The Queen Mafia And Bad Boy

The Queen Mafia And Bad Boy
chapter 24



"ap.. apa yang kau lakukan lepaskan mereka" ucap Rafa dkk "mereka tidak ada hubungan nya dengan semua ini" lanjut Leon, saat Leon hendak melangkah kan kaki nya dengan cepat Arga meletakkan pisau didekat leher salah


satu manita tersebut


"jika kau tidak ingin wanita ini mati maka diam lah ditempat mu" ucap Arga


"Leon, aku tak apa apa" wanita itu pun mengeluarkan suara nya


"tapi, Chika kau tak dala..." ucap Leon terpotong oleh ucapan Chika


"kubilang aku tidak apa apa" keempat wanita itu adalah Chika, Vera, Jennie, dan Fany


"tenang lah kalian akan selamat, percayakan saja semua itu kepada kami" ucap Jordan untuk menenangkan Chika dkk


"kami selalu percaya itu" jawab Vera


"lepaskan mereka" aura mencekam keluar dari tubuh Nata dan membuat semua orang yang melihat nya merinding ketakutan


"ah.. HAHAHAHA.... ternyata aku tidak salah mempergunakan mereka untuk menghancurkan mu" ucap Arga menggila


"aku bilang lepaskan mereka" sekali lagi Nata mengulangi ucapan nya


"HAHAHA.. jika kau ingin aku melepaskan mereka maka kau harus menuruti apa yang ku mau" tawar Arga dan menurunkan pisau yang tadi nya berada dileher Chika sekarang menunjuk kearah Nata


"baiklah aku akan mengikuti apa yang kau inginkan" jawab Nata tanpa ragu ragu


"Queen apa yang kau lakukan" ucap anggota nya karena mereka tidak percaya apa yang leader mereka ini lakukan


"bagus.... permintaan ku mudah, kau hanya perlu berlutut dihadapan ku dan lukai pergelangan tangan mu" pinta Arga yang pasti nya mendapat tatapan tajam dari Zero dan anggota LC


"hanya itu" Nata mengambil pisau kecil yang berada didalam saku celana nya


"tidak Queen kau tak perlu menyetujui permintaan itu, kita bisa menyelamatkan mereka, kau tak perlu melakukan itu" pinta Zero dia tidak tega pada Nata


Nata seperti orang tuli karena dia tak mendengarkan apa yang dikatakan oleh semua orang dia hanya menatap teman teman nya yang disandra, begitu juga Chika dkk mereka menatap Nata dengan tatapan sayu, seperti tatapan seakan mengatakan untuk tidak menerima permintaan itu


'keadaan apa ini, mengapa dia menyetujui permitaan bodoh itu' batin Rafa dkk


Nata tetap melakukan itu saat dia hendak menggores pergelangan tangan nya dia terhenti karena Chika memnggil nya


"Lia kau tak perlu melakukan itu" ucap Chika tanpa sadar


DEGG...


Rafa dkk langsung terdiam saat mereka mendengar kata 'Lia' yang diucapkan oleh Chika


"Lia, kau tak perlu melukai diri mu demi kami" kali ini Fany berbicara


Nata terdiam menatap teman teman nya itu dan kemudian dia menatap Zero dan Rafa dkk lalu tersenyum dibalik topen tersebut


"apa ini, oh benar kau seharus nya membuka topeng mu bukan" ucap Arga melihat Nata kemudian berpindah melihat Rafa dkk


"Natalia Scorpio Sugera, tunggu bukan nya Natalia Scorpio Terziaz SG"


BLEDARR....


bak disambar petir di pagi hari Rafa dkk menatap Nata dengan sangan intens "Li.. Lia apakah benar itu dirimu" ucap Leon tiba tiba


Rafa dkk pun beralih yang melihat Nata melihat kearah Leon "maaf kak aku telah membohongi kalian semua" Nata membuka topeng yang ada diwajah nya Rafa dkk yang melihat itu pun sangat sangat terkejut dengan hal itu


"Na.. Nata itu benar benar dirimu" ucap Rafa


"ya ini aku Natalia Scorpio"


"ternyata, Leon kau belum mati" Arga memandang Leon dengan tajam, begitu pula dengan Leon dia menatap tajam Arga


"hei kenapa muka mu sangat tidak senang bertemu dengan ku, seharus nya kau senang sudah bertemu dengan ku dan juga adik kandung mu" ucap nya sengaja menekan kan kata terakhir nya


"a.. adik kandung apa maksudmu" tanya Jordan yang masih tak tau arah pembicaraan ini


"apa kalian tidak diberitahukan oleh teman mu ini, dia adalah Leon Pradipta Sugera, apa kalian benar benar tidak tau ini" sambung Arga


semua yang ada disana membelalakkan mata nya benar benar tidak percaya akan hal ini mereka menatap tajam Leon seperti minta penjelasan, tapi tak lama kemudian suasana itu pecah saat Jennie berteriak


JLEEBB....


Nata yang mendengar itu pun melihat kebelakang dan menghidar kearah kiri tapi itu sia sia dia tertusuk dibagian dada sebelah kanan nya, tetapi untung saja dia menghidar jika tidak pisau itu akan mendaratkan tepat di jantung nya


"LIAA!!" teriak mereka berbarengan saat Zero dan Rafa dkk hendak berlari menuju Nata dengan cepat Arga menyondongkan pistol kearah Nata


"berhenti jika kalian tetap datang kemari kupastikan wanita ini akan mati" ucap Arga


dengan cepat mereka berhenti dan menatap Nata yang menahan sakit dan sudah banyak darah mengalir dari dirinya "SERANG" perintah Arga pada aliansi untuk menyerang LC dan BH kembali


akhir nya kembali lah pertarungan yang sempat tertunda lagi, Rafa ingin berlari kearah Nata tapi dia dihalangi para anggota aliansi sehingga dia harus menyerang mereka semua


Nata yang walau pun kesakitan dia berdiri dan berjalan kearah Chika dkk tapi dia langsung dipojokan oleh Arga


SEETT....


Arga mengayunkan pedang nya ke arah Nata tapi bisa dihindari oleh Nata


SEET...


Arga terus menyerang Nata yang sudah terluka sangat parah tersebut tanpa ampun


"inilah akibat nya jika kau berani mengganggu kehidupan ku" oceh Arga


dan akhirnya Nata benar benar terpojok oleh Arga, dibelakang Nata saat ini ada jurang yang sangat dalam


"sepertinya ini benar benar akhir dari hidup mu" dia menusukkan pedang dan mengenai perut disebelah kanan Nata, dan Nata tidak sadarkan diri dan dia pun terjatuh kejurang dalam tersebut


"LIAAAA!!!! " tangis Chika dkk melihat sahabat mereka yang telah terbunuh


Rafa dkk dan Zero yang melihat kejadian itu mereka langsung marah sangat marah dan juga merasakan sedih di diri mereka


begitu pun dengan Rafa dia sangat marah melihat Nata sudah jatuh ke jurang yang sangat dalam itu Rafa akhirnya melakukan serangan yang sangat ganas kepada aliansi hingga para anggota aliansi terbunuh tanpa sisa ada yang tertusuk hingga ada pula badan nya tebelah menjadi dua karena serangan yang membabi buta dari Rafa akhir nya dia berhadapan dengan Arga


"kau berani berani nya melakukan itu kepada Nata, aku akan membunuh mu" Rafa langsung menyerang Arga tanpa ampun


SRENG...


kedua pedang saling beradu tetapi karena Arga sudah mendapat kan banyak luka ditubuhnya karena duel nya bersama Nata tadi dan akhirnya


SETT...


BUAKK...


Rafa langsung memenggal kepala Arga tanpa kata kata apapun dan Rafa langsung mengalihkan pandangan nya kearang Deo, Deo pun melepaskan Chika dkk dan dia kabur


peperangan berakhir aliansi banyak yang terbunuh tetapi ada yang berhasil kabur


Rafa dkk, Chika dkk, dan Zero melihat kearah dalam jurang "AKU MAU KALIAN SEMUA CARI NATA, dia harus ketemu, ya dia harus ditemukan" ucap Rafa dan dia pun menangis dihadapan jurang tersebut


Zero pun memerintah kan para mafioso LC untuk mencari sang leader Queen mereka hingga ketemu


*1 minggu kemudian*


satu minggu telah berlalu dari kejadian itu, begitupun dengan Nata yang belum ditemukan


"jadi kalian sebenar nya tau siapa Nata sebenar nya" ucap Leon


"ya kami tau siapa dia yang sebenar nya" jawab Chika


"mengapa kau tidak memberitahu kan kami" sambung Leon


"kar.. karena di.. dia tidak ingin mem.. memberitahu kan diri nya yang asli kepada kalian hikss...." Chika tak kuasa menahan tangis nya dia menangis dan Vera pun memeluk nya untuk menenangkan nya


"Leon, seharus nya kau menjelaskan semua nya" Rafa menatap Leon lekat


"maksud mu" Leon bingung


"bukan nya kau harus menjelaskan nya, Leon Pradipta Sugera" Rafa menekan kan kata akhir nya


Leon pun berkeringat dingin menatap Rafa dan bergantian menatap Chika antara ingin menenangkan Chika yang menangis atau menjelaskan semua apa yang terjadi