The Peony's World

The Peony's World
kasih judul sendiri



kreeekkk... seseorang membuka pintu kamar Peony yang tak lain adalah Jovan.


Jovan melihat Peony yang tertidur sangat lelap sehingga tidak menyadari Jovan berada di samping nya.


"seperti nya kamu sangat lelah " ucap pelan Jovan yang kemudian datang menghampiri Peony dan mengecup kening nya.


Jovan pun membersihkan diri dan pergi ke suatu tempat terpencil, dimana tidak ada yang akan mengetahui nya.


"hoaammm.. jam berapa ini " tanya Peony sebari mengucek mata nya.


"Jovan udah pulang belum ya.. " tanya Peony karna tidak melihat Jovan.


***sedangkan di tempat lain***


" ibu apa yang harus aku lakukan? " tanya seorang pria di sebuah tempat kosong dan sepi karna tidak ad seorang pun di sana.


"hmm.. ibu juga bingung untuk kali ini kamu jaga saja istrimu.. mungkin dia akan berpindah ke dunia ciptaan nya secara tiba tiba " ujar seorang wanita itu yang tak lain adalah roh ibu Peony.


"baiklah.. ibu saya akan menjaga nya " ucap Jovan.


"baiklah.. ibu percaya pada mu " ujar roh ibu Peony yang kemudian menghilang secara tiba tiba.


(aku harus menyelamat kan Peony dari serangan roh tersebut) batin Jovan dengan teguh pendirian.


*beberapa saat kemudian *


cklek pintu rumah Peony terbuka ,Peony yang mendengar nya langsung menuju kelantai dasar.


"jov.. kok baru pulang? " tanya Peony


"oh.. sayang tadi aku ada miting penting mendadak sama klayen" ucap bohong Jovan karna ia ingin merahasiakan percakapan ia dengan roh ibu Peony.


"oh.. ayok makan malam" ajak Peony yang di angguki oleh Jovan


Author pov


hai readers itu cerita nya udah malem ya.. author bingung mereka harus ngobrol apa


maaf ya jika author typo..


lanjut carita...


****


setelah Peony dan Jovan makan malam mereka pun pergi menuju ruang keluarga.


"hmm"


"ayok kita ke dunia ciptaan ku " ajak Peony kepada Jovan.


"Tapi ony.. berbahaya " terang Jovan yang membuat Peony memajukan bibir nya lima centi.


" yasudah aku pergi saja sendiri.. kalau kamu gak mau nemenin " ucap Peony yang menekan nada kalimat terakhir.


"pfff.. " Jovan menghembuskan nafas nya dengan kasar.


"baiklah baiklah aku temani " ujar Jovan karna tidak ingin membuat Peony dalam bahaya.


"hehe.. gitu dong bukan nya dari tadi bilang nya " ucap Peony sebari melangkah pergi ke dalam kamar.


Peony pun mengambil sebuah buku dan melihat informasi apa yang akan di dapat kan nya untuk menghilangkan roh tersebut.


Peony dan Jovan pun mulai membuka lembaran demi lembaran dan menemukan sebuah kalimat untuk petunjuk baru.


"hmm.. seperti nya masih banyak teka teki " ujar Peony yang di angguki Jovan.


mereka pun membaca petunjuk baru yang di dapat kan nya.


*kamu harus mencari roh baik tersebut pada pagi hari. di tempat di mana roh jahat tersebut biasa muncul * .


"pagi hari? hmm seperti nya kita harus pergi ke dunia ciptaan mu besok pagi " ujar Jovan yang di angguki Peony.


"Tapi besok aku mau ke mall dulu sama Lola.. boleh gak? " tanya Peony dengan nada memelas.


" tentu saja boleh " ujar Jovan tersenyum sebari mengelus kepala Peony.


"ayok tidur.. " ajak Jovan yang di angguki Peony.


mereka pun tertidur dengan posisi tangan kiri Jovan sebagai bantal Peony dan tangan kiri nya memeluk pinggang Peony.


sedangkan Peony berada di dalam pelukan Jovan.


*******


haloo raiders.. maaf ya kalau author nya sering typo.🤭


jangan lupa di like, komen, vote, dan bintang lima nya ya.. 🤩 karna dukungan teman teman itu menjadi penyemangat author..


see you guys.. segini aja ya