
hari ini peony akan ke taman A bersama sahabat nya Lola.
peony dan jovan saling tidak mengetahui apa yang akan terjadi..
"jov.. "
"ya.. "
"aku pergi dulu.. "
"mau aku antar?.. " tawar Jovan kepada peony.
"tidak usah.. aku bisa sendiri... "peony pun segera pergi menuju taman A dekat kompleks.
ttuuuuuttt...
Jovan : hallo siapa ya..
???? : ayo bertemu di taman sekarang..
ttuuuut.. telfon langsung di matikan.
"sepertinya tadi seperti suara Gina.. " Jovan langsung menuju taman .Jovan tidak mengetahui jika peony berada di taman yang sama.
"hai jov.. "
terdengar suara seorang wanita yang memanggil nya dari arah belakang.
"kamu.. kok ada disini? "
tanya Jovan kepada wanita tersebut.
"jov.. maaf kan aku.. kamu mau ya.. pacaran sama aku lagi.. "ucap si wanita tersebut dengan mengedip kan mata nya.
"aku akan menikah.. tolong kamu jangan temui aku lagi.. " jawab dingin Jovan kepada wanita tersebut.
Jovan tidak menyadari jika ada dua pasang mata yang memperhatikan mereka.
ternyata dua orang yang melihat Jovan tersebut adalah Peony dan Lola.
ketika peony melihat Jovan dengan wanita seksi yang pernah di lihat nya saat di cafe.
mata peony mulai berkaca kaca.
"ony sebaik nya kita pergi dari sini " Lola menerangkan dengan wajah sedih.
Peony hanya menganguk mengiyakan kini air matanya tumpah hatinya sangat tersayat ketika melihat hal tersebut.
Peony dan Lola pun menuju ke sebuah cafe untuk menenangkan Peony.
"hiks.. hiks.. hikss... kenapa.. kenapa Jovan menemui wanita tersebut kenapa?.. "
"ony.. ada apa yang terjadi sebenar nya dengan Jovan dan wanita itu? " tanya Lola kepada Peony.
"hiks.. " tangis peony semakin menjadi.
"ony maaf kan aku.. aku salah bicara ya.. "
ucap Lola sedih.
"kamu tidak salah bicara.. nanti saja aku cerita kan.. "
ucap peony sambil mengusap air matan nya.
"tidak.. ony aku memang salah "
ucap Lola yang masih merasa bersalah.
~ di taman A ~
"jov.. maaf kan aku.. aku salah.. kita mulai dari awal ok.. "
ucap wanita tersebut dengan memelas.
"sudah ku bilang.. jangan mengganggu hidup ku lagi atau kamu aku laporkan polisi "
ancam Jovan yang amarah nya sudah naik sampai ubun ubun.
"plisss jov.. maaf kan aku "
"ada apa bos " ucap asisten jovan.
"bawa dia ke kantor polisi "
jawab jovan dingin dengan tenpa ekspresi.
"baik bos.. "ucap asisten nya.
"jov.. kamu tega sama aku.. hah.. "
ucap wanita tersebut yang di paksa oleh asisten jovan untuk di bawa ke kantor polisi.
Jovan tidak menghirau kan ucapan wanita tersebut dan langsung berlalu pergi menuju ke rumah nya.
setelah jovan sampai di rumah nya ia lansung membaringkan tubuh nya di ranjang.
"kenapa wanita itu muncul lagi? "
Jovan merasa prustasi dengan ini. ia tisak ingin membuat Peony marah atau pun sedih kepada nya.
Di cafe..
"sekarang kamu sudah tenang? "
tanya Lola kepada Peony untuk memastikan sahabat nya sudah baik baik saja.
"aku sudah lebih tenang.. "
jawab peony sambil meminum minuman nya.
"apa kamu mau menceritakan apa yang sebenar nya terjadi ?"tanya Lola dengan hati hati takut membuat peony tersinggung.
"baiklah..."
ucap peony menjawab pertanyaan Lola
Flasback on..
waktu kemarin aku bertemu dengan wanita tersebut saat aku makan siang dengan Jovan.
"terus lanjut kan.. "
Lola sangat penasaran dengan cerita Peony.
entah siapa wanita tersebut yang jelas waktu aku makan siang wanita tersebut tiba tiba datang dan menyapa jovan.
aku tidak bertanya apa pun saat itu aku berfikir bahwa wanita tersebut hanya teman.
tapi.. aku salah setelah wanita tersebut menyapa dia langsung memegang tangan jovan dan duduk di sebelah nya.
hatiku sakit ketika melihat hal itu...
Flasback off..
"sabar ya ony.. nanti kamu minta penjelasan jovan saja... ok "ucap Lola.
"baiklah.. "
peony pun sangat ingin menanyakan hal tersebut kepada jovan.
"ayo kita pulang "
ajak peony. Lola menyetujui hal tersebut. mereka pun pulang.
saat peony masuk ke rumah nya ia melihat jovan sedang menonton tv di ruang keluarga.
"jov.. tadi kamu sama siapa? "
tanya peony kepada jovan sambil berusaha menyimpan amarah nya.
jangan lupa like, komen, rate, dan vote ya kakak-kakak...
terima kasih dukingan nya.. baca sampai tamat cerita author.. ok..
sekian dari author....