
semalaman Jovan dan Lola menginap di rumah sakit. sesekali mereka bergantian munggu peony di rumah sakit.
karna jovan terlalu lama cuti pejerjaan di kantor nya menumpuk dan terpakasa ia pun mengerjakan nya di rumah sakit, miting dengan klaien pun menggunakan dijital.
peoiny pun terbangun dan melihat jovan sibuk dengan leptop dan ponsel nya.
"kamu sudah bangun "ucap jovan....
(ya.. )ucap peony singkat karena melihat Jovan sedang sibuk.
setelah Jovan menyelesaikan tugas nya, peony pun membuka mulut nya .
"jov.. "(ya... kenapa ?)tanya jovan.
"emmm.. aku minta maaf "
(minta maaf kenapa ony...) ucap jovan dengan perhatian.
"maaf.. aku menyusah kan mu.. "ucap peony menunduduk."jovan maaf ya... peony mulai menangis.
"kenapa kamu manangis ? ony... aku tidak apa apa.. "
"tapi jov... aku merepotkan mu.. "
"tidak mengapa.. aku rela melakukan apapun demi membahagiakan mu... "
jovan langsung memeluk peony. dan cuuppp
jovan mencium pipi peony.
peony hanya menunduk, peony yakin wajah nya berubah menjadi merah jambu.
"kenapa nunduk terus? tanya jovan sambil mengangkat dagunya. mereka pun hampir bersentuhan.
sontak peony mendorong Jovan untuk menjauh dari di rinya, jovan hanya diam menyaksikan tingkah laku peony.
"kamu jahat.. ucap peony tiba-tiba dan membuat jovan tidak mengerti apa kesalahan nya.
"kenapa kamu berbicara seperti itu.. ?"
tanya jovan keheranan dengan sikap peony.
"karna sikap mu terlalu manis bagiku.. aku tidak pantas mendapatkan nya.
"ony.. aku ingin menikahi mu apa kamu mau?
tanya jovan dengan wajah serius dan memberikan cincin berlian yang di bawanya.
cincin tersebut pasti khusus di rancang hanya untuk nya.
peony hanya menjawab dengan menganguk.
tiba-tiba saat mereka sedang bahagia ada seseorang yang mengetuk pintu, terpaksa jovan pun membukakan pintu dengan wajah keasal.
"permisi tuan maaf mengganggu saya ingin memberi tahu pasien yang bernama peony nanti sore di perboleh kan pulang,saya permisi dulu tuan "ucap suster tersebut.
"ada apa jov.. ?"(nanti sore kamu boleh pulang) ucap jovan dengan bahagia.
"sekarang aku bakal bantu beres beres barang kamu ya.. "ucap jovan.
"baiklah.. "mereka pun mulai merapikan barang barang peony. jovan pun menghubungi ibunya dan Lola sehingga mereka pulang dengan di jemput.
suster masuk ke dalam ruangan peony untuk mencopot impusan nya.
"maaf ya nona ini sedikit sakit.. "ucap suster wanita tersebut.
suster pun mulai mencopot impus tersebut.
"aduhhhh.. sakit.. ucap peony meringis."
jovan yang melihat peony sedikit kesakitan pun manghampiri peony dan mengenggam pundak nya.
pantas saja peony kesakitan jarum impus yang ada di tubuh nya lebih dari satu dan salah satu nya ada yang sedikit membengkok sehingga susah untuk di cabut.
sedangkan ibu jovan dan Lola menunggu peony di luar ruangan.
setelah peony keluar ruangan mereka pun masuk ke dalam mobil.
"ony sekarang tinggal di rumah tante dulu ya.."
ucap ibu jovan.
"benar kata tante.. nanti kalau ada apa apa dengan mu bagaimana? "ucap lola supaya peony ingin menginap sementara di rumah ibu jovan.
"iya.. kamu lebih baik tinggal di rumah ku dulu.. supaya aku bisa merawat mu"
ucap jovan.
"tapi.. tante, lola, jovan sebelum nya ony minta maaf.. ony menolak penawaran tante..
ony tidak apa-apa tinggal di rumah sendiri..
ony sudah jauh lebih sehat.. "
"tapi... ony... "
"sudah tidak apa-apa tante.. ony kan sudah besar.. ony sudah bisa menjaga diri ony sendiri.
"baiklah kalau begitu.. tapi jaga diri kamu baik-baik nanti tante sesekali datang ke rumah mu "
(baik tante..)
Jangan lupa like, komen, vote, love author supaya author makin semangat bikin ceritanya..
vote author ya.. nanti yang vote author bakal di vote balik..
sekian dari author