
*dikantin*
sesampai nya Nata dan Leon dikantin mereka kembali ke meja dimana teman teman nya duduk tadi "habis darimana kalian tadi" tanya tiba tiba Rafa dan dibuat kaget oleh temen temen nya "whatt!! kamu tadi habis nanyain mereka tumben mau nanya kek gitu biasanya diem" jawab Zayen nyerocos gitu aja "terserah aku" jawab Rafa "hei hei sudah lah kalian jangan bertengkar seperti itu" lerai Jordan "aku dan Nata habis dari belakang gedung sekolah" jawab santai Leon sambil duduk dekat dengan Rafa dan Nata langsung duduk disamping Jennie "WHAATTTT!!!!!!!" teriak
mereka semua, karena mereka berteriak sangat keras sontak siswa siswi yang berada dikantin pun langsung malihat kearah mereka
"beneran kamu sama Nata pergi kebelakang gedung sekolah yang sepi itu ngapain aja kalian berdua" tanya Jordy sambil tetap memakan makanan nya, dan masih banyak lagi pertanyaan pertanyaan dari teman teman nya itu.
'apa yang mereka lakukan disana,kenapa mereka pergi hanya berdua kenapa aku merasa cemburu seperti ini' batin Rafa tapi dia tetap memasang muka datar nya itu
"tenang tenang satu satu kalok mau nanya, aku sama Nata gak ngapa ngapain kok disana, aku dan Nata hanya menyapa saja" ucap Leon menjelaskan "menyapa apa maksudmu" tanya Rafa yang sedari tadi penasaran apa yang mereka lakukan "aku dan Nata itu adalah teman satu sekolah saat aku ada di Inggris" jawab Leon singkat dan hanya diangguki oleh mereka semua.
KRIINGG..... KRING....
bel tanda masuk pun berbunyi Rafa dan Nata dkk pun pergi menuju kelas mereka, saat Nata dkk ingin pergi kekelas mereka dihadang oleh beberapa orang "heh kalian masih gak sadar diri ya udah ku peringatkan kalian jangan pernah dekat dekat dengan Rafa dkk ngerti gak" ucap wanita itu yang tak lain adalah Qilla dkk "apa urusan nya sama kamu" jawab Jennie yang udah kesel sama Qilla "kalian semua itu gak pantas untuk dekat dekat dengan Rafa dkk karena kalian semua itu miskin" ucap Qilla merendahkan Nata dkk Jennie maju ingin menampar Qilla tapi tangan nya ditahan oleh Nata "Nat lepasin biar aku kasih pelajaran sama ni cewek sialan" ucap Jennie yang udah emosi, Nata menggelengkan kepalanya Jennie yang paham maksud nya pun langsung mengajak mereka pergi menuju kelas karena jika dia berlama lama disana mungkin saja akan ada orang yang masuk UKS hari ini "ternyata kamu sadar diri ya, dasar bisu" ucap Qilla, seketika Chika, Vera, Jennie, dan Fany marah
sekali atas perkataan Qilla tetapi ditahan oleh Nata dan langsung membawa mereka menuju kelas.
KRIINGG..... KRINGG...
bell bertanda pulang telah berbunyi semua siswa siswi pun berhamburan keluar kelas karena ingin segera pulang begitu juga dengan Nata dkk mereka berlima pergi menuju parkiran "eh guys ngemall lagi yok" ajak Jennie pada mereka berempat "Jenn kamu hampir setiap hari selalu saja pergi kemall apa tidak bosan" tanya Vera pada Jennie "ayo lah kita belum pernah pergi berlima sekali aja y Nat kamu mau kan" Jennie manatap Nata penuh harapan, Nata yang melihat itu pun langsung mengangguk kan kepala nya Jennie pun sangat gembira karena untuk pertama kali nya mereka bermain bersama berlima, akhirnya mereka pergi kemall menggunakan mobil masing masing.
*dimall*
mereka pun jalan jalan di mall tersebut membeli baju, tas, aksesoris, sepatu, dan masih banyak lagi tetapi tidak dengan Nata dia hanya menatap teman teman nya itu sambil tersenyum tipis sampai sampai tidak terlihat setelah mereka berbelanja mereka birpikir akan bermain main sebentar, mereka pun pergi nonton dan main main berkeliling dimall tersebut dan itu membuat Nata sangat
senang tetapi seperti biasa dia memasang muka datar.
Vera tidak sengaja bertabrakan dengan seorang pria paruh baya yang sekitar berumur 38 tahun "eh maaf kan saya pak saya benar benar tidak melihat ada bapak disini" ucap Vera sambil menunduk kan kepalanya "tidak apa apa saya juga minta maaf karena tidak memperhatikan jalan" ucap pria tersebut.
'seperti nya aku pernah melihat nya disuatu tempat tapi dimana ya' batin Nata sambil melihat pria paruh baya itu
"sekali lagi saya benar benar minta maaf pak" ucap Vera sopan "tidak apa apa, kalau begitu saya permisi" ucap pria tersebut sambil pergi dari sana "huh untung saja bapak itu baik jika tidak kau akan kena semprot oleh ocehan ocehan orang tua" ucap Jennie pada Vera "apasih, dah lah ayok kita cari tempat makan dah laper" jawab Vera sambil memegang perut nya "hanya makanan yang ada dipikiran mu itu" ucap Chika pada Vera sambil menjitak kecil kepala Vera "auhh.. sakit tau" ucap Vera sambil memegang kepalanya yang kena jitakan oleh Chika "sudahlah ayo kita cepat mencari tempat untuk makan" ucap Fany "baiklah ayo cepat" kata Vera.
Nata masih saja memikir kan pria paruh baya tersebut "Nat kamu ngapain kok bengong ayo"
ucap Jennie sambil menarik tangan Nata, Nata pun dengan terpaksa tertarik dan dibawa oleh Jennie, setelah mereka selesai makan mereka pun memutuskan untuk kembali karena hari sudah mulai malam.
sesampainya dimansion Nata tidak melihat ada siapa siapa disana dan tanpa pikir panjang Nata langsung pergi kekamar nya dan bergegas mandi, setelah mandi Nata pun tiduran dikasur nya tanpa dia sadari dia telah tertidur dengan sangat lelap.
maaf semua nya seperti nya author tidak bisa up 5 eps sekaligus karena author ada kendala jadi author bener bener minta maaf.
tapi author janji besok bakal lanjut ceritanya
sekali lagi author minta maaf 🙏🙏