
Dunia Iblis merupakan dunia yang sangat berbeda dari dunia manusia. Disebutkan bahwa dunia ini pernah merupakan tempat yang indah dan damai, dengan makhluk-makhluk iblis yang hidup harmonis satu sama lain. Namun, seiring berjalannya waktu, dunia ini hancur karena perang saudara antar makhluk-makhluk iblis.
Setiap suku memiliki kekuatan sihir dan jurus andalan yang unik, dan mereka berlomba untuk menguasai dunia ini. Kekuatan dan ambisi mereka yang tidak terkendali membuat mereka saling bertempur dan membunuh satu sama lain. Akibat dari perang saudara ini, banyak kota dan bangunan hancur, dan dunia ini menjadi tempat yang sangat berbahaya.
Sekarang, hampir seluruh wilayah dunia ini dikuasai oleh makhluk-makhluk iblis yang kuat dan kejam. Kondisi ini membuat para pahlawan yang berusaha memasuki dunia ini harus berhati-hati dan siap menghadapi berbagai rintangan dan musuh. Namun, meskipun kondisi dunia ini sangat memprihatinkan, masih ada beberapa makhluk iblis yang berusaha menjaga damai dan memulihkan keadaan dunia ini seperti semula.
Raja Iblis menjarah kota-kota manusia karena ia membutuhkan sumber daya untuk memperkuat kekuatannya dan memperluas wilayahnya. Ia merasa kota-kota manusia memiliki sumber daya yang melimpah dan menarik untuk diambil.
Dengan menjarah kota-kota manusia, ia bisa memperkuat pasukan dan memperluas wilayah kekuasaannya. Ia juga merasa kota-kota manusia memiliki banyak kekayaan dan keindahan yang dapat diambil.
Namun, tindakan Raja Iblis ini tentu saja tidak diterima oleh pihak manusia. Mereka berjuang melawan dan mempertahankan kota mereka, tetapi dengan kekuatan yang lebih besar, Raja Iblis sering kali berhasil mengalahkan pasukan manusia dan menjarah kota-kota mereka.
Oleh karena itu, para pahlawan yang bersekolah di Akademi Pahlawan dipilih dan dilatih untuk melawan dan mengalahkan Raja Iblis dan pasukannya. Namun, banyak pahlawan yang gugur dalam perjuangan mereka.
Raja Iblis memiliki sejarah yang sangat mengerikan. Ia pernah menjarah banyak kota manusia dan memperbudak rakyat yang ada di dalamnya. Namun, beberapa tahun yang lalu, seorang pahlawan legendaris bernama Leon bertemu dengan Raja Iblis dalam sebuah peperangan yang sangat sengit. Leon adalah kakak dari Miya dan dikenal sebagai pahlawan terkuat pada saat itu.
Ketika mereka bertemu, Leon berhasil melukai Raja Iblis dan membuatnya sekarat. Namun, sayangnya Leon bergabung ke sisi iblis dan membantu Raja Iblis untuk memperkuat kekuatannya. Kejadian ini sangat mengejutkan bagi rakyat manusia, karena mereka tidak mengira bahwa seorang pahlawan legendaris bisa bergabung dengan sisi iblis.
Berbagai rumor mengenai alasan Leon bergabung dengan sisi iblis beredar. Ada yang mengatakan bahwa Leon memiliki rencana jahat dan ingin menguasai dunia iblis dan ada juga yang mengatakan bahwa Leon bergabung dengan sisi iblis karena ia dipaksa oleh Raja Iblis. Namun, faktanya tetap saja, Leon bergabung dengan sisi iblis dan memperkuat kekuatan Raja Iblis.
Miya berlatih setiap hari, berusaha meningkatkan kekuatannya dan mempelajari jurus-jurus baru. Ia sangat tekad untuk menyelamatkan kakaknya, pahlawan legendaris yang bernama Leon dan bergabung ke sisi iblis.
Suatu hari, ia berbicara dengan gurunya tentang rumor itu.
Guru mengangguk. "Benar, itu adalah rumor yang beredar di kalangan pahlawan. Namun, kita tidak tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi. Yang pasti, kakakmu memang bergabung ke sisi iblis dan sekarang menjadi salah satu anak buah Raja Iblis."
Miya mengerutkan kening. "Apa yang membuat kakakku melakukan hal itu? Apa yang membuatnya berpaling dari sisi manusia?"
Guru menghela napas. "Itu adalah pertanyaan yang sulit dijawab. Mungkin kakakmu memiliki alasan yang kuat untuk bergabung ke sisi iblis. Namun, jangan biarkan hal itu mempengaruhi niatmu untuk menyelamatkannya. Kakakmu masih ada dalam dirimu dan kamu harus berusaha membangkitkannya."
Miya mengangguk, memegang teguh tekadnya untuk menyelamatkan kakaknya. Ia tahu bahwa perjuangannya tidak akan mudah, tapi ia siap untuk melakukan apa saja demi kebahagiaan kakaknya.
Miya telah berlatih selama berbulan-bulan untuk menjadi pahlawan yang kuat. Dia mengabdikan hidupnya untuk melawan kejahatan dan membela keadilan. Setelah bertahun-tahun berlatih, Miya menjadi pahlawan yang terkenal dan dicintai oleh masyarakat.
Suatu hari, dia menerima surat dari kepala akademi pahlawan. Dalam surat tersebut tertulis bahwa Miya harus pergi dan membunuh Raja Iblis, musuh terbesar umat manusia. Miya membaca surat itu dengan perasaan campur aduk. Dia sangat bersemangat untuk membunuh Raja Iblis, namun dia juga sangat takut akan tugas yang akan dia hadapi.
Tetapi, Miya tahu bahwa dia harus melakukannya. Dia harus melindungi umat manusia dan membasmi kejahatan dari dunia. Miya mempersiapkan dirinya dengan baik dan berangkat menuju dunia iblis.
"Ini adalah tugas terbesarku," kata Miya dalam hatinya. "Aku harus berjuang sekuat tenaga dan membunuh Raja Iblis, meskipun aku harus mati demi membela keadilan."
Miya berjalan dengan tekad yang kuat dan berjuang melawan setiap monster yang ada di jalanannya. Dia tidak gentar dan memperlihatkan keberanian yang luar biasa. Setelah beberapa hari berjalan, dia akhirnya sampai di istana Raja Iblis.
Dia berdiri di depan pintu istana dan mengambil nafas dalam-dalam. "Ini saatnya," katanya dengan tegas. Miya membuka pintu istana dan masuk ke dalam. Dia berhadapan dengan Raja Iblis dan memulai pertarungan terbesarnya dalam hidupnya.