The Peony's World

The Peony's World
rumah impian



"nah.. gitu aku jadi semangat kan " ucap Jovan yang kemudian pergi berlalu untuk membersihkan badan.


Peony yang melihat tingkah Jovan hanya geleng geleng kepala.


setelah Peony dan Jovan selesai beraktifitas di dalam kamar mereka pun pergi menuju lantai dasar untuk sarapan.


"selamat pagi.. nona tuan.. " ucap para pelayan meyambut Peony dan Jovan.


"pagi " jawab Peony dan Jovan secara bersamaan.


skippp.. setelah Peony dan Jovan sarapan mereka pun pergi munuju taman yang berada di belakang rumah.


" ayok kita ke taman " ajak Jovan kepada Peony.


"memang nya ada? " tanya Peony


"tentu.. ikuti aku " ujar Jovan kemudian pergi yang di ikuti langkah Peony.



itu anggap aja taman belakang rumah Peony dan Jovan.


"wow.. bagus banget jov.. ada,bunga, kolam, ikan,jembatan,sama gazebo. " ucap Peony girang.


"ayok kita kesana " ucap Jovan sebari menunjuk sebuah gazebo.


Peony pun mengaanguk menuruti perkataan Jovan yang kemudian pergi mengikuti Jovan yang sudah lebih dulu ada di depan nya.


mereka duduk di gazebo cukup lama sehingga membuat Peony bosan.


"sayang.. "


"hmm.. kenapa? " tanya Jovan.


"aku bosan.. aku ingin berkeliling rumah ini " ucap Peony manja dengan merangkul tangan Jovan seperti anak kecil minta di belikan sesuatu.


"hahaha.. baiklah " timpal Jovan yang kemudian pergi meninggal kan taman sebari bergandengan tangan dengan Peony.



" ini ruang tamu nya " ucap Jovan yang di angguki Peony.


mereka pun naik kelantai dua untuk berkeliling melihat isi rumah baru nya itu.


setelah sampai di lantai dua Jovan menunjukan sebuah ruangan.



"kalau ini ruang keluarga " ujar Jovan.


"masih kosong jov lemari nya " ujar Peony ketika melihat lihat lemari yang ada di ruang keluarga.


"nanti kamu pake barang yang kamu sukai " ujar Jovan yang membuat Peony senang.


"benarkah " tanya nya dengan mata berbinar.



" kalau ini dapur.. nanti kamu boleh masak disini, gak masak pun gak papa "ujar Jovan.


"wah.. gede banget jov.. dapur nya, aku mau masak di sini " ucap Peony riang dengan sedikit loncat.


mereka tidak sempat berkeliling ke seluruh rumah karna Peony yang sudah terlihat lelah.


"lebih baik besok kau lanjut kan berkeliling sekarang lebih baik kita istirahat dulu " ucap Jovan dengan merangkul pundak Peony.


mereka pun pergi menuju kamar nya untuk beistirahat setelah lelah berkeliling.


keesokan pagi nya Peony dan Jovan sedang berada di dalam kamar nya.


"jov.. kamu kerja sekarang? " tanya Peony yang melihat Jovan menggunakan jas berwarna nevy dengan di padukan kemeja penjang berwarna putih.


"iya sayang.. maaf ya ,kerjaan udah numpuk soal nya " ujar Jovan yang ikut duduk di sisi ranjang bersama dengan Peony.


"baiklah.. tapi siapa yang menemaniku berkeliling rumah? "tanya Peony dengan wajah sedih.


"nanti aku beri tahu pembentu agar menemanimu berkeliling" ujar Jovan dengan mengusap kepala Peony.


"baiklah aku pergi dulu.. " pamit Jovan setelah Peony mencium punggung tangan Jovan.


"baiklah.. hati hati "


tok.. tok.. tok. suara seseorang mengetuk pintu. "siapa?" tanya Peony.


"saya nona.. saya yang akan menemani nona berkeliling " ujar seorang pembantu.


"baiklah " Peony pun keluar kamar


"ternyata kamu masih muda ya? " tanya Peony keseorang pembantu yang menemani nya berkekiling.


"hmm.. iya nona saya beru berumur 23 tahun" ujar pembantu tersebut dengan hormat.


mereka pun berkeliling rumah hingga siang hari.


"nona ayok makan siang dan istirahat " ucap pembantu yang menemani Peony yang sedari tadi sedang berkeliling.


"baiklah " jawab Peony.


"hoaammm.. lebih baik aku istirahat saja " ujar Peony setelah selesai makan siang.


Peony pun pergi menuju kamar nya dan tertidur dengan sangat lelap.


_ _ _ _ _ _ _ _ _ _


jangan lupa di like, komen, vote, dan love ya readers..


maaf jika ada kesalahan dalam mengetik...