The DEMON KING'S Love

The DEMON KING'S Love
Chapter 11 : Aku Ingin Tinggal Di sini



#Negosiasi Damai


Padang luas yang sedang terjadi peperangan antara iblis dan manusia. Matahari bersinar terik dan memancarkan sinar ke segala penjuru. Angin bertiup kencang dan membawa aroma darah dan debu perang.


Leon, seorang pahlawan yang berkharisma dan memiliki kemampuan luar biasa, berdiri di depan pasukan manusia. Beberapa prajurit memegang senjatanya dan siap untuk melawan Leon. Mereka memandang Leon kebencian dan menganggap dia sebagai penghianat karena bergabung dengan pihak iblis.


Leon tidak terpengaruh oleh tatapan dan ucapan prajurit manusia, dia berkata dengan tegas, "Aku hanya memilih berdiri di sisi keadilan."


Prajurit manusia bersiap untuk melawan Leon, namun Leon tidak tinggal diam. Dia memegang pedangnya dan memulai pertarungan. Beberapa prajurit memasang pertahanan, namun Leon bergerak dengan lincah dan memotong setiap serangan yang mereka lakukan.


Leon bergerak dengan cepat dan dengan mudah memukul para prajurit satu per satu. Prajurit lainnya berusaha membantu rekan mereka, namun Leon terus menunjukkan kemampuannya dan melawan dengan semangat.


Tiba-tiba, Raja Iblis datang begitu juga dengan Jendral Perang dari pihak manusia saling berhadapan di medan perang. Mereka berdiri tegak dan saling memandang dengan tatapan kuat. Leon mengambil posisi di samping Raja Iblis dan memegang pedangnya, siap untuk membela Raja Iblis jika terjadi pertarungan.


Ketegangan memenuhi udara seperti seperti akan terjadi badai yang amat dasyat. Kedua belah pihak saling berbicara dengan suara keras, namun tidak ada tindakan yang diambil.


"Manusia! kenapa kamu menyerang dunia Iblis?!" ucap Raja Iblis dengan keras "apa kamu ingin memprovokasi diriku untuk menyerang dunia kalian secara besar besaran?" tanya Raja Iblis marah


"Jangan pura - pura tidak tahu Raja Iblis!!, kamu pasti tahu alasan kami menyerang dunia iblis!!, ini adalah satu satunya cara untuk tetap menjaga keamanan dunia kami!!" ucap Jendral Manusia "jika kamu menyerahkan Miya pada kami maka denagan senang hati kami akan pergi" sambung Jendral


"Miya?" ucap Raja Iblis "dia dikirimkan ke kastelku beberapa waktu lalu dan bergabung denganku dan kalian ingin dia kembali?" ujar Raja Iblis "ha ha ha sunguh lucu sekali!!, jika memang Miya adalah alasan kalian menyerang adalah Miya kenapa kalian tidak melakukannya untuk Pahlawan Lengendaris Leon" kata Raja Iblis


"Jika kamu pura pura lupa akan alasan kami ingin mendapatkan Miya, baiklah akan ku buat kamu mengingatnya setelah menghancurkan dunia iblis!!" ucap Jendral Iblis dengan keras


Pembicaraan itu berakhir dan tidak mendapatkan perubahan apapun mengenai perang, setelah menahan serangan dari beberapa ribu pasukan manusia akhirnya ketika matahari mulai terbenam pertempuran itu berakhir dengan memakan banyak sekali korban dari pihak manusia dan iblis.


#Pertemuan Lara dan Miya


Lara berjalan perlahan ke arah Miya dan duduk di samping tempat tidur. Ia melihat Miya dan merasakan simpati pada gadis itu. Tanpa ragu, Lara memegang tangan Miya dan berbicara, "Kakak, bagaimana kabarmu? Apa kau baik-baik saja?"


Miya membuka matanya dan tersentak melihat Lara disampingnya. "L-Lara? Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Miya terkejut


"Aku datang untuk menyelamatkanmu, ayo kita pulang kerumah" jawab Lara


"Tidak Lara aku akan tetap di sini sebelum tahu alasan kakak Leon bergabung dengan Iblis. Tapi, bagaimana kau bisa sampai ke sini?" tanya Miya.


"Aku menyusup melalui jendela," jawab Lara sambil tersenyum. "Kakak apa kamu juga akan tetap di sini sama seperti kakak Leon??, kenapa kakak kamu meninggalkanku?" tanya Lara dengan wajah sedih


Miya menunduk, terlihat sangat sedih. "Aku tidak tahu harus berbuat apa. Tapi yang pasti ada sebuah misteri pada perang antara iblis dan manusia yang kita tidak ketahu Lara, aku harus menyeledikinya di sini" ucap Miya tegas sambil memengang kedua tangan Lara dan menatap matanya


"Tapi kakak ini adalah kesempatan yang bagus untuk kita pergi dari sini, penjagaan kastel sedang longgar karena banyak iblis yang dikirim ke medan perang di daerah portal. Aku juga melihat Raja Iblis sedang berada di sana" kata Lara membujuk Miya untuk kabur


"Tidak adikku, jika aku pergi sekarang hal itu akan membuat Raja Iblis marah, dan aku tidak bisa kembali ke dunia manusia karena manusia telah menggangap aku sudah sebagai penghianat" kata Miya memengang wajah Lara dan mengelus kepalanya. "Kamu tidak seharusnya berada di sini, cepatlah pergi sebelum Raja Iblis kembali, ingatlah bahwa aku dan kakak Leon tidak akan meninggalkanmu sendirian walau kami berada di pihak iblis"


"Hiks hiks, kenapa kamu tidak ingin membuat Raja Iblis marah, dia adalah makhluk yang kejam dan sumber kejahatan di dunia kita kak!" kata Lara tegas


"Ya itu mungkin saja, tapi entah kenapa aku mulai mempercayainya bahwa pada dasarnya dia hanyalah seorang pria biasa" ucap Miya. "Mungkin kamu tidak akan percaya, dia telah melindungi kakak dari pahlawan yang dikirim pihak manusia beberapa waktu lalu. Dia melindungi kakak hingga membuat dirinya terluka parah"


"Tidak mungkin!!" ucap Lara, tiba - tiba Lara terdiam karena ia juga pernah merasakan hal yang sama ketika ada seorang iblis yang berusaha melindungi manusia.


Miya dan Lara berpelukan untuk perpisahan dan pada akhirnya Lara pergi lagi ke dunia Raja Iblis dan memulai perjalanannya untuk mencari lebih lanjut tentang manusia dan iblis. Lara berniat untuk mencari iblis yang pernah melindungi manusia yang pernah ia temui.