangan Andang(2)



“Kalian sedang membicarakan apa sih?”Ibu Andang membungkuk dan melihat kearah Shinu dan Andang yang masih kecil yang masih dalam pelukan ayahnya.


“Simpelnya,kita sedang ada dalam ilusi kesunyian,dimana ilusi ini dipakai membuat orang yang terjebak didalamnya merasakan kesunyian.”


“Setelah merasa sunyi,lama kelamaan akan mulai ada gejala,seperti terdengar frekuensi dengan nada yang sangat tinggi,yang menyebabkan telinga sakit,berakibat fatal terhadap otak.”Andang berbicara dengan pelan.


“Juga,karena frekuensi ini,otak mulai mengalami halusinasi,seperti suara tangisan,suara bentakan,dan juga suara kacau.ketiga suara itu yang paling umum muncul setelah frekuensi ini terdengar.”Shinu mulai memasang kacamatanya yang dia gantung di kerah bajunya.


“Anehnya,dalam ilusi kesunyian,Semuanya hening,dan dalam hitungan menit,seharusnya pandangan visual semakin gelap.Sedangkan ini tidak menggelap.Justru berbagai unsur alam masih ada.Mempertimbangkan Faktor tersebut,Kita bisa identifikasi siapa pelakunya.Pertama,Pelakunya bukanlah seorang manusia.Karena,Ilusi manusia umumnya digunakan untuk pembunuhan,criminal,dan kadang kadang juga bias digunakan untuk menghilangkan stress dengan memperikutkan tahap pertama dari ilusi kesunyian,dan juga menghilangkan tahap kedua dimana dia berhalusinasi.Itulah mengapa Manusia hanya mampu membuat ilusi kesunyian sampai disitu.Kedua,Ini bukan Alien.jangan berpikir yang aneh aneh.”Andang menoleh kea rah ayah nya yang mulai membayangkan sosok pelakunya yang merupakan Alien berwarna hijau.


“Apaan sih?!Lanjut..”Ayah Andang malu kesal karena kedapatan mengkhayal.


“Kedua,ini adalah makhluk abadi.Makhluk abadi memiliki kuasa berkat,baik itu pemberian langsung sesuai dengan kehendak Bapa di surga,atau merupakan turunan.Kuasa berkat ini memiliki beberapa kekuatan,salah satunya adalah membuat ilusi yang sempurna.Ini merupakan Ilusi kesunyian yang sempurna,dimana ilusi ini seperti tudung saji yang mengurung kita,tetapi unsur unsur alamnya ada.Ibarat seperti lalat yang terperangkap dalam tudung saji.”


“Kamu kok bisa tahu sih?Aljabar tingkat dewa aja dikuasin waktu masih umur 1 tahun!Ilmu itu gak boleh terlalu banyak loh untuk anak kecil yang otak nya segini..”Ayah Andang menggambarkan otak Andang dengan jari telujuk dan jari jempolnya.


“Beda dalam kasusku.aku bias belajar tanpa harus pergi ke satu tempat belajar seperti sekolah karena aku menemukan buku gelap itu.buku gelap itu ada di kamarku,dan ketika aku menyentuhnya secara tidak sengaja,ia tiba tiba masuk kedalan pikiranku,dan menyebabkan aku memiliki buku ilmu pengetahuan yang luas.Yang kumaksud adalah buku,bukan lansung dapat ilmu tanpa belajar.Buku ini juga aneh.karena ada seperti system level dimana aku harus selesaikan supaya aku bisa melihat ilmu pengetahuan yang lebih dalam.Juga,aku sudah ditanamkan akan dua agama.Pertama,agama duniawi.kedua,agama universal.agama duniawi ku sebagai Kristen,seperti agama keluargaku,sedangkan untuk agama universal,aku belum tahu.Ketika aku berusaha mencari di buku ilmu pengetahuan,aku tak menemukan apapun.Kurasa,seiring aku semakin besar,mungkin agama universal ini akan menumbuh secara perlahan.Setidaknya,agama universal ini bukan agama seperti duniawi,jadi aku tidak perlu mengikuti 2 tuan sekaligus.


Tapi,”Andang berkata dalam hati dan menoleh kearah Shinu,dimana dia seperti bertengkar dengan ibu Andang.


“Lebih baik aku tidak mengatakan apapun mengenai itu.Bukan karena berbahaya,tapi…


Karena mereka akan iri.Apalagi Ayah,(Andang tertawa kecil)Pasti dia iri.”


Apalagi Ayah,


“Hei kau anak sialan,kenapa kamu yang dapat buku itu?Berikan itu kepada ku.”Andang membayangkan Ayahnya meminta buku yang dia terima,karena ayahnya ingin menjadi pintar.


Maaf jika ada typo.Tolong dicomment kalau ada yang kurang.