the girl of my dreams

the girl of my dreams
PDKT yang pertama



Vandi heran... Padahal ia hanya ingin membelai Mala tapi Mala mengira Vandi menjail i nya.


Vandi mengikuti Mala dan menotok pintu kamarnya untuk meminta maaf, kalau tadi itu hanya salah faham, ia juga menjelaskan kejelasannya.


Keesokan harinya Pak Surya menunggu Vandi dan Mala di ruang makan untuk sarapan.


Setelah sarapan Mala dan Vandi berangkat sekolah bareng, kali ini ia nggak naik motor tapi naik mobilnya Mala.


Mala minta kali ini Vandi dan harus membuat Nana sesimpati mungkin, karena Mala juga yakin pelan-pelan Vandi juga cinta dengan Nana.


Sampai di sekolah Mala melihat Nana ditaman bersama Vika, Mala ikut bergabung dengan sahabat-sahabatnya.


Duduk bersama dan bercanda ria...


Tiba-tiba Vandi dan Rizal datang menemui mereka.


Vandi mengajak Nana jalan-jalan memutar i sekolah, sedangkan yang lain nggak boleh ikut, bahkan Rizal juga nggak boleh ikut mereka jalan-jalan.


Nana sempat terdiam dan menolak, karena ia nggak mau nyakitin hati Mala.


Namun, Mala memaksa dengan halus Nana untuk menemani Vandi jalan-jalan karena juga hari ini masih terlalu pagi.


Akhirnya Nana menemani Vandi jalan-jalan putar-putar sekolah, Nana tersenyum malu memandang sahabat-sahabatnya.


Vika merundukkan kepalanya dan memberi isyarat untuk cepat pergi keburu masuk.


Setelah Nana dan Vandi pergi ia menyusun rencana bersama Vika, Rizal dikacangin, lanjut ia pergi bersama teman lainnya.


Mala menelpon salah satu anak buah papanya untuk menyiapkan penataan tamannya se bagus mungkin, dan se romantis mungkin.


Sedangkan Vika menelfon Gurunya yaitu Pak Kevin untuk Nana Izin hari ini nggak masuk Kerja karena ada kepentingan keluarga.


Waktu bel masuk sudah berbunyi Mala dan Vika masuk kelas.


Guru kelasnya Vika sudah datang, dilihatnya Nana dan Vandi belum ada di tempat duduknya, Vika takut mereka bakal dihukum.


Satu jam pelajaran sudah selesai, Nana dan Vandi baru masuk kelas, untung saja guru yang mengajar belum datang.


Vika mendekat pada Nana


"Na... Kok kamu baru masuk emang nggak denger bel masuk apa...?"


"Nanti aku ceritain deh... Aku seneng banget hari ini...."


Waktunya istirahat


Mala datang dan ia memanggil Vandi beberapa kali, namun.... Vandi tidak menghiraukan Panggilan Mala, Vandi malah sibuk ngajain Nana ke kantin bareng.


Mereka berlima ke kantin bareng, lebih anehnya dan nembuat Nana heran, Vandi memegang tangan Nana sampai kantin.


Nana duduk sampingnya Vandi sedangkan Mala duduk depanya Vandi.


Sebenarnya Vandi tau kalau Mala kecewa, tapi ia harus mengikhlaskan semua, karena tak mungkin untuk bersama.


"Guys... Gimana kalau hari ini kalian makannya banyak.....lalu aku yang traktir" (ucap Mala senang)


"Cakep tu la..... Aku mau a..." (Sahut Vandi)


"Pilih aja semua juga boleh kok Van..." (Mala)


"Yang di tawarin Vandi aja nih.... Yang lain engga" (Vika)


"Semua kok...."(Mala)


Sambil Makan Mala mengajak Nana jalan-jalan setelah sekolah, sekalian antar dia pulang.


Nana menyetujui pulang bareng Mala dan Vandi, tapi ia ngasih syarat kalau Vika juga harus ikut serta, Mala menerima.


Bel Pulang....


Nana melihat Andhika berdiri di samping mobilnya menunggu Cerry pacanya.


Vandi yang supir mobilnya sementara saat Mala akan naik mobil dan duduk disamping Vandi, ia menarik Mala untuk turun dan mempersilahkan Nana duduk di depan.


Arah jalan mereka berbeda dengan arah jalan rumah Nana, spontan Nana hawatir dan mulai rasa curiga pada temanya, namun dia hanya diam dan menuruti alur jalannya.


Tak lam kemudian mereka sampai di mall, Mala menyuruh memilih baju kesukaan mereka semua dan menraktir, Rizal juga ada, ternyata ia dari tadi mengikuti jalannya mereka, Mala juga menyuruh Rizal pilih baju-baju yang ia inginkan.


Nana malu, tapi saat ia menoleh ke Vika sepertinya Vika membeli baju banyak, begitu pula Vandi.


Nana juga memilih baju yang bagi nya cantik dan mempesona.


Selasai dari Mall ia mengantarkan Nana dan Vika pulang ke rumah.


Mala dan Vandi pulang.... Dalam perjalanan mereka berbincang-bincang soal hari ini, Vandi mengatakan sepertinya Nana ada rasa besar pada Vandi.


Mala berharap acara setelah ini akan berjalan dengan lancar dan mulus tidak ada halangan apapun.