
"Angel, wajah kamu kenapa? kok basah gitu"
Lisa yang tiba-tiba datang mencairkan suasana, lisa memberikan tisu kepada angel
"Terimakasih " mengelap muka
"Sama-sama"
Kantin yang tadinya hening sudah mulai normal kembali, tapi sepertinya siera masih kesal
"Ck, awas saja nanti!" pergi meninggalkan kantin
"Apa-apaan dia itu?!"
"Apanya lis?"
"Dia! Yang barusan itu, Bikin kesal saja"
Lisa mulai emosi melihat sahabatnya diperlakukan seperti itu
"Daripada meladeni dia mending kita kembali ke ruangan, sepertinya waktu makan siang sudah habis" melihat jam tangannya
"Tapi lain kali kalau dia kembali, aku tidak akan melepaskannya!"
'Lisa karena kamu aku tidak jadi membalasnya sungguh disayangkan... ' batin angel
Angel dan lisa kembali ke ruangan masing-masing namun angel tidak bernasip baik
"ANGEL!!!, APA KAMU MEMBUAT KERIBUTAN DIKANTIN?!" maneger yang teriak dari jauh
"Sepertinya tidak..." sambil memegang dagunya
"Tadi ada yang melapor padaku kamu membuat keributan!"
"Tidak, aku tidak melakukan apapun" angel berbicara dengan santai
"Ya sudah, lanjutkan kerjamu!"
'Siapa yang melapor?' batin angel
Tidak terasa hari sudah malam, waktunya angel pulang ke rumah dijalan angel berpapasan dengan ray yang sedang menyeruput susu kotak
"Angel!, habis pulang kerja? "
"Iya.., kamu sendiri?"
"Aku habis dari minimarket"
"Begitu, aku duluan ya, mengantuk nih... "
'Sangat canggung!'
Ray hanya mengangguk lalu berjalan menjauh. Sampai dirumah angel disambut ibunya sambil membawa pisau
"Mah!!!, itu untuk apa?!" melihat ibunya membawa pisau angel bergidik ketakutan
"Oh ini?!, tadi habis memotong daging" dengan senyuman malaikatnya
"Menyeramkan~"
Angel masuk ke kamarnya, membersihkan tempat tidur lalu menghempas tubuh ke atas kasur yang nyaman
Drrrrttttt... Drrrrrtttttt.....
"Hallo, dengan siapa?"
Suara mengebas menjawab angel
"Heh?!, sudah lupa denganku padahal beberapa hari yang lalu aku menelponmu lho~"
"Benarkah?, aku tidak ingat!"
"Aku mantanmu loh, saat SMA maaf meninggalkan mu, hampir saja aku lupa! Besok aku akan menemui mu! "
"??? " angel penuh dengan kebingungan
"Apa telponnya sudah dimatikan?, hallo!!! "
'Duh!, berisih sekali orang ini! ' gumam angel
Kerena tidak tahan dengan suara berisik itu angel mematikan telpon sepihak, ketidak kepedulian angel terhadap orang yang menelponnya membuatnya tertidur
Kehidupan angel memang membosankan yang dilakukannya tidak pernah berubah hanya kerja lalu pulang untuk tidur, sama sekali tidak terpikirkan olehnya untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Baginya yang terpenting sekarang adalah membahagiakan ibunya dan memperbaiki perekonomian hidupnya, sampai suatu hari lucian datang dan mengajaknya untuk menikah dengannya,semakin banyak orang yang tidak dikenal angel berdatangan.
Paginya angel pergi bekerja dengan transportasi umum,sebelum angel melangkah lebih jauh dari rumah lucian datang menjemput angel menolaknya, tapi lucian menerima dengan senang hati membuat angel merasa kesal dengan lucian.
"Apa sih?!, si lucian itu pagi-pagi sudah bikin orang emosi saja!" angel mengoceh disepanjang perjalanan ke kantor dan ocehannya seputar lucian
Dikantor angel dikejutkan dengan seorang lelaki bertubuh tinggi, melambai padanya. Angel kebingungan karena tidak mengenali laki-laki itu, angel bingung apa dia harus menghampirinya atau tidak?
Angel memutuskan untuk menghampirinya
"Kamu siapa ya?"
"Aku, Leonard mantan pacarmu saat SMA,maaf meninggalkan mu dulu... Aku senang bisa bertemu denganmu!" dia berbicara tanpa henti
Suara langkah kaki terdengar dari belakang
"Angel!, kau sedang apa disini?, dia pacarmu?" lucian bertanya secara beruntun
"Aku juga tidak tahu dia ini siapa?" angel menjawab tanpa ragu
"Jahat!" Leonard merengek
"Berarti orang ini penguntit!"
"Apa katamu!" Leonard mencengkram kerah lucian, lucian membalas dengan tatapan merendahkan
'Hei!!!, sudah hentikan, lihat orang-orang sedang memperhatikan kita!' batin angel
Lucian melepaskan cengkraman Leonard lalu pergi, lucian terlihat kesal
"Siapa dia untukmu?! "
"Dia lucian calon tunanganku dan kami besok akan bertunangan"
"Apa?!!, tidak akan ku biarkan!"
"BERISIK! " teriak angel
Angel meninggalkan Leonard
"Heh!, belum tunangan sudah selingkuh" ujar Nicolas yang Sedang bersandar didinding lorong