The Peony's World

The Peony's World
Gaun pengantin



Jovan dan Peony bersiap untuk pergi ke mall


peony terpaksa untuk menikah mendadak.


sedangkan Jovan sangat senang akhir nya Jovan menikah dengan peony.


tok.. tok.. tok.. suara ketukan dari luar kamar peony.


"masuk saja tidak di kunci "ucap peony.


Jovan pun masuk ke dalam kamar peony.


ketika Jovan membuka pintu ia melihat sesosok bak bidadari. tak lain itu adalah peony.


"astaga... mimpi apa aku semalam "Jovan menepuk nepuk pipin nya.


Peony yang sedang berdandan di meja rias nya, ia menyadari bahwa Jovan melihat nya tanpa berkedip dengan mulut yang mengaga.


"Jov.. kamu ke sambet apa? itu mulut ngebuka nya besar banget awas ada yang masuk ke mulut. "ucap peony kepada Jovan.


Jovan pun tersadar "hah.. apa ony.. tadi kamu bicara apa? "tanya Jovan.


"tadi.. kamu tidak berkedip sedikit pun ketika melihat ku. jangan -jangan kamu.. melihat ku seperti bidadari kan.. "ucap Peony


"memang benar kamu seperti bidadari yang turun dari surga dan akan mebemani hidup ku untuk selama nya. "ucap jujur Jovan.


sebenar nya Peony hanya bercanda saat menanyakan hal tersebut namun dianggap serius oleh Jovan.


setelah peony dan Jovan usai bersiap mereka pun pergi menuju mall menggunakan mobil sport milik Jovan.


kini Peony duduk di sebelah Jovan.


sepanjang perjalanan Peony hanya memandang wajah Jovan , Peony memperhatikan lekuk wajah Jovan mulai dari mata ysng berwarna coklat,hidung mancung, bibir berwarna pink dan kumis tipis nya.


Jovan yang merasa heran dengan Peony ia pun menghentikan mobil nya di pinggir jalan.


"kenapa berhenti jov..? kan belum sampai mall. "ucap peony dengan polos nya.


Jovan masih tidak menjawab Jovan malah membuka sabuk pengaman nya dan perlahan lahan mendekati wajah Peony.


semakin lama wajah Jovan semakin dekat.


(dug.. dug.. dug..) jantung peony seakan mau copot akibat ulah Jovan .


kini peony memejamkan matanya. Jovan pun mendekat ke arah telinga Peony.


"awas makin suka.. " ucap Jovan kemudian melajukan kembali mobil nya.


saat ini Peony tidak ingin melihat wajah tampan Jovan. setiap kali peony melirik ke arah Jovan entah mengapa tiba-tiba jantung nya krmbali berdetak dengan cepat.


setelah Jovan mendekat kan wajah nya ke arah peony. peony tidak berani melihat atau mengobrol dengan Jovan di sepanjang perjalanan menuju mall.


hingga Peony dan Jovan pun turun dari mobil . mereka pun masuk ke dalam mall dengan berpegangan tangan.


"ony sekarang kita mau ke mana dulu? "


tanya Jovan kepada peony.


mereka pun menuju retorant bintang lima yang ada di dalam mall tersebut.


"bak.. bak.. "ucap Jovan memanggil pelayan.


pelayan itu pun datang menghamiri Peony dan Jovan "ada yang bisa saya bantu? mau pesan apa ?"ucap si pelayan sopan.


"aku mau zupa-zupa, chesee cake, dan minuman nya yougurt rasa anggur"ucap Peony kepada palayan resrorant.


pelayan itu pun langsung mencatat pesanan Peony.


"kalau saya mau jamur crispy, chesee cake,dan minuman nya soda ".ucap Jovan.


pelayan restorant itu pun langsung berlalu pergi meninggal kan Jovan dan peony.


setelah pesanan Peony dan Jovan sampai mereka pun langsung menyantap nya hingga habis tak tersisa.


setelah selesai menghabiskan makanan yang di pesan.


"kamu tunggu disini saja ya.. aku mau bayar dulu.. "ucap Jovan kepada peony .


peony pun Hanya mengangguk mengiyakan.


Peony menunggu Jovan cukup lama karena antri dengan yang lain nya.


sambil menunggu Jovan membayar makanan nya di kasir. Peony yang bosan pun mengambil hand phone ya dan melihat chat dari Lola .


di dalam chat Lola..


Lola** : p


p


p


peony's: iya ada apa Lola?


Lola. : aku sekarang ada di depan rumah kamu.. kamu lagi dimana?


peony's: maaf Lola aku lagi di mall mau beli gaun pengantin


Lola. :kamu kenapa nikah mendadak?


peony's: ceritanya penjang besok saja aku ceritakan.. kamu datang ke rumah aku kan Lola?


Lola. : iya.. nyaudah nanti aku ke rumah kamu


peony's: ok... udah dulu ya.. bay


Lola. : bay peony selamat bersenang senang.


mereka pun mengakhiri chat nya..


jangan lupa like, komen, vote, rate bintang lima nya...


sekian dari author.... semoga suka dengan cerita author..