
Cho Jae dan Lee Tae Ming dari masing-masing guild yang selamat, berkumpul ke satu tempat.
Tingkatan Lich sudah berada di peringkat S, kemampuan yang dimilikinya mampu meratakan seluruh tempat dia berpijak.
Jung Dae yang berhasil mendapatkan item Soul Ring, bergegas menuju ke tempat Lich berada, dia berharap bisa menyelesaikan misi tepat pada waktunya.
Waktu terus berjalan.
Cho Jae hendak melancarkan serangan terkuatnya, ia dibantu dengan skill buff dari salah satu anggota guild lotus yang berada dibelakangnya.
Lich merentangkan tangan kanannya ke depan, dan ia mengeluarkan sihir dark chain untuk mengikat lawannya.
Dibalik bayangan, rantai berwarna hitam muncul dengan pergerakan cepatnya, mampu menahan pergerakan lawan hingga ketahanan rantai tersebut tidak bisa dihancurkan.
Beruntung Cho Jae yang memiliki holy power, tidak mampu mengekang tubuhnya, ia bisa bergerak bebas segera menyelamatkan anggota yang lain.
Lich yang penuh percaya diri dengan dark chain miliknya, mampu terpotong dengan begitu mudah oleh Cho Jae.
Setelah berhasil membebaskan seluruh temannya yang terperangkap oleh dark chain.
Jung Dae datang melompat ke atas langit tepat dihadapan Lich.
Jari tangan yang sudah terpasang soul ring, ia dekatkan ke wajah Lich yang sedang melihat kearahnya.
Seketika Lich terdiam melihat barang peninggalannya yang sudah dipakai oleh orang lain.
Tiba-tiba cahaya yang menyilaukan muncul dari balik soul ring, kemudian sesosok hantu wanita keluar, dan segera memeluk Lich yang sedang terdiam.
"Sayang, maafkan aku karena tidak bisa menunggu hadiah yang akan kamu berikan padaku!" ucap wanita itu dengan pelan mendekatkan ke telinga lich.
Senyuman wanita itu, membuat tangan Lich secara tidak sengaja menyentuh wajahnya.
Emosi Lich sedikit mereda, secara bersamaan wanita itu memeluknya dengan erat.
Mereka terdiam melihat sebuah adegan drama romantis tepat didepan matanya.
Cho Jae yang sudah siap melancarkan serangan terkuat miliknya, tetapi ia membatalkan serangan tersebut karena tidak mampu mengganggu momen penting.
Jung Dae justru berpikir sebaliknya, ia segera melancarkan serangan miliknya sekuat mungkin hingga Lich benar-benar dipastikan mati dalam satu gerakan penghabisan.
Dirinya menggunakan kemampuan flame sword untuk melapisi pedang miliknya dengan api, kemudian ditambahkan dengan kemampuan lain yaitu body enchange.
Tubuh sudah diperkuat dua kali lipat, kali ini ia benar-benar yakin bahwa tebasan miliknya mampu melumpuhkan Lich dalam satu serangan penuh.
Gerakan mulai digerakkan dari arah atas samping kanan, kemudian ia ayunkan menyilang dengan kekuatan penuh.
Lich menerima kerusakan yang begitu besar, dirinya sudah tak mampu mengeluarkan sedikit tenaga maupun sihir miliknya saat ini.
Lich serta hantu wanita itu perlahan tubuh mereka menghilang menjadi debu dari bawah sampai atas.
Jung Dae yang berhasil membunuhnya, ia saat ini sudah menghabiskan hampir seluruh kekuatan miliknya.
Tubuhnya secara bertahap turun bagaikan kertas mengikuti tiupan angin.
Ding...!
[Selamat anda berhasil membunuh Lich]
[Level Anda meningkat 2]
[Selamat anda berhasil menyelesaikan quest: Return of Lich]
[Anda mendapatkan skill: dark chain]
[Anda mendapatkan jubah penyihir hitam]
Jung Dae merasa senang dengan apa yang baru saja ia dapatkan saat ini.
Selang beberapa menit setelah Jung Dae menerima hadiah.
Seluruh Hunter yang berhasil selamat mendapatkan sebuah notifikasi didepan mata mereka.
Mereka diberikan waktu selama 30 menit untuk segera keluar dari dungeon tersebut, disusul dengan portal yang baru saja terbuka kembali.
Cho Jae serta Lee Tae Ming melangkahkan kakinya masuk ke dalam portal yang menuju keluar dungeon.
Guild black snake tidak ikut keluar bersama guild lain, mereka masih menunggu anggota-anggota guild miliknya yang masih belum terlihat saat ini.
Jumlah anggota saat ini yang terkumpul sebanyak 20 hunter, masih tersisa 10 hunter lagi yang belum menampakkan dirinya.
Waktu yang mereka habiskan sudah terlalu banyak untuk menunggu kedatangan anggota yang tersisa, mereka hanya tersisa 5 menit sebelum pintu portal kembali tertutup.
Satu demi satu anggota guild perlahan masuk ke dalam portal, dan meninggalkan ketua regunya, sedangkan keberadaan Jung Dae langsung menghilang tanpa jejak sedikitpun.
Tersisa ketua regu guild black snake saja yang berdiri dibelakang portal, berharap bahwa anggota yang tersisa segera menampakan dirinya.
Akan tetapi waktu yang tersisa tinggal 10 detik, ketua tersebut segera meninggalkan dungeon melalui portal.
Seluruh hunter berhasil keluar dengan selamat.
18 hunter selamat, 82 diantaranya mati dalam Raid dungeon.
Sudah satu Minggu sejak insiden Raid dungeon Lich.
Berita keberhasilan Raid mereka tersebar luar dikalangan masyarakat, sebuah acara sedang berlangsung didalam gedung konferensi pemerintahan.
Selaku Cho Jae dan Lee Tae Ming memberikan doa bagi mereka yang telah gugur dalam Raid sebelumnya.
Pemimpin dari guild black snake tidak datang dalam acara tersebut, membuat citra guild miliknya diperbincangkan sepanjang waktu.
Komentar positif dan negatif terus bermunculan usai konferensi itu selesai.
Mereka selalu mempertanyakan bagaimana anggota guild black snake bisa bertahan, sekaligus selamat dengan jumlah yang begitu banyak dibandingkan dengan kedua guild lainnya.
Sementara itu...
Pekerjaan berladang Hyun Soyeon masih berlanjut hingga lahan kebun miliknya semakin luas.
Selama beberapa hari berlalu, Hyun Soyeon perlahan menghabiskan semua uang miliknya untuk meningkatkan stat dan kemampuan lain yang dimiliki olehnya.
Terlebih ada beberapa batasan jumlah skill yang bisa dimiliki oleh Hyun Soyeon.
Menurut informasi yang beredar di Internet, semua skill hunter biasanya paling banyak berjumlah lima pada dirinya sendiri.
Hal tersebut membuat Hyun Soyeon memiliki keunggulan dalam jumlah skill yang bisa dipakai saat pertempuran berlangsung.
Hyun Soyeon juga memahami fitur baru didalam sistem miliknya, tak banyak yang bisa ia pelajari saat ini.
Nama: Hyun Soyeon
Class: -
Stat: Kekuatan: 24, Stamina: 13, Magic: 1
Skill: Sprint, shadow stap, lompatan ganda
Poin Shop: 0
Itu adalah stat Hyun Soyeon saat ini, ia sekarang sedang melakukan pengecekan bibit baru yang dibawakan oleh Koris sebelumnya.
Sesaat Hyun Soyeon hendak mengambil bibit tersebut, burung-burung berterbangan secara berkelompok entah kemana.
Tiba-tiba hembusan angin terhenti, dan gelombang suara yang tidak tahu dimana sumber itu berasal.
Suara yang begitu nyaring hingga telinga Hyun Soyeon terpaksa disumbat dengan kedua tangannya.
Suara itu terhenti, kini sebuah retakan dimensi dengan berukuran kecil muncul di atas ladang miliknya.
"Tidak mungkin, apa ini akan terulang kembali?" Hyun Soyeon merasa khawatir dengan ladang miliknya.
Koris datang menghampiri Hyun Soyeon, dia berkata bahwa ada semacam energi yang menyerupai sihir datang dibalik retakan dimensi tersebut.
Koris dalam kondisi siap siaga, sedangkan Hyun Soyeon tetap berada dibelakangnya.
Lima menit berlalu.
Tidak ada tanda-tanda makhluk hidup yang muncul dari retakan dimensi.
Satu jam kemudian.
Hyun Soyeon merasa bosan karena kondisi saat ini tidak pasti, sedangkan Koris pergi meninggalkan dirinya.
Bersambung...