
...*Sonia...
Sonia kau sebut namaku
Terpaut hatiku oleh senyummu
Sonia lembutnya suaramu
Memanggil namaku dalam mimpimu
Jiwa jadi bergelora
Bila sesaat tidak berjumpa
Tak akan aku hiraukan
Walau ku tahu penuh rintangan
Putus terhalang oleh kasih membara
Cinta pun terhalang oleh kedua orang tua
Puas ku coba menghindari
Puas ku paksa melupakan
Namun wajahmu tak dapat luput
Tetap subur di sanubari
Ku inginkan belaian kasih sayang
Hari-hari dirimu aku rindukan
Ku dambakan sentuhan kasih suci
Gurauan mu yang manja-
Aku tergoda
mengerti lah wahai kasih
Pahamilah wahai sayang
Mahligai cinta kita takkan ada berhentinya
Cinta Sonia dan Rio adalah seperti hembusan angin pantai . lama mereka tidak bertemu akhirnya di persatukan .
Laras dan Dina kini memiliki sanggar tari . Ternyata Laras sangat terampil dalam membudidayakan seni tari dan ia sering menata sanggar dan ikut les sanggar tari semasa ia SMP dan SMA.
Alhamdulillah ia kini bersama sepupunya Dina mendirikan sanggar tari dan banyak yang ingin berlatih pada Laras dan Dina.
Laras dan Dina saling kompak ,hampir semua yang Dina sukai ,Laras juga menyukai nya.
Dari kecil Laras suka akan dunia seni .
Dina juga seperti itu. Melodi dan Akbar sangat senang melihat keakraban anak-anaknya itu semoga sampai tua nanti juga masih akrab dan sehangat ini*.
Melodi : kak Akbar terima kasih ya
Akbar : ada apa sih,?
Melodi : kak terima kasih atas semua kasih sayang kakak untukku , terima kasih atas kehangatan keluarga kakak
Akbar : Melodi ,walau mama kita tiada atau masih ada aku tetap akan selalu memberikan yang terbaik untuk mu adikku
Melodi : iya kak.
Malik bahagia bisa memiliki cucu Dina dan Laras .Malik selalu jadi foto model Dina dalam berkarya dan karya tersebut ia pajang di kamarnya ,karena itu merupakan foto terbaiknya .
...Aku hanya ingin yang terbaik untuk mu...
Aku sadar kalau ini
Kita sudah semakin menjauh
Sempat aku berfikir kini
Kau yang menginginkan nya
lepas dari pelukku
oh kini aku sadari
Ini salahku
Tak mungkin ku terlambat dan sesali
Maafkanlah jika ku selalu
Membuatmu marah dan benci padaku
Ku lakukan itu semua
Hanya untuk buatmu bahagia
mungkin ku cuma tak bisa pahami
Bagaimana cara tunjukkan maksudku
Aku hanya ingin jadi terbaik untukmu
Aku ingin kau tetap di sini bersamaku
Jangan pergi berikan satu kesempatan
untuk ku membuktikannya sesungguh cintaku.
...*Hingga saat Tiba...
Ku tatap jernih matamu
Ada cinta untukku
Ada kasih dan sayang mu
Yang kurasakan selalu
Allah pun merestui cinta kita
Allah hanya padamu ku pasrahkan kasih ku
Biarlah hanya sang waktu
Tuk berikan jawabnya
Yang ku pinta hanya
Kau selalu ada
Ku akan menunggu hingga saat tiba*