Though Life

Though Life
awal kehidupan



Pagi yang cerah,dihiasi akn burung burung yang terbang dari selatan ke utara.Daun pohon basah karena terkena embun.Jendela yang tua terbuka,membiarkan cahaya matahari dan angina sepoi sepoi masuk ke dalam kamar Andang,dannnnn…..teriakan ibu pun terdengar.


“Andaaaaannnnggggg!!!!!!Baaaaangggggguuuunnnn!!!!!Udah siang!!!” teriak ibu Andang dari dapur.Andang masih tertidur dan tidak mendengar teriakan itu. ”Andang,anak baik,ayo bangun..”kata ibu Andang sambil menghentikan kegiatan memasaknya,dan naik ke atas.Ibu Andang membuka pintu kamar Andang dan masuk ke dalam kamar Andang.Ibu Andang mendekat ke ranjang Andang dan jongkok dengan wajah yang senang.”Andang,ayo bangun.” “mmmmmm”jawab Andang,membungkus kepalanya dengan bantal,dan menghadap kearah dinding.”Andang,anak baik,ayo bangun…”kata ibu Andang sambil menarik bantal Andang dari kepala Andang.”ooohhh anak baik,kamu masih bangun ya…Gimana kamu kemas barang mu dan keluar dari sini…”Wajah Ibu Andang berubah menjadi wajah mengancam dengan senyum di mulutnya.


”Hooaaam….”Andang menguap dan duduk. “Nah ini baru anak baik.” ibu Andang mengusap kepala Andang “sekarang sikat gigi dan sarapan.”kata ibu Andang yang langsung berdiri di pintu dan keluar dari kamar Andang. “udah mulai cepat ya mami.terakhir 1.5 detik,sekarang menjadi 1 detik.” Kata Andang sambil menguap.”Andaaaannnngggg!!!!” “Iya mi,masih berdoa” “cepat kau!!!”teriak ibu Andang.


Andang lansung berlutut dan melihat kearah jalan melalui jendelanya. “Setidaknya masih ada waktu untuk tidur.” Andang langsung rebahan. “Andang,apa yang kau lakukan sekarang!!!!” Teriak Ibu Andang sambil naik keatas.suara langkah kaki Ibu Andang lama kelamaan menjadi semakin berat.”Andang!!!!”teriak ibu Andang dan bergegas membuka pintu kamar Andang.


“Hmmmmm??” Andang menoleh wajah nya kearah ibunya. “kenapa?”tanya Andang. “Tadi kau ngapain aja,hah?!!!!” “ini masih doa loh.masih sujud.harus nya bentar lei selesai,mami udah ganggu.kan jadi ngulangi lagi..”Andang menghela napasnya dan kembali berdoa. “terus,kenapa lama kali doa mu?biasa nya nggak.bentar bentar banget doamu.jadi mustahil kamu doa lama kali.”tanya ibu Andang sambil menyandarkan badan nya ke dinding. "Nothing's impossible if you want to try[tidak ada yang mustahil jika kamu mau mencobanya]" "hah,sok bahasa inggris kamu...ayo sarapan.." "Maaf mi,tapi aku harus pergi sekolah dulu."Andang mengambil tas sekolahnya dan lompat melalui jendela."Aaaannnnnddddaaaaannnnnggggg!!!!!!"


Di bawah apartemen Andang.


“Sudah dekat,debu nya ada gak ya?”Belum sempat Andang melihat di tempat pos satpam ada debu atau nggak,Ibu Andang muncul dari belakang Andang. “Hei kau,masih bisa santai ya?!”ibu Andang mengeluarkan tali cambuk dari kantongnya.Andang melihat ke belakang,dan dengan wajah senyum,dia menyapu debu tanah dengan kaki nya.Mata Ibu Andang kesakitan dan tidak bisa melihat untuk beberapa saat.”Andang!!Udah mulai main curang ya?mustahil seorang bisa cerdik tanpa diajari oleh orang tua nya !sepertinya ini adalah Indra ketujuhmu..”Ibu Andang berbicara sambil memejamkan mata nya.


Dari balik awan debu,Andang berdiri dengan memegang tongkat berwarna coklat.“well,jika pepatah itu benar,maka mulai hari ini tidak aka nada pepatah seperti itu…dan,maaf,jangan terlalu kegirangan,aku belum membangkitkan indra ketujuhku sepenuhnya,bahkan indra keenam ku belum ku bangkitkan..jadi,” Andang mundur ke belakang sambil menyeret tongkatnya, “Adios!”Andang menghilang dibalik awan debu.”Andang,sini tongkatmu…Arggghhh!!!”Ibu Andang kesakitan. “OOOHHH ibu Andang,kenapa ini?”Tanya satpam yang berpakaian warna putih dengan topi hitam nya.”Biasa,anak aku.” “Ooohhh.”


FYI: Pak satpam adalah teman dekat dari ayah Andang dan kenal dengan keluarga Andang,sehingga dia tidak terlalu kaget untuk masalah pertengkaran biasa antara Andang dan Ibu nya.


“Mari saya bantu,” “Iya ,Maaf ya,jadi ngerepotin kamu,”Ibu Andang berkata sambil memejamkan mata nya. “Iya,tak masalah sama aku “kata saptam itu.


Terimakasih sudah mau membaca episode 1 dari novel ini.Karya ini sebenarnya berlanjut,tetapi author akan hentikan sampai season 1 selesai,tepatnya ketika Ajang lomba yang diadakan oleh pihak mangatoon 'you are a writer'. Maaf jika ada typo.Tolong dicomment kalau ada yang kurang.