
Angel masih memikirkan perkataan siera dengan berjalan linglung menuju parkiran dan jam menunjukkan pukul 20.00 karena lembur angel harus pulang telat dari biasanya.
"Angel?, apakah kamu sudah ingin pulang" tanya brian
"Iya, ada apa?" jawab angel
"Aku hanya ingin mengatakan bahwa kamu sabaiknya tidak memasukan perkataan siera ke dalam hati" wajah nya kelihatan cemas
"Iya, aku mengerti terima kasih karena sudah mencemaskan ku " dengan senyum tipis di wajahnya
"Baiklah.... Hati-hati di jalan" tersenyum hangat
Angel membalasnya dengan melambai kecil, lalu memasuki mobil.
Di rumah angel melihat ibunya tampak cemas berjalan ke sana kemari.
"Mamah? .. " panggil angel lembut
"Kamu sudah pulang!, ibu mencemaskan mu" memeluk erat angel
"Maaf membuat mamah cemas.. " balas peluk angel
Angel memasuki kamar, kamar nya sudah rapi dan bersih. Angel sangat lelah dengan hari ini, handphone berdering.
Telfon dari lucian Angel sentak langsung menjawab panggilan
"Hallo, ada apa lucian?"
"Aku hanya ingin memastikan kamu sudah berada dirumah sekarang, Apa kamu sudah sampai dirumah?"
"Sudah, maaf membuat mu cemas"
"Tidak apa, ini sudah jadi tugas ku sebagai tunangan mu memastikan tunangannya sampai dengan selamat"
"Hahahaha.., lucian apa ada sesuatu yang ingin kamu katakan?"
"Yah~ini tentang hari pernikahan kita, ibuku ingin aku segera menikah. Aku menelpon mu untuk menentukan hari H"
"Kalau begitu kita harus memilih tanggal dan hari yang baik!"
"Bagaimana kalau kita bertemu besok, sekarang kamu pasti lelah.. "
"Hmmm.. Baiklah"
"Selamat malam~"
"Malam~"
Angel menutup handphone nya lalu berbaring sambil mengambil nafas yang panjang, tertidur lelap.
Besok paginya angel mendengar suara di balik dinding rumahnya
'Ku Kira semua akan berjalan seperti yang aku ingin kan,dan nyatanya tidak!'
'Lalu, apa yang ingin kamu lakukan selanjutnya?'
'Baiklah, aku harap rencanamu Kali ini berhasil'
'Tentu saja~'
Salah satu dari mereka pergi menuju mobil hitam yang terparkir.sepertinya angel mengenal salah satu dari mereka dan ternyata itu siera.
"Sedang apa dia berada di dekat rumah ku?"
Siera menoleh ke arah dinding angel pun sentak berlari menjauh dari dinding.
'Sebenarnya apa yang terjadi? kenapa hanya aku yang tidak tahu, oh tuhan lindungilah aku dan ibuku.. ' batin angel
"Angel, kamu dimana?" Teriak ibu angel dari dalam rumah
Angel berlari masuk kedalam rumah.
"Maaf, mah ada apa memanggil ku?"
"Lucian datang!"
"Apa?!! " terkejut
'Ini tidak masuk akal, mengapa semua terjadi disaat yang bersamaan apa mungkin telah terjadi sesuatu yang di sembunyikan dari ku'
"Ibu aku akan bersiap!" Lari menuju kamar
"Baiklah, cepat jangan lama yah" ujar ibu angel
Setelah berganti pakaian dan merias wajah angel berjalan ke ruang tamu untuk bertemu dengan lucian.
"Selamat pagi angel, maaf datang secara tiba-tiba" ujar lucian sedikit membungkuk
"Jujur saja aku terkejut saat mendengar mu datang ke rumah ku" ujar angel sedikit tegas
"Maafkan aku tidak membuat janji padamu terlebih dahulu"
"Sudahlah, ada apa kamu datang kemari?"
"Aku ingin membicarakan pembicaraan kita yang semalam, tentang hari pernikahan"
"Apa?!, kalian akan menikah?"
"Maaf mah, tidak memberitahumu sebelumnya.. "
"Biarkan aku yang mengatakannya, saya mencintai Putri anda dan saya berniat untuk membuat nya,hidup selamanya bersama saya.mohon maafkan saya yang tidak memberitahu anda" ujar lucian dengan sopan
"Tidak apa, jika kalian saling mencintai~"
'Rasanya aku ingin mengatakan bahwa aku tidak mencintai nya dan sedang berusaha untuk menyukainya' batin angel.
"Kalau begitu saya akan menanyakan hari H kepada anda!" Ujar lucian kepada ibu angel.
'Kamu melibatkan ibuku!' Batin angel geram.