The Queen Mafia And Bad Boy

The Queen Mafia And Bad Boy
chapter 22



setelah pulang sekolah Rafa ddk pergi menuju markas, mereka mengemudikan mobil menelusuri kota LA yang sangat indah, gedung gedung pencakar langit yang sangat tinggi terkena sinar matahari yang terik karena memang hari masih jam 02.00 siang


sesampai nya Rafa dkk dimarkas mereka melihat para mafioso sudah berada diruang latihan yang sangat besar, dan pasti nya para mafioso tersebut sedang menunggu seseorang yaitu Rafa dkk dan Zero


"selamat datang master" salam para mafioso BH dengan menundukkan badan mereka


"apa mereka sudah datang" Rafa menanyakan Zero yang sudah datang atau belum


"belum master, kami sedang menunggu mereka"


tak lama mafioso mengatakan itu, seseorang datang bersama kedua bawahan nya, Zero dialah orang nya


"selamat datang tuan" sambut Rafa dkk pada Zero


"terima kasih tuan Rafa, bagaimana apakah para mafioso BH sudah siap untuk pelatihan" ucap Zero


semua mafioso menjawab "tentu saja sudah tuan"


"tapi, siapa yang akan melatih kami" tanya salah satu mafioso


"orang yang dibelakang ku akan melatih kalian semua" jawab Zero


"hanya mereka berdua, apa yang bisa mereka lakukan untuk melatih kami yang berjumlah ribuan ini" tanya nya lagi


"bila kau ingin menguji nya silahkan, dan kalian berdua buktikan kemampuan kalian" ucap Zero santai


"baik tuan" jawab kedua mafioso yang dibawa Zero


setelah itu kedua mafioso itu maju menghadap ribuan orang itu


"apakah kalian akan melawan kami semua" ucap mafioso BH


"tentu saja tidak, kami akan kalah jika melawan kalian" jawab mafioso LC


"bukan nya tuan Zero bilang kalian sangat kuat"


"hei.. tetap saja aku hanya manusia biasa, jika dikeroyok akan kalah, maka dari itu aku mau 50 orang terkuat dari kalian maju melawan kami berdua" ucap mafioso LC


setelah mengatakan itu 50 orang yang disebutkan pun maju untuk melawan mereka, saat mafioso BH menyerang kedua orang tersebut mereka bisa menangkis semua serangan seakan akan itu bukan lah masalah yang besar bagi mereka


"bagaimana kedua orang itu bisa menangkis serangan 50 orang yang telah diakui master,seberapa hebat mereka" ucap salah satu mafioso yang sedang melihat pertarungan tersebut


'ternyata LC tak bisa diremehkan, ini baru dua dari mereka bagaimana jika semua anggota LC yang bertarung' batin Rafa dkk


tak lama kemudian pertarungan selesai dengan kedua mafioso LC menang, setelah itu para mafioso BH sudah percaya dengan kekuatan LC


"baiklah kalian akan memulai pelatihan sekarang juga" teriak lantang salah satu mafioso LC supaya bisa didengar mereka semua


"baik" jawab semua mafioso BH


mereka memulai latihan sampai malam hari


*LA (Los Angeles) 11.00 malam*


"bagaimana apakah kau sudah melaksanakan tugas yang sudah kuberikan" ucap seorang pria


"tentu master dan kebanyakan para mafia menerima tawaran dari kita" jawab pria yang dikira adalah bawahan nya


"bagus baiklah kita harus benar benar mempersiapkan dengan sangat sempurna"


"tentu tuan"


"jadi kapan kau akan menangkap teman teman nya itu"


"segera tuan"


"tapi laporan yang kau terima benar bukan, bahwa temannya adalah kelemahannya"


"benar tuan"


"kalau begitu laksanakanlah tugas berikut nya"


"baik tuan, saya permisi undur diri"


pria tersebut keluar dari ruangan tersebut, tinggal lah seorang pria muda itu sendiri diruangan gelap itu


'LC, kalian akan berlutut meminta ampun kepada ku, berani nya kau melakukan hal itu' batin pria tersebut


"mansion 06.00"


Nata bangun dari tempat tidur nya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, tak lama kemudian Nata keluar dengan memakai baju kaos putih yang diperpadukan dengan celana pendek selutut, hari ini memang tidak sekolah karena sedang memang libur


Nata turun kebawah dan sudah melihat JJ duduk diruang makan "pagi Lia" ucap JJ


"pagi, darimana saja kalian mengapa malam sekali baru pulang" tanya Nata mengintrogasi JJ padahal dia tau apa yang terjadi


"maaf, kami tidak memberitahu mu jika kami akan pulang malam" ucap Jordan


"baiklah kali ini kalian akan kumaaf kan" ucap Nata mengambil sarapan nya dan mulai memakan nya


"terima kasih Lia"


akhirnya mereka makan dengan hening. dan hanya ada suara dentingan sendok dan garpu hingga Nata bersuara "kak, aku akan pergi"


"kemana" tanya JJ berbarengan


"aku ingin menginap ditempat Jennie, dia ingin mengajak ku, Chika, Vera, dan Fany untuk menginap ditempat nya jadi aku tak akan pulang kerumah"


"baiklah tapi kau hati hati, aku aka. mengantar mu" ucap Jordan


"eh.. tidak perlu kak, aku tak ingin merepotkan mu" jawab Nata cepat


"tak apa aku juga tidak terlalu sibuk"


"aku bilang tidak perlu, lagian aku juga ingin membawa mobil yang baru saja kau belikan untuk ku


memang Jordan membelikan Nata dan Jordy mobil baru karena memang Jordan ingin memberikan kedua adik nya ini mobil baru bukan karena ada hari spesial tapi hanya ingin membelikan saja


"baiklah tapi kau harus tetap berhati hati" ucap Jordan


"terima kasih kak, kalau begitu aku pergi dulu" ucap Nata dan segera pergi dari ruang makan


*markas Lest Circle (LC)*


Nata sudah berada didalam ruangan nya, ya Nata berbohong tentang dia menginap dirumah Jennie dia sebenar nya dia akan menginap di markas nya untuk mengerjakan pekerjaan LC dan juga CL's Company perusahaan nya


via telpon


Lucy : nona apakah berkas yang saya kirimkan sudah sampai


Nata : ya, jadi apa yang harus kulakukan dengan semua berkas ini


Lucy : anda hanta perlual menanda tangani nya, saya sudah memeriksa semua nya


Nata : baiklah, kalau begitu aku akan menutup telpon nya


Lucy : baik nona smoga hari anda meyenangkan


Nata mematikan telpon nya


dia melihat berkas berkas yang menumpuk didepan nya, dia menghela nafas nya berat "ini benar benar merepotkan"


"itu kan sudah menjadi tanggung jawab mu sebagai CEO CL's Company bukan" ucap seorang pria


"apakah pelatihan itu berjalan dengan lancar" tanya Nata


"tentu saja, anggota BH sudah sangat berkembang walau baru 1 hari pelatihan"


"heh.. sepertinya kita harus melatih anggota kita lebih keras lagi, benar kan kak"


"tentu saja Lia, kalau begitu aku akan pergi ke markas BH sekarang untuk melihat pelatihan itu lagi"


"kau meninggalkan mereka berdua"


"tentu saja, aku sangat lelah jadi aku pulang sebentar untuk beristirahat"


"baiklah hati hati kak"


dan pria itu pergi meninggalkan ruangan leader LC, siapa lagi kalau bukan Zero sang tangan kanan Natalia, dengan segera Nata menyelesaikan berkas CL's yang menumpuk


*malam hari 09.00*


BLEDARR....


suara ledakan yang sangat nyaring terdengar jelas ditelinga seorang wanita cantik tak lain Nata, dia yang mendengar ledakan itu langsung bangun dari tempat nya dan memanggil Vano asisten nya di LC berbeda dengan Zero, kalau Zero adalah tangan kanan nya yang mengurus semua nya jika Nata sedang tidak ada


"Vano apa yang terjadi" tanya Nata


"Queen ada yang menyerang di perbatasan" ucap Vano


"berapa banyak"


"tak terhitung Queen, seperti yang diperkirakan berjumlah jutaan"


"baiklah Vano hubungi Zero dan bawa semua anggota Class A, B, dan C sekarang juga pertahankan perbatasan sampai aku datang" ucap Nata dan pergi menuju ruangan nya kembali


Vano dengan kelihaian nya dalam menggunakan komputer berhasil mengetahui siapa orang orang yang berani menyerang LC


"hah... apa apaan ini mereka aliansi"


setelah mengatakan itu Vano mengambil handphone nya dan menelpon Zero


TUTT.. TUTT.. TUT..