THE SECRET IN MARRIAGE

THE SECRET IN MARRIAGE
CH 12 (udara segar dimalam hari)



Pintu yang tadi diketuk terbuka, ternyata seorang pelayan sambil membawa minuman


"Tuan, nona? " ujar pelayan ramah


"Ada apa?" Ujar lucian


"Saya hanya ingin mengantar minuman ini"


"Baiklah taruh saja di atas meja lalu kau pergi!"


Pelayan meletakkan minuman di atas meja lalu bergegas pergi, lucian bernafas lega wajah nya masih terlihat kesal.


"Jelaskan padaku nanti!" Ujar lucian keluar kamar


Setelah istirahat, angel berjalan menuju


Ke pintu keluar secara diam-diam, namun gagal karena Nicolas menegurku


"Angel!, mau kemana?" Tegur Nicolas dengan senyuman


"Ah, keluar untuk mencari angin"


"Bukankah, angin diluar sangat dingin?" Nicolas menatap heran angel


'Haissshhh, gagal kabur ini mah!'


"Jangan-jangan!" Nicolas mulai menduga-duga


"Apa?, aku cuma ingin cari angin memangnya tidak boleh" ujar angel cemberut


"Kalau begitu~, aku akan menemani mu!" Ujar Nicolas antusias


"Ya sudah"


Pada akhirnya Nicolas ikut dengan angel berjalan-jalan di taman untuk mencari udara segar


"Lucian, akhir-akhir ini selalu disibukkan oleh pekerjaannya ya?" Ujar angel


"Mungkin~, Kenapa kamu kesepian?" Tanya Nicolas sedikit meledek


"Aku serius... " ujar angel melipat tangannya


"Jangan seperti itu!, kamu ini kan tunangannya, jadi percaya padanya selagi bisa!" Ujar Nicolas , entah kenapa ucapan nya sedikit mengganjal dipikiran angel


"memangnya nanti aku tidak bisa percaya lagi padanya?" Tanya angel


"Ah, bukan itu maksud ku, Sudahlah lupakan saja!"


"Aneh!" Ketus angel


"Kamu sendiri lebih aneh!"


"Apa yang aneh dari ku?"


"Kamu jelek, norak, dan ramah"


"Memangnya itu buruk?!!" Balas angel


Nicolas terus meledek angel hingga membuatnya tertawa, Nicolas sangat lega melihat angel kembali tersenyum.


"Eh, sepertinya hari sudah semakin malam " ujar angel melihat langit yang mulai semakin gelap


"Kalau begitu masuklah dan tidur!" Ujar Nicolas


"Iya, tanpa kau suruh aku pasti masuk kedalam!" Ketus angel berjalan menjauh menuju pintu masuk


Sampainya angel didepan kamar dia dihadang oleh lucian dengan tatapan tajam.


"Habis kemana malam-malam begini?!"


"Cari udara segar" Ujar angel cuek


"Kamu bersama dengan si licik kan?"


"Memangnya Kenapa?, kami hanya berjalan-jalan sebentar di taman" angel sedikit tak suka ia seperti dipergoki melakukan kejahatan.


Angel dan lucian cek-cok mulut


"Baiklah, selamat malam" ujar angel masuk kedalam kamar dan berbaring di atas ranjang.


Tidak lama handphone milik angel berdering, panggilan masuk dari mamah


Memanggil....


{Halo, mah ada apa?}


{Gimana acara pertunanganmu


Tadi?}


{Semua berjalan dengan lancar mah}


{Syukurlah~}


{Mamah, Kenapa tidak datang?}


{Maaf ya Sayang, mamah ada urusan


Jadi tidak bisa datang}


{Iya mah, tidak apa-apa:)}


{Oh, ya kakak mu tadi kerumah}


{Eh?, apa yang ingin dia lakukan?}


{Dia bilang kamu yang akan menanggung semua kebutuhan


Hidup nya dan ayah}


{Apa?!!!, aku tidak pernah bilang


Seperti itu padanya!}


{Benarkah?, mamah tidak percaya


Dia berbohong!}


{Entah, sejak kapan dia suka berbohong}


{Ya sudah, ini kan sudah larut malam


Kamu tidur ya}


{Iya mah, selamat malam}


{Semoga mimpi indah ya sayang:-D}


Angel mematikan handphone nya lalu tidur.


Paginya lucian mengetuk pintu kamar angel dengan tatapan cemas


"Ada apa lucian?, kamu terlihat cemas"


"Angel, kamu baik-baik saja kan?"


"Iya, Memang nya kenapa?"


"Siera, mengatakan bahwa kamu berencana untuk lompat dari jendela kamar"


"Tidak!, aku tidak akan melakukannya"


"Syukurlah~ kalau begitu, cepatlah bersiap kita akan pergi ke suatu tempat"


"Baiklah"


Angel menutup pintu kamar,memilih gaun yang akan dipakai. Setelah memilih gaun cukup lama angel keluar kamar dengan gaun merah.


"Kenapa kamu tidak mendengarkan perkataanku semalam?!" ujar leonard


"Kenapa kamu semalam menyuruhku melompat?!"


"Angel!, bukankah aku menyuruhmu agar cepat bersiap!" suara lucian dari jauh berjalan mendekati angel dan leonard.