
seorang wanita tengah duduk di antara barisan meja yang berjejer rapih. ia tengah berfikir apa yang akan terjadi jika orang tuanya tahu.
“Bian” panggil rashi
“elo kenapa bengong kek gitu sih. entar lo kesambet setan lo” ucap rashi menakut nakuti bian. rashi tahu jika sahabatnya ini sedang ada masalah. tapi entahlah rashi pun tidak tahu menahu soal itu.
“elo sedang ada masalah ya”tanya rashi. “cerita dong. siapa tahu saat elo cerita gue bisa bantu walaupun sedikit, tapi kalo gak cerita ya gak papa sih” ucap rashi sambil tersenyum lembut
“gue bingung. gue gak tahu harus cerita dari mana dulu” ucap bian dengan diselingi air mata yang menetes membasahi pipi mulusnya. ya pasalnya bian dan zayn bepacaran hanya diam diam tak ada yang tahu soal itu. hanya zayn,bian dan kedua sahabat zayn yang tahu soal itu. zayn meminta bian untuk merahasiakan dulu soal hubungan mereka dan jika bian meminta penjelasan soal itu zayn hanya menjawab jika sampai semua orang tahu bahwa kita memiliki hubungan seperti ini semua wanita yang menyukaiku akan melukaimu, aku tidak mau jika sampai kau terluka karena aku sangat mencintaimu bian . bian yang menyukai zayn sejak lama hanya menurut saja.
“bian. kok elo malah nangis sih”ucap rashi panik, ia lalu mengusap punggung bian
“gue gak papa kok”ucap bian. “istirahat yok,gue laper”lanjut bian sambil cengengesan
“yoookk” semangat rashi
mereka pun memutuskan untuk ke kantin. tapi baru saja berdiri kepala bian tiba tiba pusing semua terasa rabun dan perlahan semuanya menjadi gelap dan..
“BIAAANN” teriak rashi saat menyadari bahwa bian memegangi kepalanya dan langsung terjatuh ke lantai tak sadarkan diri
“bian bangun bian jangan buat gue khawatir”ucap rashi sambil menepuk pelan pipi bian
“gue harus cari pertolongan”ucap rashi lalu berlari keluar mencari pertolongan
...----------------...
Dan disinilah tempat dimana semerbak bau obat menyengat di hidung.
“bian. bangun dong”ucap rashi. rashi membawa bian ke uks dibantu siswa lain nya
“bian. gue takut lo kenapa napa”ucap rashi sambil menggenggam jemari bian
Ughh
rashi yang mendengar eluhan itu langsung melihat ke sumber suara. dan iya garis senyum terlihat dibibir rashi
“elo sudah sadar bian” ucap rashi langsung memeluk bian erat
“kok gue di uks sih ras”tanya bian
“lo tadi pingsan. gue disini nungguin lo mungkin satu jam lo gak sadarkan diri”ucap rashi
Tak lama pintu uks terbuka dengan menampilkan seorang wanita dengan balutan baju putih lengan panjang.
“bagaimana kondisimu bian. apa yang sedang kau rasakan saat ini” tanya wanita itu
“saya merasa akhir akhir ini pola makan saya bertambah, saya juga sering merasa kelelahan,perut mual dan kadang juga perut saya terasa kram dok”ucap bian kepada dokter wanita itu
“apa bian sudah datang tamu bulanan”tanya dokter sedangkan bian menggeleng cepat
“memangnya sahabat saya ini sakit apa ya dok”tanya rashi dengan wajah yang sangat khawatir. bukannya menjawab pertanyaan rashi dokter itu kembali bertanya kepada bian
“apa kamu sudah mengenal pacaran”tanya dokter itu kepada bian. bian yang mendengar itu hanya diam dadanya naik turun, ia takut apa yang dipikirannya itu memang terjadi.
“pacaran” beo rashi. lalu ia menatap dalam manik bian yang menatap lurus kedepan
“dokter. maksudnya apa ya”ucap rashi yang benar benar tidak tahu sama sekali
“begini dek. dari hasil pemeriksaan ini di nyatakan bahwa bian sedang mengandung”ucap dokter. sedangkan rashi ia masih diam. “bian sedang hamil dan usia kehamilanya sudah memasuki 3 minggu ”lanjut dokter
DUAAARR
bagai disambar petir disiang bolong. bian yang mendengar itu rasanya tidak percaya, nafasnya seakan tercekat untuk beberapa detik. air mata luruh begitu saja membasahi pipinya, bibirnya bergetar. apa yang ia takutnya nyatanya sudah terjadi. bagaimana dia akan bilang terhadap orang tuanya, pasti mereka akan sangat marah terhadapnya. dan bagaimana dengan zayn apa dia akan bertanggung jawab dan menerima anak ini. itu yang sedang berkecambuk di pikiran bian.
sedangkan rashi yang mendengar itu masih tak percaya. bian yang ia lihat polos dan tak pernah mengenal pacaran kenapa bisa hamil.
“pasti ini salah dok. coba periksa dia lagi”seru rashi yang tak terima jika bian dinyatakan hamil
“saya sudah memeriksanya sudah empat kali tidak mungkin salah” ucap dokter. “tapi saya bukanlah dokter kandungan, saya meminta setelah pulang periksalah ke dokter kandungan siapa tahu saya memang salah dalam memeriksa”ucap dokter itu lalu ia pergi begitu saja tanpa pamit
“bian. katakan jika ini tidak benar”tanya rashi sambil mengoyang goyang badan bian. tapi reaksi bian hanya diam saja
“apa yang dokter itu katakan semuanya benar bian bahwa kau sedang hamil saat ini” teriak rashi seperti kesetanan dan hal itu membuat bian semakin menangis
“siapa ayah dari anak yang diperutmu”tanya rashi dengan mata menahan marah. sedangkan bian ia menggelengkan kepalanya pelan
“aku tanya sekali lagi bian. siapa ayah dari anak ini”tanya rashi. “KATAKAN BIAN”teriak rashi
“Zayn”ucap bian. “zayn”ulang rashi
“Zayn aksa narendra. kakak kelas kita”ucap bian dengan bibir bergetar
rashi yang mendengar itu terkejut. bagaimana bisa seorang zayn bisa menghamili bian. mereka berdua sangat lah berbeda jika diukur dari segi kekayaan, zayn sangat suka dengan wanita yang memiliki kekayaan yang begitu banyak seperti dirinya.
“ini tidak mungkin. bagaimana bisa dia menghamilimu”ucap rashi dengan lirihnya
“aku berpacaran dengannya selama dua bulan ini”ucap bian dengan sesekali ia meremas sprai brankar. untuk sekian kalinya rashi dibuat terkejut dengan pengakuan bian.
“kau berpacaran dengan zayn. kenapa aku tidak tahu”ucap rashi
Lalu bian menceritakan semuanya dari awal saat zayn mengutarakan cintanya ditaman sekolah sepulang sekolah dan disana hanya ada mereka berdua, hingga bian mendengarkan pembicaraan mereka bertiga ditaman.
rashi yang mendengarkan itu mengepalkan tangan nya.
“jika memang saat ini aku sedang hamil tolong jangan beritahu zayn“
“baiklah. setelah kita pulang sekolah kita akan memeriksamu ke dokter kandungan”