THE SECRET IN MARRIAGE

THE SECRET IN MARRIAGE
CH 4



"Kamu akan segera menyelenggarakan pertunangan dengan lucian" ujar ibu lucian


"Tapi.. Nyonya saya belum siap" sambung angel


"Kalau soal biaya tidak usah dipikirkan kami yang akan menanggung semuanya" ujar ibu lucian berusaha menyakinkan angel


Angel melirik lucian memberikan kode tapi lucian hanya tersenyum


'Dasar lucian!, katakan sesuatu jangan hanya tersenyum💢' batin angel


"Memangnya pantas rakyat jelita seperti saya menikah dengan seorang CEO?!" tegas angel


"Jujur,aku dan lucian tidak peduli terhadap hal seperti itu! Aku ingin lucian menikah dengan wanita pilihannya" ujar ibu lucian dengan sedikit tegas


"Benar apa yang dikatakan ibuku, aku ingin menikah dengan wanita yang ku cintai" ujar lucian sambil berjalan mendekati angel


'Hei! Memangnya kamu beneran jatuh cinta padaku lucian?😕' batin angel


"Baiklah kalau begitu... Sudah diputuskan bahwa kalian akan bertunangan lalu menikah😊' ujar ibu lucian


'Tunggu~aku belum memutuskannya' batin angel yang mulai kesal


"Kalau begitu aku dan angel undur diri" ujar lucian bersiap untuk pergi


Angel hanya membungkuk pada ibu lucian lalu pergi menyusul lucian


Saat diperjalanan pulang angel memutuskan untuk berbicara dengan lucian


"Lucian!" panggil angel dengan ragu-ragu


"Ada apa?" saut lucian


"Kenapa... Kenapa kamu ingin menikah denganku?" tanya angel dengan segenap hati


"Tentu saja karena aku mencintaimu, apa kamu meragukanku?" jawab lucian


"Tidak.. Maksudku~" ujar angel lalu menutup bibirnya rapat-rapat


'Entah kenapa aku merasa ada yang kamu sembunyikan dariku' batin angel


Mereka akhirnya sampai dirumah angel


"Apa aku harus bertemu orangtua mu?" tanya lucian yang baru saja keluar dari mobil


"Tidak apa, kamu pulang saja! Hari sudah hampir malam"ujar angel


"Sebegitunya kamu ingin berpisah denganku" ujar lucian sambil membuka pintu mobil


"Sudahlah masuk kedalam mobil sana!" ketus angel


Mendengar angel yang mulai jengkel Lucian langsung masuk kadalam mobil dan pergi


Disusul angel masuk kedalam rumah


"Angel... " ujar mamah Angel


"Mamah!, ada apa datang kerumahku?" tanya angel


"Mamah kangen" ujar mamah angel sambil memeluk erat angel


'Sudah lama sekali aku tidak merasakan pelukan hangat mamah, sama seperti dulu tidak berubah andai ayah tidak menghianati mamah pasti keluargaku lengkap' batin angel


Air mata angel dan mamah mulai mengalir tidak terbendung


"Mah, udah makan malam?" ujar angel sambil mengganti pakaiannya


"Belum" jawab mamah angel menyiapkan baju ganti untuk angel


"Kalau begitu kita makan bersama" ujar angel barjalan kedapur melihat bahan yang ingin dimasak


"Kamu mau masak apa sayang?" tanya mamah


"Mau masak nasi goreng mah" sambung angel menyiapkan alat masak dan nasi


"Mamah bantu ya:)" ujar mamah angel menyiakan peralatan makan


Masakan nasi goreng yang dibuat bersama terasa lebih lezat


"Mah, tadi pas aku kerja kakak dateng kekantor katanya ayah sakit" ujar angel


"Benarkah?padahal waktu mamah telpon ayahmu baik-baik saja" ujar ibu angel sambil menyuap nasi


"Apa!!! Padahal dia meminta uang padaku untuk biaya operasi" kesal angel


"Memang berapa jumlah uang yang di minta?" tanya mamah angel


"20juta" jawab angel


"Apa?!, sangat besar! Bukankah itu uang yang kamu kumpulkam untuk masa depanmu?" ujar mamah angel


"Iya, apa salah kita pada mereka mah.. " ujar angel dengan mata sendu


"Maaf.. Karena mamah kamu menderita"


"Tidak, ini bukan salah mamah"


'Aku harus mengganti suasana' gumam angel


"Mah malam ini tidur dengan ku yah:)" ujar angel sambil menghabiskan makanan


"Iya sayang" ujar mamah dengan senyum hangat


Angel dan mamah tidur bersama seperti dulu tapi sayangnya angel belum manemukan hari yang pas untuk membicarakan pertunangannya dengan lucian.