THE SECRET IN MARRIAGE

THE SECRET IN MARRIAGE
CH 2 (masalah)



Sebelumnya angel dikejutkan dengan kabar bahwa dia akan menikah dengan lucian


"Maksud anda saya?, tapi saya baru kenal dengan lucian" tanya angel alisnya mengangkat satu


"Kan kamu bisa lebih dekat setelah menikah tidak perlu sungkan"


"Maaf, mungkin kamu butuh waktu untuk memikirkannya"


Lucian berusaha membuat angel tenang


Angel yang masih bingung berpamitan dengan ibu lucian lalu pergi meninggalkan rumah mewah itu, nampak lucian berdiri didepan mobil


"Mari kuantar"


"Tidak usah repot-repot aku bisa pulang sendiri!" tolak angel


"Baiklah, tapi apakah kamu tahu jalan untuk kembali?"


"Lucian... " ujar angel dengan pipi memerah malu


'Sebal , dia gak peka sama sekali' batin angel


melihat pipi angel bersemu merah, lucian hanya tersenyum simpul.


'Senyum-senyum lagi, males banget liat nya'


Lucian membukakan pintu untuk angel, lalu mengantar angel pulang sampainya didepan rumah angel, hujan turun sangat deras namun hanya ada satu payung di bagasi, lucian menyuruh angel untuk memegang payung


"Kemarilah nanti kamu basah!" ujar angel mendekat


"Baiklah"


Lucian mendekap angel erat, sampai bahu angel menubruk dada nya.


"Kamu sangat tinggi lucian betapa susahnya aku memegang payung ini" keluh angel


"Bukankah kamu yang terlalu kecil" ejek lucian


Angel berlari masuk kedalam rumah dengan payung yang melindunginya dari rintikan hujan, angel mengintip dari balik jendela memastikan lucian sudah pergi


Deg... Deg.. Deg


Jantung angel masih berdebar dengan cepat, dia masih membayangkan dirinya saat bersama lucian


'Apa tadi dia merasakan detak jantung ku tidak ya?'batin angel


Plakkkkk..


Angel menampar pipinya untuk menyadarkan diri


'Aku gak boleh mikir kayak gitu'


Angel membersihkan dirinya dan bersiap tidur tapi sebelum itu dia mengecek berkas yang ingin dia presentasikan


*****


Paginya angel berangkat kerja, sampai di kantor angel berharap dirinya tidak bertemu dengan lucian.


Di Ruangan terdengar orang-orang membicarakan lucian


"Akhir-akhir ini lucian sering sekali kekantor kita,padahal dia tidak berkerja disini"


"Katanya ada bisnis penting kita orang awam mana mengerti!"


"Jangan-jangan dia menyukai seseorang"


"Tidak mungkin sih aku yakin! Dia orang yang susah didekati karena masa lalunya yang kelam, kekasih meninggalkannya saat dia bangkrut dan selingkuh dengan pria lain sejak saat itu dia mementingkan pekerjaannya saja!"


"Iya mungkin sih"


Desas desus itu sampai ditelinga angel, tidak menghiraukan apa yang dikatakan mereka angel melanjutkan pekerjaan yang menggunung dimeja.


Jam istirahat tiba. angel dengan hati secerah matahari di pagi hari berjalan menuju kantin


' akhirnya bisa makan dengan tenang' gumam angel


Memesan makanan dengan porsi yang banyak angel mampu melahap habis dan kembali ke ruangannya dengan perut kenyang.


"ANGEL!!! " teriak seseorang dengan lantang


Sentak angel berdiri tegak sambil mencari orang yang berteriak keras itu Ternyata orang itu adalah sekretaris


"Kamu bodoh! Sudah satu tahun bekerja kenapa sekarang banyak sekali kesalahan dalam pengerjaan mu!, kamu tau berkas ini sangat penting!"maki sekretaris


"Di Bagian mana aku salah?"


'Padahal semalam sudah ku cek deh' batin angel


Dia melemparkan setumpuk kertas pada angel


Angel mengecek dan mencari dimana letak kesalahannya, benar sekali kesalahannya terletak pada bahasa yang angel gunakan,


"Aku akan memperbaikinya!"


"Kamu pikir waktu Hanya berputar padamu!sekarang juga pergi keruang rapat!!! " bentak sekretaris


'Haisssssh... Betapa sialnya aku hari ini'


Angel berlari menuju ruang rapat disana sudah ada klien yang sudah menunggu serta lucian


'Bagaimana ini?'


.


.


.


^^^^^


Jangan lupa votmen🙏


Supaya bisa update terus