The Peony's World

The Peony's World
mengagum kan



setelah peony dan Jovan berjanji peony memegang tangan Jovan dan mulai berkonsentrasi.


peony memikirkan ia sedang berada di kastil mewah dengan dua tiang pilar besar dan halaman taman yang luas, bangunan kastil itu memiliki tiga lantai dengan kolam renang di lantai dua dan tempat bersantai di lantai satu dengan tempat olah raga di lantai dua dan lantai tiga di isi dengan kamar yang luas dengan barang barang mewah, di dalam kastil tersebut terdapat lima toilet, dua kamar tamu, tiga kamar utama dengan satu dapur luas.


setelah peony membayang kan semua benda benda dengan teliti Peony pun megambil sejumput rambut berwarna pich. mereka pun berputar


Jovan terkejut ia berpikir bahwa sedang terjadi gempa tetapi, dia heran dengan benda benda yang berada di sekitar nya tidak bergerak sedikit pun.


"gempa.... ony.. gempa.. "jovan pun panik dan ingin melarikan diri


percuma saja Jovan tidak bisa melarikan diri karna genggaman peony sangat erat.


putaran itu semakin lama semakin kencang dan mulai berhenti seketika.


Jovan yang mengetahui putaran tersebut berhenti ia mengedip ngedip kan mata agar pusing tersebut hilang, peony pun sama melakukan hal yang di lakukan oleh Jovan.


ketika Jovan membuka matanya ia sangat terkejut dengan perubahan yang drastis itu.


"ony.. ki-ta di mana? " tanya Jovan sambil terus menerus melongo tidak percaya dengan apa yang di lihat nya.


"ini kejutan dari ku.. kamu suka tidak? "


Jovan hanya menganguk ia terus melihat sekeliling nya.


" jov.... ayo kita keliling kastil ini "ucap peony menawari Jovan.


"memang nya bisa ony..?"tanya Jovan yang masih seakan tidak percaya dengan apa yang di lihat nya.


"tentu saja bisa.. kan ini dunia ciptaan ku "


jawab peony dengan bangganya.


"wah.. terima kasih ony.. hadiah nya"


jawab jovan, jovan sangat senang dengan pemberian peony kini jovan sudah tidak sedih kembali akibat pemberian peony yang sangat mengagumkan menurut Jovan.


Jovan dan Peony pun mengelilingi kastil mulai dari tempat bersantai di lantai satu, melihat kolam renang dan tempat olah raga di lantai dua, dan kamar mewah di lantai tiga.


tak terasa waktu berlalu begitu cepat peony pun membaws Jovan untuk kembali ke dunia nyata.


"wah... kok kamu bisa bawa aku ke tempat seperti itu sih? "tanya jovan ke heranan.


"setengah nya aja ceritanya.. besok setengah lagi "jawab jovan nemohon kepada peony.


"aku ngantuk ah.. jangan maksa ya.. aku mau tidur dulu. "


peony pun pergi meninggal kan Jovan dan tidak mempedulikan omongan jovan.


peony memang habis tenaga karna berpindah ke dunia ciptaan nya .


peony langsung masuk ke dalam kamar nya dan menutup pintu rapat rapat.


entah mengapa ketika peony melihat kasur yang berbalut seprai berwarna putih bersih.


membuat peony seakan akan kakinya tidak bertenaga dan lemas begitu saja.


"ayo.. kenapa aku jadi lemas gini sih.. "


gerutu Peony di dalam kamar nya.


peony pun terpaksa merangkak seperti bayi kecil.


setelah tiba di kasur peony langsung terlelap dalam tidur yang nyeyak . kini peony sedang bermimpi indah sepertinya ini hanya author yang tahu.


sedangkan di ruang tamu Jovan penasaran sekaligus bingung dengan sikap peony.


Jovan terus saja terfikir bagai mana peony melakukan berpindah dunia.


Jovan kini bingung dengan percaya atau pun tidak. mana mungkin zaman sekarang ada manusia srperti itu.


"jangan jangan ony.... "Jovan mulai berfikiran buruk kepada peony namun ia berusaha menepis pikiran negatif nya.


"gak mungkin ony kayak gitu... jov jov ayo berpikir positif"ucap jovan di dalam hati nya.


jangan lupa like, komen, vote, love dan rate


terima kasih buat yang sudah dukung author ...


jangan lupa mampir ke novel ku yang baru judul nya " The peony's world"


sekian dari author...