
...*Mentari...
Assalamualaikum sang Juwita hatiku
Assalamualaikum dewiku
Tahukah kamu namamu selalu bersinar dihatiku
Mentari pagi memancarkan cahaya dan kamu Mentari hidup ku
Cinta adalah kejujuran bukan keterpaksaan
Cinta suatu ketulusan bukan kebohongan
Namun apabila ikhtiar ku ini tak kau sukai dan kamu mulai sukar dengan tingkahku maafkan aku..
Namun kali ini aku menyerah
Terima kasih cinta...
...Perbedaan...
Sendiri resapi beningnya malam ini
Tanpamu di sini hatiku sunyi
Berharap engkau kembali
Mengisi hari bersama lagi
Segala perbedaan itu
Membuat mu jauh dariku
Biarkan sang waktu menjaga cintamu
Nyalakan lah api cinta
Membakar ragu yang ada
Ku kan selalu setia hingga saat tiba
Perpisahan ini hanya untuk sementara
Sabarlah menanti usah gelisah
Termenung Mentari membaca pesan dari Tio , dan benih-benih kerinduan mulai bersemi , namun Tio mengabari kalau ia akan berusaha melupakan nya dan akan pergi ke Canada.
Dan Mentari segera pergi kerumah Tio dan di situ Mentari melihat Tio sudah bersiap dan masuk mobil dan secepat mungkin Mentari mengejar namun mobil melaju dengan cepat akhirnya Mentari terjatuh dan dari kaca spion mobil Tio , Tio merasa ada yang memanggil dan mengejarnya,dia mulai memutar arah mobilnya dan menemukan Mentari yang terjatuh tadi sambil menangis ,
Tio : ada apa dengan mu Mentari , kenapa kamu ada di halaman rumahku , sejak kapan kamu di sini?
Mentari : Tio aku telah membaca pesanmu dan kamu juga akan pergi ke Canada. kenapa kamu lari dariku dan kenapa kamu tidak menarik hatiku lagi seperti kemarin-kemarin, ?
aku rindu tingkahmu yang konyol itu , tolong jangan pergi dariku , maafkan aku , sebenarnya aku sudah mulai menyukai mu ,aku cinta kamu .aku mohon jangan lupakan aku jangan pergi.
Tio : terima kasih sayang , Akhirnya Allah SWT mendengar doaku dan mengabulkan permintaan ku. Mentari apa kamu mau menjadi pendamping hidup ku?
Mentari : tentu ,aku bersedia.
Alhamdulillah akhirnya acara syukuran dan lamaran pertunangan segera di langsungkan dan acara tersebut mewah ,elegan dan amazing. sudah setahun berlalu kini acara akad nikah dan resepsi pernikahan mereka di laksanakan .. Cahaya senang akhirnya saudara kembarnya Mentari menemukan jodohnya . mama papanya juga ikut bahagia dan menunggu Cahaya untuk kapan ya jodohnya hadir ?
Alhamdulillah suara Cahaya begitu merdu
Inginku bukan hanya jadi temanmu
Yang rajin dengan ceritamu
Ku perlu hanya kau lihat ketulusan
Yang sebenarnya tak kau sangkal
Kadang ku hilang kesabaran
Mungkinkah akan segera mengerti
Seiring berjalannya hari
Sungguh ku tergila padamu
Yang ada bila tak juga kau sadari
Akan ku tempuh banyak cara
Agar kau tau semua Mauku
...Pertemuan...
Pertemuan yang kuharapkan kini jadi kenyataan
Pertemuan yang kuimpikan ternyata bukan khayalan
Sakit karena perpisahan kini telah terobati
Kebahagiaan yang hilang
Kini kembali lagi
Rindu yang selama ini masih terpendam
Mencair di terpa cinta dalam gelombang
Rindu yang selama ini masih membunuh
Mencair di lautan ombak bagai pesiar
Tak ingin lagi merana cukup sekali merana
Tak ingin lagi berpisah cukup sekali berpisah
...Gitar Tua...
Hanya Gitar Tua ini yang menjadi saksi
Saksi cintamu padaku
Cintaku padamu
rawatlah dan jagalah selalu
Jika kau rindu padaku
petiklah dan bernyanyilah
Mungkin bisa mengobati kerinduanmu padaku
Cinta yang lahir tulus di hati akan tetap abadi*