
Semua karyawan terdiam setelah Kevin mengatakan itu.
Kevin mengajak Nana pergi keruangan baru yang sudah disediakan buat sekretaris.
Nana sangat kaged kalau Bos Kevin memilih Nana sebagai sektretaris nya secara ia juga masih SMA dan karyawan lainnya udah lebih dewasa dari nya.
Setelah Nana diberikan ruangan baru tak lama kemudian Kevin masuk keruangan Nana untuk mengantarkan berkas yang harus di kerjakan Nana.
Sebelum Kevin pergi dari ruangan Nana menghentikan langkah Bosnya ia bertanya pada bosnya alasannya ia menerima Nana menjadi sekretaris.
namun Kevin hanya diam dan tersenyum lalu keluar ruangan.
Nana berfikir apa yang difikiran pak Kevin. Sampai ia teringat tentang kapan Hari pertama ia masuk Les Pendidikan Ganesha.
Pulang kerja Nana ke ruangan pak Kevin dahulu satu karyawan melihat Nana keruangan pak Kevin.
tujuan Nana pergi ke ruang pak Kevin ia hanya bertanya kapan masuk Les pendidikan Ganesha, Lalu pak Kevin telfon Andhika.
Dikatakan bahwa Nana les pendidikan pada hari Rabu dan Jum'at pukul 15.30.
Nana bingung caranya membagi waktu ia bertanya pada Kevin.
"Bos kalau jam segitu bukannya waktu jam kerja, nanti kalo aku tinggalin pasti aku akan kena potong gaji"
"Aku sudah tau Na.. jadi kamu setiap hari Rabu dan Jumat libur... free... belajarlah dengan baik"
Nana selesai berbicara dengan Kevin langsung pulang salah satu karyawan tadi masih curiga dengan Nana, ia mengikuti Nana hingga kerumahnya dan ia juga mengfoto rumah Nana.
Sebenarnya Nana tahu kalau ada yang ikutin dia namun Nana hanya diam dan seperti tak merasa ada orang yang mengikutinya.
Pagi itu hari Rabu Nana memasak mandi dan pamit kepada kakek dan neneknya untuk pergi ke sekolah.
Lagi-lagi ia melihat Andhika di depan gerbang sekolahnya tak disangka ia mengantarkan kakak kelasnya yang kemarin di jemput Andhika.
Dilihatnya dari kejauhan siapa cewek yang diantarkan ternyata Cerry anak kelas 12 yang jadi kebanggaan para cowok.
Tak lama Nana melihat Mala dengan Vandi juga berangkat bersama mengendarai motor ninjanya.
Nana membuang muka seakan tak tahu kalau mereka berdua lewat di sampingnya. Wajah mereka berdua berseri-seri senang....
Nana diam dan tersenyum bertanya "ada apa la.." Mala berpesan pada Nana kalau jaga Vandi di kelas kalau dia jahat atau jail suruh marahin aja.
Nana hanya diam dan menganggukkan kepala walau hatinya sakit karena bagi Nana sahabat lebih baik dari pada laki-laki.
Dikelas biasanya Nana bercanda dengan Vandi sehingga membuat keramaian, namun hari ini tidak mereka berdua hanya diam-diaman.
Vandi heran pada Nana biasannya Nana bertanya sesuatu atau bisa membuat mereka jadi ramai tapi hari ini tidak, sesekali Vandi jail pada Nana yaitu mencoret-coret buku pelajarannya.
Nana hanya tersenyum dan melarang Vandi melakukan hal itu lagi, sifat Nana sangat dingin pada Vandi, Vandi mematahkan pensil milik Nana bahkan hal itu dilihat oleh semua anak sekelas namun Nana hanya tersenyum dan berkata "jangan diulangi lagi".
Sekelas merasa bahwa Nana sangat dingin dan tidak seperti biasanya. Kemudian setelah guru selesai memberikan tugas Vika bertanya pada Nana.
"Kamu kenapa sakit..."
"engga Vik aku ngga papa hanya badmood aja"
"kamu cemburu"
Nana tersenyum dan berjalan mengumpulkan tugas dari gurunya.
Vika yakin bahwa Nana cemburu karena kemarin Mala dan Vandi jalan bareng.
Vika menguatkan hati Nana yang sedang dimakan api cemburu dengan lelucon-lelucon aneh yang Vika buat.
Nana pun tersenyum seperti biasa dan melupakan hal yang membuatnya sakit hati dan belajar meluapakan Vandi.
Waktu Istirahat.....
Mala bertemu dengan Vika dan Nana dengan senang ia melihat kelas Vika dan Nana dilihatnya Vandi sudah tidak ada.
"Cari Vandi ya La...udah ke kantin noh... ikut ngga kamu?" ucap Vika
"oh..iya Na... tadi Vandi jail ya sama kamu.."
"engga kok dia baik..." Nana menjawab dengan tersenyum lagi.
tunggu update nya