The DEMON KING'S Love

The DEMON KING'S Love
Chapter 17 : Nero Calon Raja Iblis Pendendam



#Nero Versus Jendral Perang


Suasana perang sangat kejam dan mengerikan. Pasukan manusia bertempur dengan semua kekuatan mereka, sementara pasukan iblis bertahan dari serangan itu. Kedua belah pihak saling memukul dan memukul, dan tanah dipenuhi dengan suara ledakan dan teriakan. Pasukan manusia menang jumlah, perbandinganya 4:1


Namun, manusia tidak dapat menembus pertahanan pasukan iblis dengan mudah, walau jumlah pasukan iblis 4 kali lebih sedikit tapi para iblis memiliki kekuatan fisik dan sihir di atas rata rata pasukan manusia. Jendral perang dari pihak manusia tidak menyerah. Dia memimpin pasukannya dengan tekad dan berjuang untuk menembus pertahanan dunia iblis. Mereka memiliki beberapa pahlawan yang membantu penyerangan tapi tetap saja hal itu tidak berpengaruh banyak karena ada Pahlawan Legendaris Leon yang mengempur pasukannya terus menerus.


Belum lagi datang seorang iblis kuat Nero yang merupakan anak dari Raja Iblis yang mengamuk di medan perang membuat perang ini tidak akan bertahan lama. Dengan kemarahan yang membekas di hatinya Nero menembus pertahanan manusia dengan susah payah hingga dia bertemu dengan Jendral Perang dari pihak manusia.


"Siapa kamu??" tanya Jendral Perang


"Aku?? Aku adalah calon Raja Iblis selanjutnya!!" teriak Nero


"Benarkah?, kalau begitu jika aku menangkapmu dan menjadikanmu sandera" ucap Jendral Perang. "Bersiaplah untuk melihat yang luar biasa anak muda"


Nero mundur beberap langkah dia melihat Jendral Perang menyuntikkan sebuah serum pada tubuhnya dan bersiap mengayunkan pedangnya ke arah Nero.


"Anak muda..." kata Jendral Perang


Nero bersiap menahan serangan dari Jendral Iblis tapi tiba-tiba serangan itu berpindah ke arah belakangnya dan membuat Nero terkena tebasan dari pedang sang Jendral.


"Apa?! Kamu bisa teleport?!" kata Nero shock


"Flame Vortex" ucap Nero, dari ujung jarinya mengeluarkan api yang dapat ia kendalikan melalui pikirannya, api itu mengelilingi tubuhnya hingga membuat Jendral Perang tidak dapat menyerangnya dari sisi manapun


"Boleh juga kamu anak muda" kata Jendral Perang memasukkan pedangnya ke sarungnya.


Karena berhadapan dengan Jendral Perang sangat berbahaya, Nero memutuskan untuk pergi dari sana. Pertarungan itu dimenangkan oleh Jendral Perang tapi perang antara pasukan manusia melawan pasukan iblis dimenangkan oleh pihak iblis.


Percuma saja memiliki Jendral yang kuat tapi prajuritnya lemah. Jendral Perang pun terpaksa mundur untuk sementara waktu, namun pihak manusia tidak akan menyerah begitu saja, mereka pasti akan menyerang suatu hari nanti.


#Raja Iblis Kok Baik?


Nero adalah anak dari Raja Iblis, bukan keturunan asli melaikan cuma adopsi, Raja Iblis sendiri belum memiliki anak. Walaupun adopsi Raja Iblis telah mengangap Nero sebagai anaknya sendiri yang kelak akan menjadi pewaris tahtanya.


Raja Iblis mengadopsi Nero saat Nero berusia 5 tahun, dulu Raja Iblis sering menemani Nero untuk bermain di taman atau sekadar membaca buku. Nero yang kehilangan keluarganya dan kerabatnya dalam perang antara manusia dan iblis merasa sangat bahagia karena masih ada seseorang yang mau mengurusinya.


"Ayah??..." ucap Nero samar samar dengan suara kecilnya. "Apa boleh aku memanggilmu begitu?" tanya Nero lagi


Raja Iblis terharu melihat anak berusia 5 tahun itu sudah bisa berbicara, pertumbuhan Nero sangat cepat untuk anak seusianya. "Boleh, tentu saja boleh" kata Raja Iblis tersenyum


Beberapa bulan kemudian Raja Iblis melihat pertumbuhan energi sihir yang sangat signifikat oleh Nero, dia sudah bisa menggunakan beberapa elemen sihir, hal ini membuat Raja Iblis berpikir untuk mengirimkan Nero ke hutan para roh suatu saat nanti untuk melatih kekuatan serta kepribadian Nero agar menjadi lebih baik. Raja Iblis takut saat Nero telah dewasa dia akan membalaskan dendam ke pihak manusia, maka dari itu pelatihan Nero di hutan para roh sangatlah penting.