
Raja Iblis menutup
matanya dan bersiap mencium pahlawan yang sedang tidak sadarkan diri dalam
pangkuannya di kursi tahtanya, tiba-tiba Pahlawan itu berteriak karena dia
takut akan kesuciannya akan diambil oleh Raja Iblis(setan) yang sangat
mengerikan. Teriakan itu membuatnya terkejut dan memengang erat pinggul dan
badan pahlawan wanita itu yang membuatnya tidak dapat bergerak dari pangkuan
Raja Iblis.
“Diamlah, kamu sudah
berada di tanganku, kamu tidak bisa lari kemana mana lagi” kata Raja Iblis
berbisik ke telinganya
Beberapa saat yang lalu
sebelum kejadian tersebut....
#Raja Iblis Vs Pahlawan
Raja Iblis duduk di
singgasana besarnya, memandangi lanskap kastilnya yang membentang luas.
Tiba-tiba, dia melihat seorang perempuan dengan pakaian pahlawan memasuki
kastilnya. Raja Iblis terkejut karena perempuan itu sangat cantik.
"Siapa kau?"
tanya Raja Iblis dengan suara yang sangat mengerikan.
Perempuan itu menatap
Raja Iblis dengan penuh tekad. "Aku adalah orang yang akan membinasakanmu
dan membebaskan dunia dari kekejammu"
Raja Iblis tertawa keras.
"Sudah banyak pahlawan yang datang mencoba untuk membunuhku, tapi semuanya
kalah. Kau tidak akan berbeda."
Perempuan itu tidak
terpengaruh oleh tawanya. "Jangan meremehkanku dasar monster" tatapan
pahlawan itu dengan penuh keyakinan.
Raja Iblis terkesan
dengan tekad perempuan itu. "Ini kedua kalinya ada pahlawan yang tidak
terpangaruh akan aura negatifku, aku terkesan."
Aku tidak tahu apa maksud
dari Raja Iblis itu, tapi aku tahu bahwa dia sepertinya sedang mencoba untuk
mempengaruhiku dengan kata-katanya. Dia benar benar terlihat sangat mengerikan,
tapi aku tidak akan gentar, aku sudah lama menunggu momen ini, aku adalah
seorang pahlawan yang harus menyelamatkan dunia!!
#Mata Kehancuran
Raja Iblis menatap
perempuan itu dengan tatapan tajam. "Hari ini aku sedang tidak mood, kau
sudah kalah" Kata Raja Iblis, matanya menjadi merah darah dan memberikan
efek sihir pada objek yang ditatap langsung olehnya.
“Apa?!” ucapku terkejut
karena sekelilingku berubah menjadi sangat gelap, tiba tiba saja aku melihat
sebuah monster bersayap berwarna merah berada di depanku, dia menatapku dalam
dalam. Kedua tangannya bersiap untuk meremukkan tubuhku, monster itu dangat
menyeramkan, aku bahkan tidak berani menatapnya terlalu lama, tapi aku yakin
sekali ini adalah sebuah efek sihir, aku akan tetap teguh pada keyakinanku!.
Setelah beberapa saat, pandanganku
menjadi gelap lagi dan sekarang terlihat segerombolan monster menyerangku dari
berbagai arah, mereka mengepungku. Aku beberapa kali bertarung dengan mereka
hingga aku terpojok, tapi walau begitu aku akan terus berjuang demi kakakku! dan
dunia!
Perempuan itu memegang
pedangnya dengan tegas. "Raja Iblis, aku tidak tahu apa yang kau lakukan, tapi
tekadku sudah bulat, aku akan menyelamatkan kakakku dan dunia"
Setelah melewati ilusi
pikiran dari mata Raja Iblis pada akhirnya pahlawan itu dapat tersadarkan oleh
tekadnya yang begitu teguh untuk terus berjuang dalam kondisi apapun. Pahlawan
perempuan itu membuka matanya dan melihat bibir Raja Iblis sedang menuju ke
arahnya.
Pemuas Nafsu
Raja Iblis yang menutup
matanya tidak tahu bahwa pahlawan wanita itu bisa terlepas dari sihir ilusinya.
Pahlawan itu berteriak karena dia takut akan kesuciannya akan diambil oleh Raja
Iblis(setan) yang sangat mengerikan. Teriakan itu membuatnya terkejut dan
memengang erat pinggul dan badan pahlawan wanita itu yang membuatnya tidak
dapat bergerak dari pangkuan Raja Iblis.
“Diamlah, kamu sudah
berada di tanganku, kamu tidak bisa lari kemana mana lagi” kata Raja Iblis
berbisik ke telinganya
Sebenarnya Raja Iblis benar
benar terkejut karena mata kehancurannya dapat dilepaskan dengan begitu cepat, tapi
walau sudah lepas dari pengaruh mata itu, dia sudah mendapatkan pahlawan itu.
“Jangan lakukan itu”
kataku gemetaran, aku benar ketakutan hingga mengeluarkan air mata. Tapi dia
tidak peduli dengan ucapanku, dan menciumku. Tangannya memengang bagian sensitifku
hingga membuatku bergairah.
“Hentikan” kata Pahlawan
itu dengan suara mendesah
Raja Iblis mencium
Pahlawan tidak peduli walau air matanya mengalir dipipinya. Selagi tangannya
meraba – raba, terlihat bahwa pahlawan wanita itu memengang bagian sensitifnya.
“Siapapun tolong aku” kata
Pahlawan wanita itu dalam hatinya, “apa ini adalah akhir dari hidupku?” tanya Pahlawan
“Ha ha ha, kehilangan
kesucianmu bukan berarti kamu tidak bisa hidup” ucap Raja Iblis
Karena kata-kata Raja Iblis
membuat tekad Pahlawan menjadi kuat karena dia ingat tujuannya datang adalah
untuk membunuh Raja Iblis yang kejam ini dan menyelamatkan kakaknya dari cengkramannya.
Aku akan terus berusaha untuk membunuh Raja Iblis hingga tetes darah penghabisan!!
#Berkah Pahlawan
Karena tekad Pahlawan itu
membuat berkah pahlawannya menguat dan memblokir semua sihir elemen gelap dari
Raja Iblis, tubuh wanita itu bercahaya terang hingga membuat matanya tidak
dapat melihat apa apa. Pahlawan itu langsung melepaskan diri dari pangkuan Raja
Iblis dan mengambil pedangnya dan berhadapan dengan Raja Iblis bersiap untuk
bertarung.
Raja Iblis tertawa keras
lagi. "Kau memang sangat menarik. Ini sudah kedua kalinya aku melihat
berkah pahlawan."
Raja Iblis dan perempuan
pahlawan saling melihat. Mereka berdua bersiap untuk bertarung. Raja Iblis,
Azazel, menghadapi sang Pahlawan yang berdiri di hadapannya. Keduanya saling
menatap dengan tajam, siap untuk memulai pertarungan mereka.
"Aku datang untuk
melenyapkanmu dari dunia ini, dan menyelematkan kakakku" kata Pahlawan
dengan tegas.
"Menarik sekali, maju
sini kau" ledek Raja Iblis dengan nada sinis.
“Raja Iblis!! Akan aku
buat kau membayarnya atas apa yang telah kau lakukan padaku!!”
"Ha ha ha, kau tidak
akan bisa menang dariku pahlawan wanita perawan..." ujar Azazel sambil
memperlihatkan senyum sinisnya. Pahlawan wanita itu malu dan sangat kesal akan
perkataan Raja Iblis, tapi dia harus sabar dan menahan diri untuk memaksimalkan
kemampuannya dalam bertarung.
#Pertarungan Raja Iblis dan
Pahlawan Wanita
Tak berselang lama,
pertarungan antara Azazel dan Pahlawan pun dimulai. Azazel memanfaatkan
kekuatannya untuk mengontrol api dan menciptakan ilusi, sementara Pahlawan
"Sumpah
Azazel!" teriak Raja Iblis sambil memanggil kekuatan elemental api dan
mengarahkannya pada Pahlawan.
Pahlawan terus
memperlihatkan keberanian dan kemampuan, tetapi Raja Iblis terus menunjukkan
kekuatannya yang mematikan. Namun, Pahlawan tidak menyerah dan terus berjuang
untuk mengalahkan Raja Iblis.
"Aku akan
mengalahkanmu, Raja Iblis!" teriak Pahlawan wanita itu
"Ha, sepertinya kau
masih belum mengerti kekuatanku. Sumpah Azazel!" Teriaknya lagi sambil
memanggil kekuatan api yang lebih besar.
Raja Iblis tertawa keras.
"Kau ini sangat keras kepala, tidak peduli seberapa kuat tekadmu, kau
tidak akan mengalahkanku!."
Keduanya saling menyerang
dan menghindar, tetapi Raja Iblis memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dan
kecepatan yang jauh lebih tinggi. Perempuan itu mulai terluka dan kelelahan,
tetapi dia tetap memukul pedangnya dengan semangat. Pada akhirnya, Raja Iblis
menang. Perempuan itu tergeletak di tanah, tubuhnya penuh luka.
Raja Iblis berdiri di
atas perempuan itu. "Aku menang, perawan. Pergilah, aku akan mengampunimu
untuk saat ini, jangan pernah datang ke sini lagi."
Perempuan itu berdiri
dengan susah payah. "Aku tidak akan pergi, sebelum mengalahkanmu"
Raja Iblis terkesan oleh
tekad perempuan itu. "Ha ha ha, tekadmu mengingatkanku pada seseorang, pergilah!!
" teriak Raja Iblis
Perempuan itu dipaksa
keluar dengan menggunakan sihir, dia di teleportasikan ke dunia manusia oleh
Raja Iblis secara paksa.”Menarik sekali, tak ku sangka dia memiliki seorang
adik perempuan yang begitu cantik"
#Ejekan Teman
Sang pahlawan wanita tadi
yang bernama Miya yang kembali ke markas dengan keadaan terluka. Ketika berita
kekalahannya melawan Raja Iblis tersebar, Miya mulai mendapat perlakuan buruk
dari teman-temannya. Mereka mengejeknya karena ia masih berani menantang Raja
Iblis meskipun mereka tahu betul bahwa Raja Iblis adalah musuh yang sangat kuat
dan mematikan.
"Kamu benar-benar
gila, Miya. Bagaimana kamu berpikir bisa mengalahkan Raja Iblis?" Kata
salah satu teman Miya dengan ejekan.
"Tentu saja kamu
akan kalah, rakyat jelata seperti dirimu tidak akan bisa melawan Raja Iblis, kamu
pasti ingin menjadi pahlawan kemudian dikelilingi oleh pria tampan dan mendapatkan
gelar bangsawan?" Lanjut salah satu teman Miya.
“Mimpimu terlalu tinggi, rakyat jelata sebaiknya
tetap menjadi rakyat jelata saja!” tegas salah satu teman Miya
Miya merasa kecewa dan
terluka oleh perlakuan buruk teman-temannya. Ia tidak mengerti mengapa mereka
bisa begitu kejam padanya, padahal dulu mereka mendukung Miya untuk melawan
Raja Iblis. Tapi sekarang malah menghujatnya karena ia hanya satu satunya tim
penyerang yang selamat saat menyerang kastel Raja Iblis.
“Kau pasti sengaja
meninggalkan pahlawan lainnya agar bisa kabur!!”
“Benarkah begitu??”
“Pasti begitu!, kalau
benar begitu, Miya kamu bahkan lebih rendah dari sampah!”
“Meninggalkan rekan agar
dirinya selamat, benar benar kejam” bisik salah satu teman Miya lagi
Namun, Miya tidak mau
menyerah. Ia tahu bahwa ia harus terus berjuang dan menjadi pahlawan yang lebih
kuat, meskipun itu berarti harus menghadapi perlakuan buruk dan ejekan dari
teman-temannya. Ia akan terus berlatih dan meningkatkan kekuatannya, karena ia
tahu bahwa satu-satunya cara untuk mengalahkan Raja Iblis adalah dengan menjadi
pahlawan yang lebih kuat dan berani.
"Aku tidak peduli
apa yang kalian pikirkan. Aku akan terus berjuang dan menjadi pahlawan yang
lebih kuat. Akutidak akan menyerah," kata Miya dengan tegas dan penuh
semangat.
#Solo Lord
Miya memutuskan untuk
meninggalkan markas pahlawan dan melanjutkan perjalanannya sendiri,
mempersiapkan diri untuk melawan Raja Iblis lagi dan menyelamatkan kakaknya. Ia
tahu bahwa ini bukanlah perjalanan yang mudah, namun ia siap untuk
menghadapinya dan membuktikan kepada semua orang bahwa ia memang layak menjadi
seorang pahlawan setidaknya bagi orang yang sangat berharga baginya.
Setelah dibully oleh
teman-temannya, Miya merasa sangat frustasi dan sangat marah. Namun, dalam
hatinya, dia membulatkan tekad yang kuat untuk melawan dan membebaskan kakaknya
dari cengkeraman Raja Iblis. Miya memutuskan untuk kembali ke kastil raja
Iblis, meskipun dia tahu bahwa mungkin saja ini adalah langkah bunuh diri.
Ketika Miya tiba di
kastil, Raja Iblis sangat marah melihatnya. "Perawan? Apa yang kau lakukan
di sini?" bentak Raja Iblis. Miya berdiri tegak dan memberikan jawaban
dengan nada yang tegas.
"Aku datang untuk mengalahkanmu
dan membebaskan kakakku dari cengkeramanmu"
"Ha ha ha, sungguh
kamu itu sangat keras kepala!" kata Raja Iblis dengan nada mengerikan
Raja Iblis memulai serangan
dengan menggunakan jurus andalannya, "Sumpah Azazel". Ia memanggil
kekuatan elemental api dan mengarahkannya ke arah Miya. Namun, Miya berhasil
mengelak dan membalas dengan serangan yang sangat kuat. Tapi serangan tersebut
tidak memiliki efek efek apapun pada tubuh Raja Iblis.
Pada akhirnya, Raja Iblis
memenangkan pertarungan. Ia tersenyum sinis dan menawarkan sesuatu kepada Miya.
Miya merasa kecewa dan marah karena kalah dalam pertarungan kedua mereka.
"Dunia ini tidak adil," gumamnya. "Aku tidak bisa menyelamatkan
kakakku dan kalah oleh kekuatanmu, aku sangat lemah dan tidak berdaya!!. Apa
artinya semua usahaku? dan teman - temanku juga meremehkanku, lebih baik aku
mati saja untuk mengakhiri semua ini, tunggu apa lagi cepat bunuh aku!!"
Raja Iblis menatap Miya
dengan tersenyum jahat. "Sudahkah kau merasa cukup frustasi?"
tanyanya. “Kalau hidup di dunia manusia mu sudah tidak berarti lagi, lebih baik
kamu pergi ke sisi iblis, bersamaku! Menjadi istriku"
Miya menatap Raja Iblis
dengan tak percaya. Ia tidak dapat membayangkan bagaimana hidupnya sebagai
istri Raja Iblis, tetapi di saat yang sama ia merasa sangat terdesak dan tidak
memiliki pilihan lain.
"Baiklah,"
jawabnya akhirnya. "Aku akan bergabung denganmu, tetapi aku ingin kakakku
dibebaskan"
Raja Iblis tertawa kejam.
"Baiklah, aku akan membebaskan kakakmu dan menjamin keselamatannya. Istriku
yang manis..."
Miya mengangguk pasrah,
meskipun ia merasa sangat tidak nyaman dengan pilihannya. Ia berharap bahwa dia
akan bisa menemukan cara untuk melawan kekuatan Raja Iblis dan mengalahkannya suatu
saat nanti.