
ketika Lola pulang peony hanya tersenyum puas karena sahabatnya menertawakan nya dan ia bisa membalasnya hingga Lola ketakutan.
Lola pulang kerumahnya dengan kondisi badan yang bergetar karena ulah sahabat nya... itu yang selalu menjahilinya.
"duhhh... kenpa badan ku menjadi gemetaran seperti ini! ". sedangkan di rumah peony, peony masih tersenyum puas.
"ony ayo makan siang"(baik bu).
"mana Lola?" (oh.. tadi Lola pulang..) "dia tidak makan siang di sini?.
(sepertinya ia sedang terburu-buru dan langsung pulang) "baiklah kalau begitu ayo... "
(iya).
peony hanya tersenyum mengingat tingkah kalu sahabat nya yang ketakutan dan meminta pulang seperti anak kecil.
"ony ada apa.. kenapa kamu senyam senyum sendiri ( ucap ibu peony sambil memegang punggung peony).
(a-hhhh... aku tidak apa -apa) "kamu tidak menjahili Lola kan? "(ti -tidak lah bu kan dia sahabat ony.. mana mungkin ony berbuat seperti itu kepada lola (ucap peony dengan bohong kepada ibunya).
setelah di meja makan peony memakan makanan nya dengan lahap.Ibunya pun hanya tersenyum kecil melihat tingkah anakanya seperti orang kelaparan..
"ony pelan-pelan makanya.. kamu seperti orang yang tudak makan satu abad saja"
(aku hanya mengisi energi ku yang terkuras)
"emang kamu abis apa tadi?
(aku abis dari dunia ciptaan ku.. upppsss)
"berarti kamu tadi membawa Lola ke dunia ciptaan mu? "(i-iya) "tapi, kamu tidak membuat Lola takut kan"
(tidak lah bu tenang saja..) "baiklah,ucap ibu.
"apa kamu baik-baik saja "ucap papa Lola
(a-aku baik baik saja "ucap Lola dengan terbata bata ").papa Lola pun tidak bisa memaksa Lola untuk menjawab nya karena melihat Lola yang masih seperti ketakutan.
setelah peony selesai makan siang ia pun mulai mengerjakan tungas rumahnya ,setelah itu membantu ibunya memasak di dapur untuk mereka makan malam.
(sekarang ibu akan memasak apa?) "ibu akan memasak telur balado "(hmm... sepertinya enak,gumam peony sambil membayangkan.
"sekarang kamu bantu ibu mengupas bawang dan memotong cabe"(baiklah bu mana bawang dan cabe nya!)
"itu ada di dalam lemari" owh baiklah) .
setelah mereka memasak mereka pun bersiap untuk makan malam bersama walau pun dengan masakan yang sederhana.
sedangkan di rumah Lola ia sedang menyiap kan makanan yang di beli papah nya dari restoran mewah dengan menu makanan yang special nya.
emm... enak banget pah "ucap Lola" (syukurlah kalau kamu suka, nanti papa akan membelinya lagi). "baikalh maksih pah"
di rumah peony ia memakan seadanya yang ibu nya masakan. lagi pun peony selalu senang karena ibunya pintar memasak.
(enak banget bu masakan nya) "iya dong.. kan ibu yang masak khusus untuk kita, ucap ibu dengan senyum kecil nya.
mereka pun selesai makan malam dan peony masuk ke kamar nya untuk mempersiapkan peralatan sekolah agar tidak ada yang tertinggal.
karena peony mulai semakin dewasa lambat laun iya mulai tidak suka di bacakan dongeng oleh ibunya setiap akan tidur.
kini peony menjadi gadis yang mulai menjadi mandiri dengan tidak membuat ibunya susah dan selalu membantu ibunya setiap hari.
ia terbiasa pergi ke kamarnya tanpa di antar oleh ibunya, peony berusaha untuk memberanikan diri untuk mulai terbiasa.
setelah mempersiap kan peralatan sekolah peony pun mulai naik ke ranjang nya dan tertidur dengan pulas.