The Wedding Of Course Always Happy

The Wedding Of Course Always Happy
Part 17



...*Sonia...


Sonia kau sebut namaku


Terpaut hatiku oleh senyummu


Sonia lembutnya suaramu


Memanggil namaku dalam mimpimu


Jiwa jadi bergelora


Bila sesaat tidak berjumpa


Tak akan aku hiraukan


Walau ku tahu penuh rintangan


Putus terhalang oleh kasih membara


Cinta pun terhalang oleh kedua orang tua


Puas ku coba menghindari


Puas ku paksa melupakan


Namun wajahmu tak dapat luput


Tetap subur di sanubari


Ku inginkan belaian kasih sayang


Hari-hari dirimu aku rindukan


Ku dambakan sentuhan kasih suci


Gurauan mu yang manja-


Aku tergoda


mengerti lah wahai kasih


Pahamilah wahai sayang


Mahligai cinta kita takkan ada berhentinya


Cinta Sonia dan Rio adalah seperti hembusan angin pantai . lama mereka tidak bertemu akhirnya di persatukan .


Laras dan Dina kini memiliki sanggar tari . Ternyata Laras sangat terampil dalam membudidayakan seni tari dan ia sering menata sanggar dan ikut les sanggar tari semasa ia SMP dan SMA.


Alhamdulillah ia kini bersama sepupunya Dina mendirikan sanggar tari dan banyak yang ingin berlatih pada Laras dan Dina.


Laras dan Dina saling kompak ,hampir semua yang Dina sukai ,Laras juga menyukai nya.


Dari kecil Laras suka akan dunia seni .


Dina juga seperti itu. Melodi dan Akbar sangat senang melihat keakraban anak-anaknya itu semoga sampai tua nanti juga masih akrab dan sehangat ini*.


Melodi : kak Akbar terima kasih ya


Akbar : ada apa sih,?


Melodi : kak terima kasih atas semua kasih sayang kakak untukku , terima kasih atas kehangatan keluarga kakak


Akbar : Melodi ,walau mama kita tiada atau masih ada aku tetap akan selalu memberikan yang terbaik untuk mu adikku


Melodi : iya kak.


Malik bahagia bisa memiliki cucu Dina dan Laras .Malik selalu jadi foto model Dina dalam berkarya dan karya tersebut ia pajang di kamarnya ,karena itu merupakan foto terbaiknya .


...Aku hanya ingin yang terbaik untuk mu...


Aku sadar kalau ini


Kita sudah semakin menjauh


Sempat aku berfikir kini


Kau yang menginginkan nya


lepas dari pelukku


oh kini aku sadari


Ini salahku


Tak mungkin ku terlambat dan sesali


Maafkanlah jika ku selalu


Membuatmu marah dan benci padaku


Ku lakukan itu semua


Hanya untuk buatmu bahagia


mungkin ku cuma tak bisa pahami


Bagaimana cara tunjukkan maksudku


Aku hanya ingin jadi terbaik untukmu


Aku ingin kau tetap di sini bersamaku


Jangan pergi berikan satu kesempatan


untuk ku membuktikannya sesungguh cintaku.


...*Hingga saat Tiba...


Ku tatap jernih matamu


Ada cinta untukku


Ada kasih dan sayang mu


Yang kurasakan selalu


Allah pun merestui cinta kita


Allah hanya padamu ku pasrahkan kasih ku


Biarlah hanya sang waktu


Tuk berikan jawabnya


Yang ku pinta hanya


Kau selalu ada


Ku akan menunggu hingga saat tiba*