
"Eh,,,iya pak tapi ini bukan sepenuhnya aurel yang nolongin kok,tadinya ariq yang nolongin dan jagain aurel sampai badan nya luka semua" Ucap aurel kepada pak kepala sekolah sambil menatap ariq yang sedang tertidur dengan rasa bersalah
"Huh!...kenapa ini semua bisa terjadi,mengapa dari kemarin kita ke jakarta banyak sekali seseorang yang berniat jahat pada kita"ucap pak kepala sekolah sembari mendengus kesal
" Sudahlah,besok juga kita akan kembali ke bandung"ucap ibu wakil sekolah
"Oh iya bu pak, aurel izin ke toilet dulu yah" Ucap aurel izin kepada guru guru
Tak lama aurel keluar dari kamar pasien ariq,datanglah seorang pria lelaki yang sudah agak berumur tetapi tetap dengan kewibawaan nya yang tak lain adalah Gleen frendly wilden yaitu ayah ariq dengan wajah yang tampak khawatir
"Permisi pak bu saya gleen ayah nya ariq" Ucap gleen memperkenalkan diri pada para guru yang ada disana dengan mengulur tangan
"Oh ayah nya ariq,perkenalkan nama saya dwi bapak kepala sekolah ariq" Ucap pak dwi sembari berjabat tangan dengan gleen dan juga guru yang lain nya.
Lalu memeluk ariq yang sedang tertidur dengan sangat erat sampai membangun kan ariq,dengan wajah yang sangat cemas.lalu ariq bangun dan menyandarkan tubuhnya ke penyangga dan berposisi duduk
"Nak,,ariq kenapa kamu bisa begini nak?bagaimana keadaanmu?apa yang terjadi sebenarnya?" Tanya gleen bertubi tubi dengan wajah yang khawatir dan suara yang sedikit sesak
"Sudahlah ayah tenang saja,i'm fine oke?bunda kemana yah dia tidak ikut" Ucap ariq menenangkan ayahnya
"Bagaimana ayah bisa tenang melihat putra satu satu nya ayah terluka seperti ini,Sebenarnya siapa yang sudah melukai kamu nak?jawab ayah" Ucap gleen tambah khawatir"bunda mu sedang ke toilet dulu tadi"lanjutnya
Lalu pak kepala sekolah menghampiri gleen dan menjelaskan semuanya dengan jelas
"Jadi kamu ingin melindungi aurel dan malah membuatmu terluka seperti ini?lalu dia yang menyerang para mafia itu dan melindungimu" Ucap gleen memastikan
"Iya yah maafkan aku,jangan salahkan aurel ya yah aku mohon" Ucap aurel memohon kepada ayahnya
"Iya iya baiklah ayah tidak akan menyalahkan nya,ayah ingin berterima kasih kepadanya,sekarang kemana dia?" Ucap gleen kepada ariq,dia agak merasa penasaran dengan aurel,kenapa namanya sama dengan anak perempuan teman nya
"Hmm aku tidak tau yah" Ucap ariq sambil menggeleng
Dikamar mandi
"Huh sebenarnya ada apa dengan aku?mengapa aku bisa melakukan hal kejam seperti itu?" Gumam aurel sembari mencuci wajahnya sampai berkali kali di westapel
Lalu datanglah seorang perempuan yang juga ingin memasuki kamar mandi,takut dibilang aneh aurel pun buru buru masuk ke dalam toilet
Sang perempuan yang tadi ingin masuk ke kamar mandi pun merasa agak familiar dengan wajah perempuan yang tadi ketika melihat nya langsung buru buru masuk ke toilet
"hmm siapa dia sebenarnya?aku seperti agak familiar dengan wajah nya"gumam nya
"ah yasudahlah jangan dipikirkan lagi mungkin hanya kebetulan mirip"gumam nya lgi
Setelah perempuan itu mencuci tangan,dia pun bergegas ke luar kamar mandi
"Hmm siapa dia ya?aku seperti pernah melihatnya?"gumam aurel
"Ahh!!yasudahlah untuk apa dipikirkan"ucap nya sembari mengacak acak rambut karna pusing dengan pemikirannya.
" Ahh!!untuk apa aku mengacak acak rambutkuu,huh ribet lagi kan rapihin nya"ucapnya sambil berdecak kesalkesal.lalu merapihkan kembali rambutnya dan bergegas ke kamar pasien ariq
Aurel pun bergegas menuju ke kamar pasien ariq dan melihat dari jauh ada perempuan yang tadi dia lihat di toilet keluar dari kamar ariq bersama dengan laki laki yang sudah agak berumur tapi tidak luput dari kewibawaan nya.
"ehh aku seperti agak familiar dengan wajahnya,tapi siapa ya?"ucap gleen ayah ariq, melihat aurel dari kejauhan
"Oh itu dia perempuan tadi yang aku temui di toilet,aku juga berfikir hal yang sama" Ucap pricillia yang adalah ibu ariq
"Sayang sekali ya,tadi kita belum bertemu dengan aurel,dia telah menyelamat kan anak kita,aku padahal sangat ingin berterima kasih langsung kepadanya" Ucap gleen sedih
"Sudahlah jangan bersedih,mungkin belum jodoh kita bertemu dengan aurel,yang penting anak kita baik baik saja" Ucap pricillia menenangkan gleen
_____________
setelah mereka jauh,aurel pun langsung memasuki kamar pasien ariq
"Ah aurel akhirnya kamu datang,lama sekali" Ucap ariq kepada aurel
"Ah maaf sudah membuat kalian menunggu" Ucap aurel merasa bersalah
"Tadi ayah dan ibuku datang menjenguk ku,dan mencarimu mereka bilang ingin berbicara denganmu tapi kamu tidak datang juga akhirnya mereka pergi karna masih banyak pekerjaan yang harus mereka selesaikan"ucap ariq menjelaskan
" Ah maafkan aku,aku jadi membuang buang waktu mereka karna telah menunggu lama diriku"ucap aurel menyesalmenyesal
"Hah yasudah lah tidak apa apa,ayah dan ibuku sebenarnya ingin mengundangmu ke rumah,tapi aku bilang besok kita sudah haris kembali lagi ke bandung" Ucap ariq agak kecewa
"Aku benar benar merasa bersalah" Ucap aurel merasa bersalah
"lain kali jika kita sudah libur sekolah,aku akan mengajakmu lagi ke jakarta dan bertemu dengan kedua orang tua ku"ucap ariq sambil tersenyum manis kepada aurel
" Benarkah?terimakasih ariq"ucap aurel membalikan senyumnya ke ariq
_____________
Disisi lain
" Ahh sakit sekali,badanku rasanya remuk semua"rintih para mafia kesakitan
"Sebenarnya siapa dia?mengapa dia sangat mirip dengan 'dia' bukan kan seharusnya dia sudah mati?"ucap anak buah mafia (A)
"Jangan jangann,,,,dia hantu gentayangan,,," Ucap anak buah mafia (B) sambil gemetar ketakutan
"Hey mana ada hantu gentayangan di siang bolong seperti ini,apa kau menjadi bodoh karna dipukuli oleh nya hah?" Ucap anak buah mafia (A) sambil menjitak kepala mafia (B)
"Awww,,,apa kau sudah g**a?kepala ku sudah sakit karna berantem dengan perempuan tadi,sekarang di tambah kau menjitak ku" Ucap mafia (B) kesal
"Hei kalian berdua,kenapa malah ribut saja hah!membuat pusing saja" Ucap sang bos mafia kesal sambil memegangi kepala nya
"Tapi kenapa perempuan itu sangat mirip dengan perempuan 'itu' mungkin kah dia masih hidup?sepertinya aku harus memberitahukan ini kepada fedro" Ucap sang bos mafia
Oh, si bos besar kah?" Ucap anak buah mafia (B)
"Bos besar apanya,aku lah yang bos besar aku tidak takut apapun" Ucap bos mafia itu menyombongkan diri
"Oh ya?bukan nya boss pernah memohon agar tidak dihukum sambil berduduk simpuh dilantai" Ucap anak buah mafia (B) menyepelekan bos nya sendiri
"Heiii!!!berani ya kamu berkata seperti itu kepada ku,aku mana takut kepadanya" Ucap bos mafia sombong
Tiba tiba datang seorang laki laki muda bertubuh tinggi gagah dengan tatapan yang membuat siapa pun bergetar ketakutan
"Ck ck sepertinya ada yang sedang membicarakan ku"ucapnya