
Tak lama dari itu orang-orang dari kekaisaran Orville datang, "Kaisar Alaric dari kekaisaran Orville memasuki aula istana." teriak prajurit lagi. kaisar Alaric masuk dengan diikuti tangan kanannya.
Para tamu yang berada di aula istana serempak berdiri dan memberikan hormat saat orang-orang dari kekaisaran masuk, terutama dari kekaisaran Orville.
Bisa dibilang kekuatan kekaisaran Orville sangat kuat dan tidak ada yang berani mengganggu, mengusik apalagi sampai ada selisih paham dengan kekaisaran Orville.
Alaric Altezza adalah kaisar yang menjabat di kekaisaran Orville saat ini yang berusia 21 tahun, bisa dibilang masih muda tetapi kekuatan dan kemampuan memimpin yang dimilikinya sangat besar. Tidak ada yang berani mengusiknya.
Alaric Altezza mulai menjabat sebagai kaisar saat usianya menginjak 17 tahun. Ayahnya atau kaisar sebelumnya mempercayakan tahta kepada anak laki-laki satu-satunya itu.
Bukan karena sakit atau meninggal, kaisar sebelumnya lengser karena sudah tidak ingin lagi disibukkan dengan urusan kekaisaran, ia ingin menikmati hidupnya dengan bermanja-manja bersama permaisurinya. Bahkan ia tidak mempunyai satu pun selir di istananya.
Tak lama setelah orang-orang dari kekaisaran duduk di tempatnya masing-masing yang telah disediakan, "Kaisar Victor dan selir Violet memasuki aula istana." teriak prajurit yang berjaga di depan pintu. kaisar Victor atau yang menjadi tuan rumah di acara kali ini berjalan menuju singgasananya bersama selir Violet.
Kaisar Victor pun duduk di singgasananya dengan selir Violet yang duduk disamping kaisar Victor ditempat permaisuri, yang seharusnya menjadi tempat untuk Vlora.
Orang-orang yang berada di aula istana kebingungan melihat itu. Bukankah dia selir, mengapa dia menempati tempat yang seharusnya untuk permaisuri. Itulah yang ada dibenak mereka.
"Terimakasih kepada anda semua yang terhormat, yang telah datang ke kekaisaran Navarre yang acaranya akan dimulai sebentar lagi. Mohon untuk anda sekalian menunggu sebentar." ucap kaisar Victor.
Terdengar bisik-bisik di sana, apa yang ditunggu sehingga acaranya belum dimulai? itulah yang menjadi pertanyaan orang-orang di sana.
"Dimna gadis jelek itu, mengapa belum datang juga. Acaranya akan segera dimulai!" gumam kaisar Victor yang terlihat kesal.
Selir Violet mendengar gumaman pria yang berada di sampingnya itu, "Yang mulia kaisar, dimanakah permaisuri. Mengapa belum datang juga, sudah banyak yang menunggu dimulainya acara penting ini. Apakah permaisuri sengaja melakukannya karena ingin mempermalukan yang mulia kaisar?" ucap selir Violet yang di lembut-lembutkan.
Mendengar perkataan dari selir Violet, kaisar Victor terlihat semakin kesal. "Kau benar, gadis jelek itu ingin mempermalukan saya dihadapan banyak orang. Saya akan menghukumnya nanti." ucap kaisar Victor yang terhasut oleh selir Violet.
Selir Violet tersenyum mendengar hal itu, ia senang jika Vlora mendapatkan masalah. Selir Violet sangat ingin menyingkirkan Vlora agar dirinya menjadi permaisuri.
Tiba-tiba saja pintu aula terbuka lebar, "Permaisuri memasuki aula istana." teriak prajurit yang berjaga di depan pintu.
Terlihat Vlora berjalan masuk dengan sangat anggun yang diikuti oleh Emma, Lucas, Elvan dan Elvin. Orang-orang yang berada di sana menatap Vlora dengan tatapan yang terlihat bingung dan juga kagum dengan kecantikan yang dimiliki Vlora.
Bukankah permaisuri dari kekaisaran Navarre di gosipkan memiliki wajah yang sangat jelek, bagaimana bisa sangat berbeda dengan gosip yang beredar. Gadis yang mereka lihat saat ini sangat cantik melebihi dewi. Mereka belum pernah melihat kecantikan seperti ini.
Mereka juga keheranan dengan pakaian yang dipakai oleh Vlora dan juga bawahannya, Vlora memakai gaun panjang berwarna hitam yang terlihat sangat elegan. Emma memakai dress berwana putih.
Lucas memakai setelan jas berwarna abu-abu dengan kemeja berwarna hitam, Elvan memakai setelan jas berwarna biru navy dengan kaos putih, dan Elvan memakai setelan jas berwarna merah maroon dengan kaos putih juga yang terlihat casual dipakai oleh si kembar.
Para pria yang belum memiliki pasangan tampak sangat menginginkan Vlora untuk menjadi pasangan mereka, apalagi yang telah memiliki pasangan dan lagi selir. Para wanita dan gadis melihat Lucas, Elvan dan Elvin sangat terpesona oleh ketampanan mereka bertiga.
Vlora terus berjalan menuju atas singgasana yang seharusnya menjadi tempatnya. Saat Vlora berada dihadapan kaisar Victor, Kaisar terlihat sangat terpesona dengan kecantikan yang dimiliki oleh Vlora sekarang.
"Permaisuriku, kau terlihat sangat cantik hari ini. Mari duduk disebelahku." ucap kaisar Victor dengan tidak tahu malunya, ia menyuruh selir Violet untuk duduk di tempat yang seharusnya untuk selir. Tentu selir Violet sangat kesal dan marah dengan hal itu, tapi ia tak berani menunjukkannya.
"Tidak perlu, saya tidak sudi duduk ditempat yang telah ditempati olehnya." ucap Vlora dengan dinginnya, lalu ia mengeluarkan kursi singgasana miliknya sendiri yang terlihat sangat cantik, desainnya simpel tapi terlihat sangat mewah dengan batu permata hitam.
Vlora pun duduk ditempatnya. Emma, Lucas, Elvan dan Elvin mengikuti Vlora dan berdiri dibelakangnya. "Kenapa kalian berdiri disana! seharusnya kalian ditempat pelayan dan prajurit disana!" ucap kaisar Victor kepada Emma, Lucas, Elvan dan Elvin.
Emma, Lucas, Elvan dan Elvin tidak menjawabnya, ocehan kaisar Victor hanya seperti angin yang berlalu saja. Mereka juga tidak takut, karena Vlora pernah berkata jangan pernah takut oleh siapapun, terkecuali orang itu yang kau hormati, seperti misalnya orang tua kalian.
Walaupun mereka bertiga mendengarkan kata-kata dari Vlora seperti itu, tapi mereka tetap takut dengan Vlora apalagi jika Vlora dalam mode psychopath.
"Kau tidak berhak mengatakan hal seperti itu kepada orang-orangku, hanya aku yang boleh melakukannya. Lakukan saja pekerjaanmu dan mulai acaranya." ucap Vlora menatap tajam kaisar Victor.
Kaisar Victor terlihat terkejut dengan perubahan Vlora, dari mulai perubahan fisiknya, sifatnya, cara berbicaranya, dan caranya menatap dirinya. Sangat berbanding terbalik dengan sebelumnya.
"Baiklah permaisuriku." ucap kaisar Victor sambil tersenyum. Selir Violet kini terlihat sangat kesal melihat kaisar Victor yang tersenyum kepada Vlora, ia juga kesal melihat Vlora yang tidak memakai pakaian yang diberikannya.
"Kenapa jal*ng ini tidak memakai pakaian yang telah diberikan kepadanya, apakah dia mengetahui jika pakaiannya ada racun?" batin selir Violet, ia juga terlihat iri dengan pakaian yang Vlora pakai sekarang.
"Baiklah tanpa berbasa-basi lagi, acara besar hari ini untuk mengikat tali perdamaian kita semua saya buka." ucap kaisar Victor lalu diikuti suara gong tiga kali.
GOOONNGGG
GOOONNGGG
GOOONNGGG
"Silahkan untuk anda semua yang terhormat, untuk menikmati perjamuan yang telah saya sediakan." ucap kaisar Victor lagi.
Orang-orang yang berada di aula istana kemudian menikmati perjamuan yang telah