The DEMON KING'S Love

The DEMON KING'S Love
Chapter 9 : Keraguan Hati Miya part 2



#Rahasia Raja Iblis


Miya duduk di kamar Raja Iblis yang terbaring lemah di atas ranjang. Dia melihat ke sekeliling dan berbicara pada dirinya sendiri, "Aku tak percaya ini terjadi, Raja Iblis yang selalu dikenal sebagai musuh besar manusia, sekarang terlihat seperti ini."


Miya berpikir pasti ada alasan kenapa kakaknya Leon melindungi raja iblis ini, tapi apapun itu alasannya tetap saja makhluk ini yang menlindungiku dari para pahlawan pikir Miya


Tiba-tiba, pintu kamar terbuka dan masuk seorang prajurit. "Jendral datang untuk melihat Raja Iblis, kau harus keluar sekarang," ujarnya.


Miya tidak mau meninggalkan Raja Iblis dan berkata, "Tunggu, aku ingin tinggal dan memastikan dia baik-baik saja."


Tak lama kemudian, masuk seorang jenderal Iblis dengan membawa sebuah pil. "Ini obat untuk memperkuat energi sihir Raja Iblis. Kami harus memastikan dia cepat sembuh," katanya.


Miya terkejut saat melihat jenderal memperlakukan Raja Iblis dengan baik. "Aku tak pernah berpikir ada Iblis yang benar-benar peduli pada satu sama lain," ujarnya.


Jenderal tersenyum. "Kami memang dikenal sebagai musuh manusia, tetapi kami juga memiliki rasa kekeluargaan dan memiliki satu sama lain. Kami harus bekerja sama untuk melindungi wilayah kami." Jendral meninggalkan beberapa pil obat "kamu adalah wanita yang dipilih oleh Raja Iblis kuharap kamu tidak mengecewakannya" ucap Jendral Iblis tegas


Miya mengangguk dan memastikan bahwa Raja Iblis baik-baik saja, tak lama setelah Jendral Iblis pergi Miya terlelap sambil memengang tangan Raja Iblis di kasur.


Setelah minum pil obat, Raja Iblis mulai merasakan peningkatan energi sihirnya. Ia terkejut melihat Miya sedang tidur di ranjangnya. Ia memperhatikan wajah muda itu dan merasa terharu dengan tindakan baik Miya.


"Miya," bisik Raja Iblis membangunkan Miya. "Terima kasih sudah menungguiku," katanya lembut.


Miya terkejut saat melihat Raja Iblis sudah bangun dari pingsan. "Raja Iblis! Bagaimana kabarmu?" tanya Miya cepat.


"Aku baik-baik saja, terima kasih atas perhatianmu," jawab Raja Iblis. "Tapi mengapa kau menunggu ku di sini?" tanya Raja Iblis.


Miya tersenyum kecil. "Aku tidak ingin kau sendirian saat bangun. Aku merasa tanggung jawab untuk melindungimu," jawabnya.


"Kau baik hati sekali, Miya," kata Raja Iblis dengan terharu.


"Itu bukan apa - apa dibanding dengan dirimu yang melindungiku hingga kamu terluka begini" kata Miya


"Terima kasih" ucap Miya memalingkan wajahnya, pipinya merah tanda dia merasa malu


"Jadi kenapa kamu menyelamatkanku?" ucap Miya "apa kamu menyelamatkan ku karena ingin merenggut kesucianku??" tanya Miya lesu


"Apa maksudmu?" ucap Raja Iblis tersenyum manis "memang benar wajahmu sangat cantik hingga aku ingin memilikinya, tapi bukan itu alasannya" kata Raja Iblis


"Bohong, jika memang kamu melindungi ku karena ingin tubuh ini, katakan saja!" ucap Miya tegas


"Aku tidak sebejat itu, aku menolongmu karena suatu alasan yang tidak bisa aku katakan sekarang karena belum tepat waktunya.


Miya tiba tiba kesal dan berkata "Kenapa kalian semua menyembunyikan sesuatu dariku!"


"Maaf aku tidak bisa memberitahumu alasannya sekarang, tapi akan ada saatnya nanti kamu akan tahu" ucap Raja Iblis menatap Miya "Tapi perlu kamu ketahu bahwa secara pribadi alasan aku melindungimu karena aku jatuh cintamu" kata Raja Iblis lembut


"Kata  manis itu lagi, aku yakin kamu memiliki niat terselubung" kata Miya malu malu


"Miya, jika memang kamu belum siap menjadi istriku aku akan memberimu waktu untuk memikirkannya. Tapi setidaknya jangan bunuh diri atau melakukan hal yang berbahaya lainnya dan kamu harus berada di tempat yang aman dan jangan pergi keluar dari kastel ini" kata Raja Iblis


Miya hanya bisa terdiam dan menerima usulan itu, dia ragu akan dirinya sendiri apakah dia harus tetap menjadi istri Raja Iblis atau tidak. Sekarang ia paham bahwa Raja Iblis memiliki sebuah alasan yang tidak diketahui agar membuat dirinya tetap aman.