The Queen Mafia And Bad Boy

The Queen Mafia And Bad Boy
chapter 21



*disekolah*


Nata dkk dan Rafa dkk telah sampai disekolah, saat mereka memasuki gerbang pintu RGHS banyak murid murid menatap kagum, karena mobil yang mereka kendarai adalah mobil Limited Edition yang hanya ada 50 didunia


Nata, Rafa dkk turun dari mobil dan berjalan pergi menuju kelas mereka masing masing, saat dikoridor sekolah mereka menjadi pusat perhatian semua murid RGHS begitu pula dengan Qilla dkk


"ap.. apa apaan mereka berani nya mendekati Rafa" ucap Qilla


"Qilla apa yang harus kita lakukan, yang benar saja kita harus membiarkan mereka dekat dengan Leon ku" ucap Sofi salah satuteman Qilla


"tidak, aku tidak akan pernah membiarkan mereka mendekati Rafa" jawab Qilla


'Natalia aku akan menghancurkan hidup mu, dan kau akan memohon ampun kepada ku' batin Qilla dan segera pergi menuju kelas nya sendiri


"baiklah kita berpisah disini" ucap Chika


"maksudnya" Leon bingung dengan apa yang diucapkan Chika


"kau tak lihat kita sudah sampai dikelas kami"


Rafa dkk segera melihat pintu kelas yang ada didepan mereka "oh.. iya benar, kalau begitu kami pergi ya" ucap Zayen dan menarik semua teman teman nya itu menuju kelas mereka, ya kelas Rafa dkk hanya berjarak 2 kelas dari kelas Nata dkk


srtelah Rafa dkk sampai dikelas mereka dengan segera mereka langsung duduk dikursi masing masing, kursi mereka itu sejajar dan lagi mereka duduk di kursi paling belakang, dan yang memilih untuk duduk disana adalah Zayen


"apakah saat pulang nanti kita langsung kembali kemarkas" tanya Jordy


"tentu saja, kita harus melihat bagaimana cara latihan anggota LC, hingga mereka bisa sangat percaya diri untuk membantu kita" jawab Leon


tak lama kemudian guru masuk dan murid yang tadi nya berisik seketika menjadi diam dan pelajaran pertama pun dimulai


sisi lain Nata dkk juga sudah memulai pelajaran pertama tapi terhenti karena ada pemberitahuan dari sekolah


'siswi yang bernama Nata Scorpio diharap kan menuju ruang kepala sekolah sekarang'


seketika murid yang ada dikelas menoleh menghadap Nata "Nata apa yang kamu lakukan, apa kamu membuat masalah" tanya Vera


"tidak" jawab singkat Nata, dia berdiri dan pergi menuju pintu tapi sempat berhenti dia menoleh kepada guru yang sedang mengajar dengan tatapan dingin nya, guru tersebut merasakan hawa yang menakutkan dari Nata guru pun memperbolehkan Nata pergi


saat didepan pintu yang bertuliskan kepala sekolah Nata memasuki ruangan tersebut tanpa mengetuk pintu sama sekali


"Nata jika kau ingin memasuki ruangan, kau harus mengetuk pintu terlebih dahulu" tegur kepala sekolah


(kepala sekolah RGHS telah diganti karena mafioso yang ditempatkan Nata di RGHS mendapatkan misi penting di salah satu cabang LC yang berada di Australia, maka sebab itu lah kepsek yng baru tidak mengenali siapa Nata)


"hmm..."


"sudahlah duduk kamu"


Nata menuruti guru itu dia duduk dikursi yang berhadapan dengan meja kepala sekolah dan kepala sekolah nya sendiri


"saya tau, pasti kamu bingung mengapa saya suruh kamu kesini" ucap sang kepsek


Nata menganggukan kepala nya memberi isyarat iya kepada sang kepsek nya ini


"jadi begini apa yang telah kamu lakukan terhadap Aqilla" tanya kepsek


tiba tiba Nata menaikkan sebelah alis nya "maksud anda" ucap Nata


(guru dan murid RGHS sudah mengetahui jika Nata bisa berbicara, dan juga akhir akhir ini dia sudah sering berbicara)


"saya mendapat kan laporan jika kamu telah membuat Aqilla tidak senang terhadap kamu Nata" jelas kepsek dengan wajah serius nya


"jadi" tanya Nata kembali


"saya ingin mengeluarkan kamu dari sekolah ini" ucap kepsek ke intinya


"anda memanggil saya hanya untuk ini"


"benar sekali, kamu tau bukan jika Aqilla itu adalah anak tunggal keluarga Qosandra dan yang ikut mendonasikan RGHS, dia telah melaporkan mu, jadi saya tidak ingin kehilangan salah satu donatur RGHS" jelas kepsek sekali lagi


"tolak pemberian donatur dari keluarga Qosandra" perintah Nata pada kepsek itu


"ap.. apa kata mu, kita tidak bisa memberhentikan donatur itu karena kita pasti membutuhkan donatur itu cepat atau lambat"


Nata dengan tatapan tajam nya dia mengambil handphone yang berada disaku nya dan menghubungi seseorang, yang tak lain adalah Lucy asisten pribadi nya sekaligus orang kepercayaan Nata untuk mengurus C'Ls Company


via telpon


Lucy : hallo nona, ada apa anda menelpon saya


Nata : aku ingin perusahaan kita memberikan donatur kepada RGHS, lebih tepat nya harus 5x lipat lebih besar dari keluarga Qosandra


Nata : benar, aku memberikan waktu 5 menit


Lucy : baiklah akan ku segera kerjakan


telpon terputus


kepsek yang mendengarkan telpon Nata dia tidak percaya akan hal itu, tapi tak disangka 5 menit kemudian sebuah donasi 10.000.000 Dolar masuk kedalam rekening sekolah


kepsek yang tadi nya tidak percaya malah sekarang sangat terkejut dengan apa yang baru saja diberitahukan oleh admin keuangan tersebut


"ba.. bagaimana bisa" ucap nya gagap karena masih tidak percaya apa yang baru saja terjadi


"jadi kau ingin memutuskan apa, menolak donasi dari keluarga Qosandra atau uang ini ku tarik kembali" ancam Nata dengan nada dingin nya


kepsek pun mulai berpikir keluarga Qosandra hanya mendonasikan sebesar 500.000 dolar sedangkan Nata memberikan 10.000.000 dolar


"baiklah aku akan menolak donasi dari keluarga Qosandra" jawab kepsek


"tapi Nata, siapa diri mu, kenapa kau bisa memberikan uang sebanyak ini" tanya sang kepsek


"anda tak perlu tau siapa saya sebenar nya" ucap Nata dan langsung pergi meninggalkan ruang kepsek dan kembali menuju kelas nya


TOKK.. TOK.. TOKK..


"masuk" jawab guru yang sedang mengajar


pintu terbuka dan menampilkan seorang gadis cantik yang tak lain adalah Nata "bagaimana Nata, apakah sudah selesai" tanya Guru


dia menganggukan kepalanya dan berjalan pergi menuju kursi nya kembali "Nata ada apa sampai kau dipanggil" tanya Vera


"akan kuceritakan saat istirahat" jawab Nata


tak lama kemudian bell tanda istirahat pun berbunyi semua murid keluar dari kelas mereka menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang kosong begitu pula dengan Nata dkk mereka pergi menuju kantin


saat Nata dkk sudah berada dikantin seperti biasa mereka menuju meja yang berada paling ujung, dan tak disangka meja itu telah terisi dengan 5 orang pria yang tak lain adalah Rafa dkk


Nata dkk pun duduk menghadap Rafa dkk dan Jennie pergi memesan makanan mereka, tak lama kemudian Jennie datang dengan membawa pesanan mereka


"hei.. Nata ada apa, kenapa kau dipanggil oleh kepala sekolah tadi" tanya Zayen


"ah.. iya aku sampai melupakan itu" ucap Leon


Rafa dkk bertanya tanya kepada Nata mengapa dia bisa sampai dipanggil oleh kepsek, tetapi Nata masih saja mengunyah makanan nya itu hingga habis, setelah itu makanan nya pun telah habis dan dia mulai angkat bicara


"Nata jawab pertanyaan kami" ucap Jordan


"aku dikeluarkan dari RGHS" jawab nya singkat langsung ke inti nya


seketika mereka yang berada di meja makan itu pun terkejut bukan main


"bagaimana kau bisa dikeluarkan"


"kau melakukan kesalahan apa"


"apa yang terjadi"


dan masih banyak lagi pertanyaan yang keluar dari mulut mereka hingga akhir nya Nata pun menjawab nya


"Aqilla dia melaporkanku" jawab Nata


"lapor.., atas apa" tanya Leon kembali


"karena membuat hati nya tidak senang"


mereka semua yang ada dimeja tersebut tidak mengerti apa yang dikatakan Nata


"maksud nya dia tidak menyukai ku karena dia bilang aku mendekati mu" sambung Nata


"aku" tanya Rafa sambil menunjuk diri nya sendiri


dan Nata hanya berdeham mengiyakan ucapan Rafa. "bagaimana ini apakah masalah itu sudah selesai" tanya Jordan kembali


"iya, kepsek tidak jadi mengeluarkan ku, karena menurutnya laporan itu tidak masuk akal" jawab Nata


"baguslah"


akhirnya mereka semua melanjutkan sesi makan siang mereka yang tertunda hingga bell masuk pun berbunyi