
Aku pun menatap roh alfin, sinar yang terpancar di tubuhnya membuat hatiku tenang setiap melihatnya, hatiku semakin ragu untuk melepaskan alfin kelak, aku tak mampu mengganti dia dengan orang lain di hatiku.. Tapi.. Jalan dan waktu berkata berbeda… Aku perlahan akan berusaha dan harus memaksa diriku melupakan alfin… Seperti katanya, ia hanya menyisakan waktu 2 hari lagi untuk bersamaku.. Waktu yang terasa sebentar banget, harus melepaskan orang yang benar benar aku cintai, dan menggantikan posisinya di hati ini, aku pandang lagi wajah alfin semakin dalam, ternyata.. Ternyata alfin memang benar-benar mirip dengan cowok tadi yang barusan ku tampar… Semakin dalam aku melihat alfin, semakin terasa aku melihat cowok rese itu… Entah apa yang akan terjadi selanjutnya… Aku takut untuk kehilangan roh alfin…
Di perjalanan pulang.. Aku dan roh alfin duduk di sebuah danau yang rindang, ada kupu-kupu, ada burung pipit, kura-kura dan perahu, tempat dimana aku dan alfin dulu menerima hati satu sama lain, tiba-tiba alfin berbicara..
“jika suatu saat nanti aku akan menghilang dari hidupmu, jangan cari aku, karena aku akan tenang, tenang rin” Kata roh alfin…
“kamu kenapa bilang gitu fin? Aku gak kepengen kamu pergi fin, aku masih sayang kamu” air mataku menetes..
“kamu gak bisa rin paksain kehendakmu, kamu dan aku itu telah berbeda, kamu manusia, dan aku hanya seorang hantu, yang kelak akan menghilang, aku ingin kamu bahagia rin dengan orang yang benar benar tepat buat kamu…” ujar alfin..
Air mataku semakin kuat mengalir, rasa dihatiku semakin tak mampu di bohongi..
“tapi fin… Aku gak bisa fin, aku sayang kamu fin, tolong fin jangan tinggalin aku lagi” air mataku semakin kuat mengalir…
“:’) akan adan orang yang akan membuatmu tersenyum rin, sama seperti aku membahagiakanmu… Kamu lebih berhak dengan manusia rin, ketimbang aku yang hanya seorang hantu, yang tak mampu membuatmu utuh rin” ujar roh alfin.
“aku gak butuh kamu yang utuh fin, aku cuma pengen kamu fin, aku cuma pengen kamu, aku sayang kamu fin, tolong fin jangan pergi lagi, 2 tahun aku nunggu kamu hilang, ketika bertemu kamu buat aku meneteskan air mata, kimi kamu ingin aku buat hal yang sama, kamu jahat fin” aku pun berlari untuk mengintari hatiku akan semakin sakit, sebab jika aku harus mengiklaskan kepergian alfin kembali.. Entah apa yang akan terjadi nanti
“rin…” roh alfin mampu memegang tanganku..
“iya, ini artinya waktuku di samping tak akan lama rin, (alfin memegang kedua tanganku) inget kata kata aku rin, aku sayang kamu.. Aku ingin kamu dapetin pengganti aku yang jauh lebih baik dari aku, yang asli manusia rin, bukan roh hantu… Kelak kamu akan mengerti rin, aku sayang sama kamu, sebab ini aku lakuin, agar kamu mampu menjadi perempuan yang tidak di bilang gila, dan tidak mencari-cari aku lagi rin, darahku ada di tanganmu rin, kita telah menyatu, tapi.. Tapi aku harus pergi rin, sebab… Sebab aku hanya seorang roh halus yang tak punya waktu lama berada di sampingmu..” air mata roh alfinpun menetes… Semakin hilangnya bayangan alfin… “lihat rin, inilah rin yang aku maksud janjiku untukmu, saat penyesalanku tak mampu ku gantikan, darahku menjadi saksi, rin, kamu liat di ujung danau itu, dia lelaki itu rin, lelaki yang kamu tampar tadi… Dia adalah orang yang akan melindungimu ketika aku tiada dan pergi rin… Selamat tinggal rin… Lihatlah dia.. Lihatlah dia seperti kamu melihatku…” bayangan roh alfin pun menghilang… Genggaman tangan roh alfin yang erat itu semakin melemah… Air mataku terus mengalir… Seakan tak mampu melihat semua… Ternyata benar… Laki laki itu… Dia adalah orang yang akan membuatku tersenyum… Ku tatap dia dari jauh, dia memang mirip dengan alfin, bahkan mirip apabila ia tersenyum…
Laki-laki itu pun mengarah dan menuju ke arahku.
“hay :), rin, aku arfin, aku… Aku orang yang akan mengisi hari-harimu kembali rin roh alfin menitipkan ini untukmu”
Ku liat setangkai bunga dan surat yang berisi kata-kata, ternyata… Ternyata laki-laki ini adalah saudara kembar alfin, yang tak pernah alfin ceritakan padaku.. Ku tatap wajah arfin…Ia memang nampak mirip dengan alfin… “alfin? arfin?” kembaran identik.. Terima kasih tuhan… Engkau berikan aku orang yang mampu membuatku merasakan indahnya hidup ini…” gumamku…
“rin? Rin, kamu sudah tau kan sekarang? saat pertama kali kamu melihatku dan aku melihatmu itu, aku sudah merasakan kalau alfin ada di dekatmu, dan itu aku melihatnya rin, aku akan menggantikan alfin di posisi hatimu, aku… Aku sayang kamu rin…:’)
Nampak roh alfin di dekat pohon rindang yang sedang tersenyum melihat aku dan arfin, aku dan arfin pun tersenyum melihat roh alfin… Aku percaya, inilah janji alfin terhadapku… Terima kasih alfin… Setidaknya aku mampu memandangi arfin sama seperti aku mamandangimu… Makasih fin.. Makasiih kamu telah lakukan semua ini… ;’) selamat tinggal alfin… Selamat jalan, aku janji fin akan tersenyum.. Akan bahagia dan gak akan bersedih seperti kamu mampu membuatku bahagia…
Akhirnya… 11 agustus 2011 aku dan arfin resmi jadian tanggal ini juga tanggal dimana aku tepat jadian dengan alfin, dan tepat di danau ini juga aku dan alfin jadian, sama seperti aku dan arfin jadian arfin kembaran alfin. Hehee… hidupku terasa sempurna mungkin ini yang dinamakan saat penyesalan menjadi saksi, dan janji menjadi bukti” terima kasihhh alfin… Makasih allah
Selesai… :’)