
Happy reading😊
Angel sebelumnya dihadapkan masalah yang menimpa nya
Angel berusaha tenang mengatur nafas lalu mulai menerangkan semua isi yang ada di dalam berkas untungnya angel memiliki ingatan yang tajam dan mampu mengingat setiap isi berkas.
Awalnya para klien meragukan angel tapi setelah angel jelaskan mereka mengerti,
"Jadi bagaimana?, apa kita lanjutkan kerjasamanya?" Ujar lucian
"Baiklah, Mari kita lanjutkan" ujar klien
Angel bernapas lega
Rapat Pun selesai berjalan dengan lancar, tapi hati angel tak bisa tenang,
"Angel bagaimana kamu bisa menghilangkan berkas sepenting itu" pak direktur berseru marah,
"Maaf kan aku pak direktur"
"Haiissh... Kamu ini" direktur menghela nafas panjang.
"maaf kan saja lagipula rapat berjalan lancar" ujar lucian berusaha menenangkan direktur
"Baiklah, tuan lucian maaf atas kesalahan yang dilakukan angel"
"Tidak papa"
Direktur meninggalkan lucian dan angel
"Lucian... Untuk.. Yang tadi terimakasih"ujar angel dengan suara pelan
Lucian mendekat pada angel dengan wajah meledek
"Apa?! Aku tidak mendengar apa yang kamu katakan" ledek lucian
"Terimakasih" ketus angel
'Ukh, dasar menyebalkan!' Batin angel
"Sudah ayo pulang, kamu ku antar"
"Tidak usah!"
"Serius?"
"Iya" mulai jengah dengan lucian yang terus memaksanya
"Ya sudah, aku tidak akan memaksa" ujar lucian berjalan menjauh
author; bilang aja gak niat ngantar
"Dasar" kesal angel
"Angel!!!, ada seseorang yang ingin menemui mu" ujar OB
"Eh! Siapa?! "
Angel segera berlari ke aula
Dia melihat seseorang duduk menunggunya, spontan angel bersembunyi di balik dinding
'Apa?! Kenapa dia kesini?' Batin angel
Angel menyiapkan hati untuk Bertemu dengan orang itu
Orang itu melambaikan tangan nya pada angel dan memanggil namanya
"Kenapa kamu kesini?"
"Aku ingin bertemu dengan adikku"
"What!!! Apa kamu bilang barusan aku bukan adik mu, tidak dan tidak akan pernah"
"Apa kamu melupakan kakak mu?"
"Kakak?, lebih baik kita bicara diluar"
Angel dan orang yang mengaku kakaknya keluar menuju halaman belakang gedung
"Sudah 5 tahun kamu pergi meninggalkan aku dan sekarang kembali untuk mengatakan kamu adalah kakakku"
"Memang kan kita saudara.. " ujar nya dengan tatapan polos
"Mana ada saudara Yang membuang saudaranya hah!" Ketus angel
" aku tau kamu kesal tapi-" sambung nya berharap mendapatkan belas kasihan
" apa yang kamu inginkan? Uang? Berapa?" ujar angel menawarkan
"Aku butuh 20juta" jawabnya dengan lantang
"Sudah kuduga, uang sebanyak itu untuk apa?! Untuk judi? Atau beli minuman keras hah?!" ujar angel menduga
"Tidak bukan seperti itu"
"Lalu apa?" angek mulai jengah
"Ayah sakit dan harus dioperasi secepatnya.. "
"Kalian..ini benar-benar..baiklah tapi setelah itu kalian jangan pernah muncul dihadapanku lagi!"
"Terimakasih " ujar nya dengan senyum tanpa dosa
Setelah itu angel pergi dan menuju bank untuk mentranfer uang nya
'Hiks uangku.. Uang yang ku kumpulkan selama 1 tahun hilang'
"Heh, sepertinya kamu sedang senang"
"Senang dengkulmu!"
"Padahal ku Kira kamu sedang senang"
"sudah lah aku tidak mau berdebat denganmu lucian"
Lucian menggendong angel
"Kamuuuuu! Turunkan aku kalo tidak aku teriak!"Ancam angel
"Teriak saja tapi setelah itu aku akan membekap mulut mu!"
"hmmm"
"Nah diam seperti itu lebih bagus"
Lucian memasukkan angel kedalam Mobil
"Trik mu ini seperti biasa.. "
"Memangnya kamu ingin aku melakukan trik yang berbeda?"
"tidakkkk"
Sampai lah mereka disebuah rumah
"Tunggu, sebentar ini rumah ibu mu kan? Untuk apa kita kesini?"
"Kamu ini cerewet sekali!"
Lucian mengajak angel masuk kedalam rumah, begitu melangkahkan kaki semua pelayan berbaris
"Selamat datang tuan muda!" Sambut para pelayan
"Berlebihan seperti biasa" gumam angel
"Hai, sudah lama tidak bertemu:)"
"Nyonya!, senang bertemu anda"
"Tidak perlu begitu kaku.. "
"Ada yang ingin ku katakan pada mu"
" apa?"
^^^^^
Jangan lupa votmen
Ya😇