The Boss Of A Mafia Girl

The Boss Of A Mafia Girl
Hanya mimpi?



Saat di perjalanan ariq tertidur pulas hingga tidak sengaja menaruh kepala nya di bahu aurel,mungkin karna tubuh nya yang belum benar benar pulih mengingat kejadian kemarin,tubuh nya masih lemas.oleh karna itu aurel membiarkan kepala ariq di bahu nya walaupun jantungnya berdegub kencang.


"Humm,,,andai saja waktu bisa berhenti sekarang,aku ingin selalu seperti ini bersama nya selamanya.tapii...mendengar dengan apa yang dikatakan jeni tadi bahwa ariq sudah di jodohkan dengan anak pebisnis nomor 1 di Jakarta yaitu keluarga frayn sepertinya itu adalah hal yang mustahil untuk selalu bersama nya "gumam aurel dalam hati dengan wajah yang tiba tiba menjadi sedih karna terus memikirkan hal itu sehingga ia tertidur menjemput ariq ke dalam mimpi nya.


Perjalanan pun sangat mulus dan tidak ada lagi hambatan.


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~


Di alam mimpi aurel dia memimpikan bahwa dia sedang berada di tempat yang menurutnya tidak asing


"ah tempat apa ini?" Tanya nya di dalam hati.


"ah aku sedang berada dimana?"


tepatnya seperti di sebuah markas besar yang sangat luas dan keren,dan ada sebuah bangku besar yang di duduki seorang perempuan yang terlihat sangat kejam sedang menundukan kepala nya dan wajah nya tertutup oleh kupluk jaket nya dengan aura yang mencekam membuat siapa pun bergidik ngeri dengan sebelah kaki kanan di silangkan ke kaki sebelah kiri sedang menatap seluruh para laki laki yang sedang menunduk hormat dan di samping nya ada seorang laki laki yang sepertinya terlihat tidak asing


"hmm itu siapa ya?mengapa terlihat tidak asing?....ah?bukan kah itu leon?jangan jangan dia tangan kanan perempuan itu,berarti perempuan itu adalah?ketua geng mafia Mysticery....apakah perempuan itu yang di maksud leon yaitu ketua geng mafia mereka,tapi kenapa ketua geng mafia mereka adalah perempuan?tidak seperti geng an mafia lain nya yang di ketuai oleh para laki laki yang tegas dan kejam?"tanya nya dalam hati bingung


"tapi melihat dari aura dan tatapan mata perempuan itu seperti nya dia berbeda dengan perempuan biasa lain nya yang bersikap feminim walaupun wajahnya tidam terlihat jelas.dia memang tidak salah jika terpilih menjadi ketua geng mafia"ucap nya dalam hati namun sangat takjub dengan perempuan itu


Namun tiba tiba mimpi itu berpindah lagi ke sebuah gang kecil yang waktu itu ariq dan aurel diserang oleh para mafia.


Perempuan itu terlihat sedang berdiri tegap dan tatapan mata yang tajam dengan memancarkan aura yang sangat menakutkan,dibawah kaki nya tepatnya seorang laki laki yang sedang bertekuk lutut itu terlihat sedang memohon ampun kepada perempuan itu.ntah lah apa yang telah laki laki itu lakukan sehingga membuat perempuan itu sangat marah.


Seketika aurel yang sedang di alam mimpi itu yang tadinya hanya memperhatikan dari kejauhan berpindah tempat berada di depan laki laki yang sedang bertekuk lutut tadi


"Eh ada apa ini?mengapa tiba tiba aku berada di depan laki laki yang sedang bertekuk lutut ini,bukan kah aku sedang berada di kejauhan sana tadi?kemana perempuan itu tadi?ah jika mereka tau kalau ini bukan ketua geng nya bisa bisa habis aku dihajar oleh geng an mafia nya.lebih baik aku pergi dari tempat ini secepatnya,eh sebentar bukan kah ini hanya mimpi?


**tapi kenapa ini terasa sangat nyata?oh tidakkk kenapa tubuhku tidak bisa di kendalikan?bagaimana ini?"ucap aurel namun tidak ada seorang pun yang bisa mendengar perkataan nya.


Tiba tiba tubuh nya bergerak sendiri lalu berjongkok dan mencengkram kerah baju laki laki tersebut dengan sangat kuat membuat laki laki itu hampir kehabisan nafas karna tercekik.


"Tidakkk!!!jangan lakukan itu!!" Ucap aurel namun sia sia,tidak ada seorang pun yang mendengarnya


lalu melemparkan laki laki itu hingga terpelanting ke aspal yang sangat keras itu dan mengeluarkan darah segar yang sangat banyak**.


"Tidak,,, tidak,,, jangann!!!!" Teriak aurel


"Aurel,,,aurelll bangunn!!kamu kenapa?" Ucap ariq sambil mengguncang guncang tubuh aurel agar terbangun dari mimpinya


"Hosh hosh,,,apa itu tadi mengapa mimpi itu sangat nyata?"ucap aurel dengan nafas yang memburu dan keringat yang terus bercucuran


"Ada apa dengan kamu?apa kamu baik baik saja?" Tanya ariq khawatir


"Um,,tidak apa apa aku baru saja bermimpi buruk tetapi mimpi itu terasa sangat nyata"ucap aurel yang masih terlihat panik


" Sudahlah tenang saja,itu hanya mimpi "ucap ariq menenangkan aurel sambil menggenggam tangan nya erat


" Umm,,,kenapa aku bisa ada di mobil?bukan kah tadi kita sedang di bis?"tanya aurel heran


"Sebenarnya belum lama tadi kita sudah sampai di sekolah,karna melihat kamu yang masih tertidur nyenyak aku tidak tega membangun kan kamu.jadi tadi aku menggendong kamu ke mobil ku" Jelas ariq yang membuat aurel terkejut


"Iya,memang apa nya yang salah?" Tanya ariq heran


"Kamu menggendongku di depan para guru dan teman teman lain nya,itu akan membuat mereka salah paham" Ucap aurel dan wajahnya yang sudah terlihat memerah


"Yah,,walaupun tadi banyak murid perempuan yang terkejut dan terlihat tidak suka melihat ku menggendong mu ala bridal style tapi aku tidak memperdulikan mereka. pak dwi dan bu mirna juga sempat menggoda ku dan aku hanya tersenyum canggung" Jelas ariq panjang lebar


~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~


"Anak anak semuanya,alhamdulillah akhirnya kita sudah sampai di sekolah dengan selamat" Ucap pak dwi dengan senyuman merekah di wajah nya


Semua murid pun bersorak gembira "yeayyy"


"Satu satu yah turun dari bis nya,jangan saling mendorong" Ucap bu mirna


Ariq pun yang sudah terbangun sedari tadi menoleh ke arah aurel yang sepertinya masih tidur dengan nyenyak,dan dia merasa tidak tega membangunkan aurel jadi dia menunggu agar semua murid turun terlebih dahulu.


Semua murid pun sudah turun dari bis yang di naiki ariq kecuali pak dwi dan bu mirna yang masih terheran heran,kenapa ariq masih saja duduk diam disana dan tidak turun dari bis.lalu menghampiri bangku ariq dan aurel


"Ada apa ariq?kenapa kamu tidak turun?" Tanya pak dwi


"Ah itu pak,saya melihat aurel masih sangat nyenyak tertidur,jadi saya tidak tega membangun kan nya" Ucap ariq gugup


"Oh,,,jadi kamu berniat ingin menggendongnya turun dari bis ini?" Goda bu mirna dengan senyuman mengejek


"Ah it,,,tuuu,,," Ucap ariq gugup dengan wajah yang sangat memerah


"Hahahhahaha kamu yah lucu sekali saat kita goda"ucap pak dwi dengan tertawa terbahak bahak


"........" Yang di goda hanya diam dan menundukkan kepala nya malu


"Yasudah jika kamu ingin menggendongnya,gendong saja dia turun dari bis,kamu mau diam disini terus hingga bis nya berjalan kembali" Ucap bu mirna


"Ya tidak,,,ak,,,kuu,,,akan menggendong nya,,," Ucap ariq gugup


Dia pun menggendong aurel ala bridal style


"Ehemmm nikmati peluk pelukan nya yaa,,," Goda bu mirna yang diikuti tawa yang terbahak bahak oleh pak dwi


"......." Dan ariq hanya tersenyum malu dengan wajah yang sangat merah hingga sampai ke telinga nya


Saat turun dari bis para murid perempuan menatap aurel tidak suka,mereka merasa iri karna aurel yang miskin bisa bersama dengan ariq yang sangat kaya raya.apalagi dengan jeni yang muka nya sudah sangat memerah karna menahan amarah.


Ariq pun membawa aurel masuk kedalam mobil nya yang sudah di jemput oleh supir pribadi nya yaitu pak taqin


hanya mimpi? yhaa.. kau hanya mimpi bagiku tak untuk jadi nyata:)


#kan curhat lagi jadinya😂