The Peony's World

The Peony's World
menyedih kan #3



sesampai nya peony di depan rumah peony hanya diam dan tam terasa air matanya keluar.


"ony gak papakan? "tanya jovan sambil menggangkat dagu peony. mereka pun saling bertatapan.


"hiks... hiks... "seketika peony memeluk jovan dengan erat dan tangisan pun semakin besar.


"kenapa nangis ony? "namun peony hanya diam tidak menjawab pertanyaan jovan.


seketika peony lemas dan tidak sadar kan diri.


"ony... ony.... "peony mendengar suara yang semakin lama semakin mengecil.


jovan,lola,dan ibu jovan (sinta). membawa peony masuk ke dalam rumah nya. dan membaring kan peony di dalam kamar.


"ibu... jovan nginap di sini ya.. jovan mau jagain peony's"ucao Jovan sambil memohon kepada ibunya.


"yasudah ibu juga ikut jagain peony "jawab ibu jovan.


"aku juga mau jagain peony boleh ya.. tante sinta.. "ucap Lola.


"baiklah.. nanti Lola tidur di kamar peony, tante di kamar tamu dan jovan di sofa. "


ucap sinta ibu jovan menerangkan.


mereka pun tidak keberatan dan menyetujui hal itu.


tak terasa matahari sudah muncul dari ufuk timur,cahaya matahari masuk ke dalam kamar peony.


Lola pun terbangun dan melihat peony belum sadar kan diri,ia pergi menuju dapur dan berniat akan memasak makanan yang ada.


"tante udah masak? "tanya Lola pada ibu jovan (Sinta).


"sudah.. ayo sarapan "ajak ibu jovan.


"maaf ya tante.. tadi Lola bangunya ke siangan jadi gak bisa bantu tante nyiapin sarapan" ucap Lola yang merasa bersalah.


"tidak apa-apa Lola.. tante gk masalah kok"


ucap sandra kepada Lola.


mereka bertiga pun makan sarapan bersama di rumah peony walau pun peony belum sadarkan diri. setelah sarapan mereka bertiga menuju kamar peony.


setelah tiba di kamar peony mereka menunggu satu jam lebih dan akhir nya peony sadar kan diri.


"ony... '


sast peony tersadar dari pingannya peony kembali menangis dengan mata nya yang madih bengkak bekas kemarin menangis dan tidak sadar kan diri.


peony yang di bantu jovan duduk langsung meminum air yang di berikan oleh Jovan.


"ony jangan managis lagi .. sekarang makan dulu ya.. "bujuk Jovan.


"aku gak mau makan jov...."ucap peony dengan tangisan yang terisak isak.


"ony... ayo makan nanti kamu sakit lagi bagai mana? " Jovan terus membujuk peony.


"sedikit aja... plisss asal perut mu terisi,


mau ya.. nanti aku suapin deh... "ucap jovan.


"aku gak mau jov.. "jawab peony dengan keras kepala.


bagaimana aku membujuk peony.. aku sudah kehabisan akal untuk membujuk nya.


ucap jovan dalam hati.


"jov jangan mengumpat ku... "ucap peony yang bisa menebak pikiran jovan.


"aku tidak mengumpat mu"jawab bohong Jovan agar peony tidak marah kepadanya.


Jovan terus membujuk peony agar mau makan dan peony pun mengalah, usaha Jovan kini saat membujuk nya tidak sia sia


tak terasa waktu berlalu kini sudah sore hari. namun jovan, lola, dan sinta ibu jovan masih berada di rumah peony.


"tante, Jovan, Lola maaf ya sudah merepotkan kalian. ony sekarang udah baik baik aja kok... ony gak usah di temenin lagi."ucap peony kepada Jovan, tante Sinta, dan Lola.


" ony.. tante masih bisa jagain kamu kok.. "


jawab tante sandra,sedangkan jovan dan Lola hanya mengaguk pertanda mereka tidak keberatan menemani peony secara bergantian.


"tapi... tante, jovan Lola... aku sudah merepot kan kalian.. "peony berbicara dengan nada menyesal.


jangan lupa like,komen,vote,love .supaya author semangat bikin ceritanya...


bantu vote author ok.. nanti di vote balik deh..


sekian dari author...