
Sesaat pencurian batu bersinar berhasil didapatkan.
Posisi Hyun Soyeon berhasil diketahui oleh salah satu lizardman yang sedang bertugas berpatroli di tempat tersebut.
Lizardman itu membunyikan suatu benda mirip seperti alarm di bumi, tanpa menunggu mereka datang secara gerombolan dengan peralatan senjata di tangannya.
Sang pemimpin desa lizardman menatap Hyun Soyeon dengan penuh keangkuhan.
Entah bahasa apa yang mereka ucap, beberapa lizardman datang menghampiri Hyun Soyeon.
Merasa situasi ini tidak begitu baik, ia berlari menjauh dari sekawanan lizardman menggunakan skill shadow stap miliknya.
Awalnya rencana pelarian berhasil begitu lancarnya, tetapi pemimpin itu dengan sigap menghadang pergerakan Hyun Soyeon.
Bayangan yang digunakan olehnya, tiba-tiba terhalangi oleh beberapa api yang menyebar lewat obor tersebut.
"Siapa kau ini? kenapa kau mencuri persembahan penting dariku?" ucap pemimpin lizardman yang menggunakan bahasa mereka.
Hyun Soyeon tidak paham apa yang mereka bicarakan, ia hanya mengangguk dan menggelengkan kepala secara acak tanpa memahami situasinya.
pemimpin lizardman marah, lantaran ucapannya hanya sebagai lelucon belaka, dia menghunuskan pedang miliknya ke kepala Hyun Soyeon.
Sorakan demi sorakan dari semua lizardman yang berdiri dihadapan Hyun Soyeon.
Mereka menghentakkan tombak miliknya ke atas tanah berulang kali dengan kuat.
Kemungkinan besar pemimpin desa lizardman menantang Hyun Soyeon untuk melakukan duel satu lawan satu di tempatnya.
Ding...!
[Quest harian telah diberikan]
Sebagai kesatria yang memiliki moral, sang pemimpin lizardman menantang anda dalam duel hidup dan mati. Kalahkan pemimpin lizardman saat duel berlangsung.
Hadiah: Membuka fitur Gacha, tiket gratis Gacha 1x.
Gagal: Mati di tangan pemimpin lizardman.
"Kebetulan ada sebuah quest tepat pada waktunya!" ucap Hyun Soyeon yang sedang kegirangan.
"Apakah dia menjadi gila sekarang?" ucap salah satu Lizardman dalam bahasa mereka.
Hyun Soyeon dengan suara lantang menerima tantangannya.
Insting Lizardman mengatakan bahwa orang tersebut menerima permintaan miliknya, ia memanggil salah satu anggotanya untuk segera memberikan pedang lamanya ke Hyun Soyeon.
Setelah selesai, para Lizardman memberikan ruang bebas untuk mereka berdua yang hendak melakukan duel.
Sebuah lingkaran terbentuk dari kumpulan Lizardman yang berdiri di sepanjang jalan.
Salah satu Lizardman bersuara keras, yang menandakan bahwa duel telah dimulai.
Sang pemimpin lizardman memberikan serangan pertamanya terlebih dahulu.
Hyun Soyeon sedikit menyadari pergerakan yang begitu tiba-tiba, membuat ia terpukul mundur.
Tangan Hyun Soyeon bergetar kencang saat benturan laut terjadi pada serangan pertama milik pemimpin Lizardman.
Sorakan semakin meriah dari sekawanan Lizardman.
Hyun Soyeon yang tidak mau kalah, ia berlari menggunakan skill sprint, kemudian disusul dengan shadow stap miliknya untuk segera sampai di bagian belakang punggung lawan.
Ia menghunuskan pedangnya dengan kuat, tetapi Lizardman itu menyadari apa yang sedang dilakukan oleh Hyun Soyeon.
Lizardman itu tertawa, dan memberikan Hyun Soyeon kesempatan untuk menyerangnya kembali.
Hyun Soyeon tahu bahwa ia memiliki kekurangan pada dirinya sendiri.
Saat ini ia sedang membutuhkan sebuah skill tipe serangan, tetapi poin yang dimilikinya saat ini tidak cukup untuk membeli buku skill tersebut.
Beruntung batu bersinar yang didapatkan olehnya bisa ia tukarkan menjadi poin, kemudian membeli buku keahlian yang diinginkan.
Selama masa pertarungan berlangsung, Hyun Soyeon menghindar sedikit demi sedikit sembari memilih buku keahlian yang ia cukup untuk bisa mengalahkannya.
Ia hanya memiliki 100 poin yang dapat digunakan untuk membeli buku keahlian tingkat B.
[Anda berhasil membeli buku keahlian: Combat art dagger (Dasar) tingkat B]
Setelah berhasil membelinya, semua ilmu dari buku keahlian meresap ke dalam pikiran Hyun Soyeon saat ini.
Tidak membutuhkan waktu lama hingga ia menguasai semua materi dan pengalaman yang ada di dalamnya.
Situasi tampak begitu tenang, pemimpin Lizardman terdiam tanpa melakukan serangan kejutan padanya.
Dirinya menghargai kode etik pejuang yang tidak memenangkan pertempuran lewat cara licik.
Hyun Soyeon mengucapkan terima kasih padanya, berkat bantuan yang diberikan, ia berhasil memiliki waktu untuk memahami ilmu dari buku keahlian tersebut.
Tepat saat ujung pedang menghunuskan nya di bagian ulu hati Hyun Soyeon, ia meng-counter balik menggunakan dagger miliknya.
Kemudian menyerang kembali setelah pedang besar miliknya terhempas cukup kuat.
Hyun Soyeon menggenggam pergelangan tangan kanan dengan tangan kirinya, tepat saat dagger mendekat pada bagian tubuh lawan.
Tangan yang ditekan oleh tangan kirinya, digunakan sebagai penahan saat ingin melakukan tusukan menggunakan dagger miliknya.
Akibat dari pedang besar miliknya yang terhempas, membuat kesulitan melakukan manuver menghindar.
Tusukan yang diberikan berhasil mengenai bagian dada samping Lizardman hingga dirinya mengalami rasa sakit di bagian pernafasannya.
"Apakah pertarungan ini selesai?" tanya Hyun Soyeon pada dirinya sendiri.
"Pejuang yang hebat, kau orang kedua yang berhasil melukaiku hingga dalam kondisi begini!" ucap Lizardman yang terkagum pada kehebatan Hyun Soyeon.
Pertarungan kembali dilanjutkan setelah luka yang dialami olehnya, ditutup dengan seutas kain hewan pada bagian tersebut.
Kali ini dirinya tidak menggunakan pedang besarnya, dia hanya mengandalkan otot dan tubuhnya untuk mengalahkan Hyun Soyeon saat ini.
Hyun Soyeon yang merasa tersentuh dengan tekad miliknya, ia juga mengikuti apa yang dilakukan olehnya.
Dagger miliknya ia simpan kembali ke dalam, kemudian melakukan pertarungan kosong dengan jarak yang begitu dekat.
Tetap memakai combat art dagger, tetapi sedikit ia rubah pada penggunaan dagger dalam menggunakannya.
Gerakan pertama dilakukan secara bersamaan, dengan kuat merasa beradu pukulan satu demi satu.
Pukulan di wajah, di perut, hingga beberapa bagian anggota tubuh lainnnya yang ikut terkena pukulan tersebut.
Luka terbanyak dimiliki oleh Lizardman sebanyak 13 pukulan di wajah, 3 pukulan di bagian perut, 1 pukulan di dada, dan 1 pukulan di bagian ******** miliknya.
Dibandingkan Hyun Soyeon yang menerima 7 pukulan bebas di beberapa bagian wajah termasuk mata, 4 di bagian dada, dan 2 di bagian perut.
Pemimpin Lizardman tersungkur menghantam tanah, mereka yang melihat memberikan hormat kepada pemimpinnya.
Sebuah pesan terhubung langsung di depan mata miliknya.
Ding....!
[Anda berhasil menyelesaikan quest tantangan Lizardman]
[Hadiah sedang diberikan, harap tunggu sebentar]
[Progres 1%]
"Sepertinya membutuhkan waktu sampai angka tersebut mencapai seratus persen." ucap Hyun Soyeon.
[Peringatan!!!]
[Segera tinggalkan dungeon dalam waktu 30 menit dari sekarang]
Tiba-tiba sebuah gate portal muncul di sebelah tubuh pemimpin Lizardman yang terkapar.
Sesaat Hyun Soyeon hendak meninggalkan tempat tersebut, ia melihat sebuah senjata miliknya yang tergeletak di sebelahnya.
Hyun Soyeon mengambil pedang besar itu untuk digunakan nanti di kemudian hari.
Mereka hanya melambai melihat kepergian Hyun Soyeon yang sedang menyeberang ke dalam gate portal.
Mereka bertepuk sorak sekaligus memilih calon pemimpin baru yang akan menggantikannya.
Karena terlalu lama, mereka memutuskannya melalui cara mufakat bersama melalui pemungutan suara.
Bersambung....