The Peony's World

The Peony's World
Berkemas..



*di dalam kamar yang ditempati orang tua jovan *


"yah.. cepat kemas barang barang kita " ujar ibu jovan kepada suami nya.


"iya.. iya.. " Ayah Jovan hanya terus menuruti kata kata istrinya. karna kalau tidak ia akan mendengarkan ceramah omelan selama berjam jam.


 


*skip.. setelah selesai berkemas*


di ruang keluarga Peony dan Jovan sedang menonton tv sebari memakan cemilan.


tak terasa waktu berlalu begitu cepat. kini Peony dan Jovan mengantar orang tuanya menuju rumah.


"jov.. "


"ya" sahut Jovan sebari terus menatap lurus ke arah jalan.


"mampir ke resto dulu sekalian makan siang"


ucap Peony yang di setujui kedua orang tua Jovan.


"baiklah.. kita akan ke reto xxx saja" ucap Jovan.


"baiklah " ucap Peony. yang di angguki kedua mertua nya.


setelah mereka sampai di resto xxx Peony, Jovan, dan kedua orang tua nya segera memasuki ruangan VIP.


"selamat datang tuan dan nyonya.. " ucap para pegawai yang di lewati Jovan,Peony dan kedua orang tua nya.


"jov.. kok pelayan nya lebih sopan terhadap kita? " tanya Peony dengan nada suara pelan agar tidak terdengar oleh kedua orang tua nya.


"sayang.. nanti aku jelaskan di rumah.. sekarang kamu nikmati saja makanan dan fasilitas resto ini ".jawab Jovan yang di angguki Peony.


setelah Peony dan Jovan makan siang dan mengantar kedua orang tua nya. mereka pun berjalan jalan di bukit.


"oh ya jov.. tolong jelasin kenapa pelayan yang di resto tadi hormat banget sama kamu ? " tanya Peony.


"owh itu.. kan aku pemilik saham terbesar di sana " jawab Jovan.


"kok aku gak tau kamu punya saham di resto berbintang itu "


" sebenar nya.. aku punya banyak saham.. di luar kota..dan ada juga yang di luar negeri ."


ucap Jovan.


"wah.. serius ada yang di korea gak? " tanya Peony.


"nanti kita jalan jalan ke korea yah.. aku pengen ketemu k pop korea " ucap Peony yang penuh harap.


"oke.. "


"YEYYY.. makasih jov "


"oke " jawab Jovan singkat dan jelas.


setelah mereka menikmati pemandangan di bukit Jovan dan Peony pun pulang kembali ke rumah nya.


namun keanehan terjadi ketika Peony dan Jovan saat di perjalanan ke rumah Peony.


"jov.. ini dimana? apa kita tersesat? ini bukan jalan menuju rumah ku " tanya Peony bertubi tubi.


"aneh? aneh apa nya? ini jalan ke rumah kita ony " ucap Jovan yang merasa tidak ada keanehan.


"bukan jov.. rumah ku gak ngelewatin makam.. tapi ini kamu ngelewatin pemakaman " ucap Peony's.


" mana ada ony.. gak ada pemakaman kok " jawab Jovan.


"masa kamu gak lihat.. itu di sebelah kiri tempat pemakaman " ujar Peony.


" itu rumah tua.. bukan tempat pemakaman.. "


"tapi jov.. apa aku ada di dunia ciptaan ku? " tanya Peony bingung. ia menyangka jika ia pindah ke dunia ciptaan nya mendadak seperti dahulu.


" hmm.. emang bisa ya? kok aku gak ikut ada di dunia ciptaan mu sih? " ucap Jovan.


"karna aku tidak mengenggam tangan kamu jov.. " jawab Peony.


"hmm.. jadi begitu ya "


Peony pun hanya menganguk menimpali perkataan Jovan.a


Peony dan Jovan pun sampai di kediaman Peony dan langsung memeberes kan pakaian dan barang barang yang akan di bawa pindah ke rumah baru nya.


"ony.. bawa barang secukup nya saja.. nanti aku yang belikan sisa nya " ucap Jovan yang sudah siap dengan setelan kaos panjang dan celana jeas nya.


" baiklah.. " ucap Peony. yang kemudian tidak membawa barang barang yang kurang penting.


*****


**hai raders jangan lupa dukung author ok..


dengan like, dan komen garatis kok..


maaf apabila ada kesalahan dalam mengetik.. kalau suka dengan cerita author vote dan dukung dengan cara yang lain nya juga ya**..