
keesokan pagi nya jam 05.45 Nata bangun dari tidur nya dia bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri, setelah Nata membersihkan diri ia keluar menuju ruang makan untuk sarapan saat sudah diruang makan dia telah melihat kakak nya sudah pada duduk untuk sarapan.
"Lia aku dan Jordan tidak memakai marga Terziaz saat disekolah, apakah kamu akan menggunakan marga sugera atau Terziaz" tanya Jordy kepada Nata "aku hanya akan menggunakan nama Natalia Scorpio saja, tapi ingat disekolah kita tidak ada hubungan kakak dan juga adik mengerti" jawab Nata dingin "tapi kenap-.. " ucap Jordan terpotong "tidak ada alasan" jawab Nata cepat "baiklah, apakah kau berangkat sendiri" tanya Jordan "iya, aku akan pergi sendiri jadi kalian duluan saja kesekolah, anak baru gk akan kena hukuman jika telat" jawab Nata sambil meminum airnya "oke, kami akan pergi duluan Lia sayangku" jawab JJ kompak "ingat disekolah panggil aku Nata bukan Lia" jawab Nata datar "siap adik ku tersayang" jawab Jordy dan Jordan hanya bisa terkekeh kecil.
setelah JJ pergi Nata mengambil ponsel nya karena dia melihat email masuk dari Zero, saat dilihat isi email tersebut ternyata sebuah denah sekolah RGHS dan keterangan jika RGHS telah menjadi milik Nata, setelah Nata melihat itu dia pun bergegas pergi ke RGHS.
sesampainya Nata di RGHS dia melihat sekeliling karena tidak ada siapa siapa disitu karena jam pelajaran telah dimulai, Nata bergegas pergi keruang kepsek untuk mencari kelas nya Nata sudah tau semua tentang sekolah nya karena Zero telah memberikan denah yang sangat lengkap kepadanya.
Nata pun sudah berdiri didepan pintu ruang kepsek tanpa mengetuk pintu Nata pun langsung masuk kedalam "siap-.. eh Queen an.. anda sudah datang rupanya" ucap kepsek tergagap karena kehadiran Nata (kepsek adalah salah satu anggota LC yang dipekerjakan Zero untuk menjaga sekolah tersebut) Nata hanya menaikkan sebelah alisnya saja "oh.. ehm itu kelas Queen ada di XI A, biarkan saya memanggil wali kelas anda" ucap kepsek itu sambil menekan kan nomor dilayar ponsel tersebut
via telpon
kepsek : hallo bu Tia cepat kamu keruangan saya
Tia : emang ada apa pak, bapak memanggil saya
kepsek : akan ada murid baru yang akan masuk ke kelas mu
Tia : baiklah pak saya akan segera kesana
telpon pun langsung dimatikan
beberapa menit kemudian ada seorang wanita sekira kira berumur 29 tahun datang keruang kepsek yang tak lain adalah bu Tia.
"saya disini pak" ucap Tia sopan "baiklah Bu Tia perkenalkan dia adalah Natalia Scorpio dia akan menjadi salah satu murid mu dikelas" ucap kepsek to the point "ehmm.. maaf lancang pak apakah tidak memiliki marga" ucap Bu Tia hati hati "tidak ada" jawab singkat kepsek.
bu Tia dan juga Nata pun jalan menuju kelas mereka sesampai nya ruangan kelas, tadinya kelas itu ribut sekali menjadi hening seketika saat bu Tia dan Nata masuk.
"wah cantik sekali gadis itu"
"murid baru kah"
"gila sih udh cantik, tapi body nya itu loh"
"sakit mata apa yah cantikan juga aku"
begitulah ocehan ocehan para murid didalam kelas itu tapi Nata tidak menghiraukan nya "baiklah anak anak kita kedatangan murud bari nama nya adalah Nata Scorpio kalian semua harus baik baik y sama dia" ucap bu Tia kepada murid murid kelasnya "baik bu" jawab mereka kompak "baiklah Nata apa ada yang mau disampaika" tanya bu Tia, "........." hening yang cukup lama Nata tidak bervicara sama sekali dia hanya melihat kursi kosong yang ada di ujung kelas tepat disebelah jendela "ehm.. tidak ada Nata kalau begitu silahkan duduk dikursi kosong yang berada diujung itu" ucap bu Tia sembari menunjuk kursi kosong yang ada di ujung kelaa tersebut.
tanpa berbicara apapun Nata langsung pergi ke kursi kosong tersebut dan duduk menghadap keluar jendela, pelajaran pun dimulai tetapi Nata tidak menghiraukan pelajaran yang diajari bu Tia dia hanya terus menerus memandang keluar jendela, dan tak terasa bel bertanda istirahat pun berbunyi.
KRING.. KRING...
(anggap aja gitu bunyinya)
semua murid pun berhamburan keluar kelas menuju kantin tetapi tidak dengan Nata dia hanya memandangi pemandangan lewat jendela itu sampai ada seseorang yang berdiri disamping meja Nata "hai kamu murid baru nama mu Natalia kan kenalin nama ku adalah Chika Vanessa Celestia dan mereka bertiga adalah teman ku" ucap Chika sembari menjulurkan tangan nya untuk menjabat tangan Nata, tapi Nata hanya melihat tangan itu saja, dengan malu Chika menarik kembali tangan nya itu "hallo aku teman Chika nama ku Savera Sofia Citra" ucap Vera tersenyum hangat "aku teman mereka juga nama ku Jennieffer Heldegard Willsent yang paling imut" ucap Jennie sembari mengibs ngibaskan tangan nya kerambut panjang nya "aku juga salah satu teman mereka bertiga nama ku adalah Tiffany Cordelia Haniza, dan sory Jennie sifat nya memang gitu Hehehe" jawab Fany cengar cengir.
"eh mau ikut kami kekantin gak" ajak Chika kepada Nata, Nata melihat Chika dan menganggukan kepala saja, mereka berlima pun pergi menuju kantin saat diperjalanan banyak yang memuji Nata dkk karena kecantikan mereka terutama Nata tapi mereka tidak menghiraukan sama sekali dan tetap terus berjalan menuju kantin.
sesampainya kekantin mereka memilih kursi yang berada dipojokan kantin karena masih kosong, "eh kalian mau pesen apa aku mau mesen nih mumpung lagi baik" ucap Vera yang mau pergi ketempat pemesanan "terserah kamu aja" jawab Chika "samain aja yah biar gk repot" ucap Vera dan diangguki mereka semua, makanan telah datang dam mereka langsung memakan makanan mereka sampai habis tak lama kemudian seisi kantin heboh dengan kedatangan mostwanted RGHS kekantin, tetapi Nata dkk tidak memperduliakan kedatangan mereka dan lanjut makan.
*disisi lain*
"eh kita mau duduk dimana kantin dah penuh nih" tanya Zayen sambir mencari cari tempat kosong "kita duduk bareng mereka aja" tunjuk Jordy kemeja yang ada dipojokan yaitu meja Nata dkk Jordan melihat kearah yang ditunjuk oleh Jordy dan tersenyum karena disana ada sang adik tersayang nya itu "baiklah ayo" jawab Zayen sambil menarik mereka bertiga ke meja Nata dkk.
*sementara itu*
"hai boleh kita gabung" tanya Zayen sambil tersenyum "silahkan"Jawab Jennie, mereka pun memesan makanan "ohya perkenalkan aku Zayen Alfahry Sahdana dan mereka teman teman ku" ucap Zayen memperkenalkan diri dengan ramah "aku adalah Jordy Stevanus dan dia adalah Jordan Stevanus kembaran ku, walau kembar tapi kami berbeda" ucap Jordy cengar cengir "Rafael" ucap Rafa dingin "yaelah Raf nama lengkap, nama lengkap" ucap Zayen sambil menekan kan kata akhirnya "Gergorius Williams" sambung Rafa "bodo lah jadi orang kok kayak balok es" jawab Zayen "dan nama kalian" tanya Jordy "oh iya maaf kami lupa, perkenalkan nama kua Chika Vanessa Celestia dan mereka teman teman ku" jawab Chika ramah "namaku Savera Sofia Citra" ucap Vera hanya teesenyum "dan namaku adalah Jennieffer Heldegard Willsent" ucap Jennie senyum ramah "..........." hening Nata tidak berbicara sedikit pun dan hanya terus melanjutkan makan nya "heheh maaf dia memang kek gitu orang nya" ucap Chika "gk papa kok" jawab Zayen 'astaga jika Rafa adalah balok es maka dia adalah gunung es memang buruk nasib ku bertemu orang yang seperti ini' batin Zayen "oh iya nama nya adalah Natalia Scorpio dipanggil Nata" ucap Chika memperkenalkan Nata yang hanya diam saja itu, tiba tiba ada orang yang datang langsung menggebrak meja mereka.
BRAKK..
"heh kalian minggir gak ngapain kalian dekat dekat dengan mereka" tanya Qilla sambil mengusir Nata dkk "apa maksud kamu dateng dateng gak jelas langsung gebrak meja orang hah" jawab Chika yang sudah emosi "kalian itu tidak pantas berada disini apalagi bersama mereka" ucap Qilla sambil menunjuk Rafa dkk mereka sudah tersulut emosi lain dengan Nata dia hanya santai memakan makanan nya "Qilla mending kamu cepat pergi dari sini aku gk mau liat kamu ada disini" ucap Rafa dingin hingga membuat Qilla dan teman teman nya menjadi ketakutan "ta.. tapi Raf" ucap Qilla gagap "gk ada tapi tapi pergi dadi sini" ucap Jordan tak kalah dinginnya dari Rafa, Qilla dkk pun pergi dari kantin, bel menandakan masuk pun berbunyi semua siswa siswi kembali kekelas mereka masing masing begitu juga dengan Nata dkk dan Rafa dkk.