
Disisi lain ibunya sedang menelpon,aurel yang sedang berbaring di kasur terlihat sedang memikirkan sesuatu
"Hmm ada apa dengan ibu?kenapa saat aku menceritakan itu tadi,raut wajah ibu seperti panik,apa jangan jangan ibu menyembunyikan sesuatu dari diriku?"pikir aurel curiga
"Hah,,,,, yasudahlah bodo amat,pusing nih kepala" Gumam aurel dan menuju ke alam mimpinya
Keesokan harinya.......
Seperti biasa aurel berangkat ke sekolah kembali
Saat akan sampai di depan kelas,tiba tiba ada jeni dan chika yang datang menghampiri aurel
"Heh elo,,gue udah bilangin jangan deket deket sama ariq,tapi lo masih aja ngedeketin dia lo itu gak pantes buat dia yang seorang anak konglomerat dan elo hahaahaha.... ngak sadar diri banget yang hanya seorang anak orang miskin.ariq itu pantes nya sama gue yang sama sama orang kaya"ucap jeni dengan nada sombongnya sambil melipat tangan nya di dada
Aurel yang mendengar itu hanya diam saja padahal hatinya sangat bergejolak kesal,dan saat ia ingin membalas kata kata jeni tiba tiba ariq datang dan jeni pun langsung berpura pura manis di depan ariq
"Ah ariq,apa kamu sudah sembuh" Tanya jeni dengan suara yang centil
"Jangan pedulikan dia,anggap saja hanya angin lewat,ayo kita masuk ke dalam kelas" Ucap ariq lembut ke aurel dan menggenggam tangan aurel lalu menariknya kedalam kelas
Jeni yang diperlakukan seperti itu sangat merasa kesal karna di acuhkan oleh ariq,dan pergi begitu saja dengan amarah yang meluap luap.
Ariq dan aurel pun duduk di bangku mereka dan berbincang bincang soal tugas study tour kemarin.sampai bel masuk pun berbunyi dan tak lama kemudian datanglah bu dian
"Murid murid semua,silahkan kumpulkan laporan tugas study tour kemarin"ucap bu dian
"Baik buuu" Ucap mereka serempak dan mengumpulkan tugas laporan mereka masing masing
"Oh ya nak minggu depan kita akan mengadakan ulangan kenaikan kelas
" Ucap bu dian dan langsung dapat sorakan dari murid murid nya
"Huuu,bu masa baru balik study tour udah ulangan ajah"
"Iya nih bu,emang gak cape apa mikir"
Dan sorakan berbagai macam lain nya
"Ibu peringatkan yang belajarnya masih malas malasan,siap siap saja tidak naik kelas!" Ucap bu dian dengan tatapan tajam,seketika kelas pun menjadi hening karna takut dengan tatapan tajam bu dian.
Dan bu dian pun mengajarkan mata pelajaran seperti biasanya.
Saat pulang sekolah ariq dan aurel pun pulang bersama.
menjelang waktu ulangan kenaikan kelas,ariq dan aurel selalu belajar bersama sama.
Ariq dan aurel pun belajar bersama di rumah aurel, kedatangan ariq pun disambut hangat oleh sintha,dia telah menyiapkan banyak camilan untuk ariq
Mereka berdua pun belajar bersama di ruang tamu.saat mereka sedang bercanda dan tertawa tanpa mereka ketahui ternyata diam diam sintha mengambil foto mereka dan lalu mengirim fotonya kepada seseorang
[Anda]
*foto*
Mereka sedang belajar bersama
[*****]
Ahh lucunya,putri ku sudah besar rupanya aku jadi merindukan nya🤧
[Anda]
Kau tidak merindukan ku?jahat sekali kau
[*****]
Heii,,aku juga sangat merindukan mu sayangku.kalau bukan karna kebaikan putri kita,aku tidak mau berpisah dengan mu,rasanya kesepian sekali tanpa dirimu dan putri kita
[Anda]
Hihihi,cepat atau lambat kita semua pasti akan kumpul bersama dan dengan calon menantu kita
[*****]
Aku jadi tidak sabar melihat pernikahan putri ku nanti
Seminggu pun telah berakhir,kini saatnya ulangan kenaikan kelas.aurel dan ariq merasa yakin bahwa dirinya pasti mampu menghadapi ulangan kenaikan kelas dengan mudah.
Seminggu kemudian setelah ulangan kenaikan kelas telah berakhir,di papan pengumuman tertulis rangking rangking juara umum.dan aurel menduduki peringkat pertama lalu ariq menduduki peringkat kedua,mereka berdua pun bersorak gembira
"Ahhh akhirnya,,,usaha kita tidak sia sia" Ucap aurel sangat bangga dan puas dengan hasil jerih payah mereka,begitu pun juga dengan ariq.
Mereka berdua pun refleks langsung berpelukan karna saking senangnya yang membuat sebagian murid perempuan iri dan sebagian merasa baper karna kedekatan mereka.
"Ekhemmm" Suara deheman baritone mengagetkan mereka berdua yang sedang berpelukan.
Sontak saja keduanya langsung tersentak kaget dan melepaskan pelukan mereka,terlihat dari wajah mereka yang sangat memerah menahan malu
"Kalian itu kalo mau peluk pelukan jangan di depan yang jomblo donk,kasian tau yang jomblo" Ucap pak dwi yaitu kepala sekolah meledeki mereka berdua
Para murid pun ikut bersorak setuju dengan pak dwi
"Iya nih huu,,, hati jomblo ku bergejolak"
"Hati jomblo ku tersakiti"
"Baper tau gak ngeliat nya,,apalagi ariq udah punya aurel,patah hati akoh"
"Jomblo mah gini nih nasib nasib" Ucap kosip
"Yahh elu mah,,emang ada yang mao sama elu.hahahhahaha" Ucap para murid mengatai kosip
"Jahat banget emang loh ya,,hiksss" Ucap kosip pura pura menangis
semua murid ariq,aurel dan pak dwi yang ada disana pun tertawa terbahak bahak.kecuali dengan jeni yang sudah mengepal kan tangan nya kesal dan meninggalkan mereka yang sedang tertawa ria
"Oke oke sudah bercanda nya,hari ini kalian pulang lebih cepat dan nikmati libur panjang kalian" Ucap pak dwi dan semua murid pun bersorak gembiraaa
"Yeayy akhirnyaa,,,libur juga,,,"
"Akhirnya otak ku bisa istirahat juga"
"Libur liburrr uwuuu"
"Pulang pulangggg"
"Woyyy balik woy balikk"
Dan sorakan gembira lain nya.
Seperti biasa ariq dan aurel pulang bersama,dan mereka pun berbincang bincang di dalam mobil
"Sekarang sudah libur panjang kamu mau aku ajak jalan jalan kemana?" Tanya ariq
"Hmm,,,tidak perlu,nanti aku hanya akan merepotkan mu saja" Ucap aurel tidak enak hati
"Hei sudahlah jangan seperti itu,aku tidak suka dengan sifat kamu yang seperti itu" Ucap ariq mengalihkan pandangan nya ke jendela mobil berpura pura marah
"Heii jangan seperti itu,aku hanya tidak enak saja padamu,aku takut merepotkan mu" Ucap aurel dengan menunduk
"Hah,,,,sudahlah tidak apa apa,aku bingung libur panjang harus kemana,dan masa aku hanya sendirian saja" Ucap ariq sedih sambil menghela nafas panjang
"Oke oke baiklah,aku akan ikut jalan jalan dengan kamu" Ucap aurel pasrah
"Hmm,,kemana ya?" Ucap ariq sambil bergaya sedang memikir
"Bagaimana kita ke jakarta saja?bukankah waktu itu aku berjanji akan mengajak mu kesana lagi,bagaimana?" Tanya ariq
"Ahh??benarkah?ayooo kita kesana lagi" Ucap aurel dengan antusias dan mata yang berbinar binar
"Tapi disana banyak sekali penjahat,aku takut kamu akan terluka" Ucap ariq khawatir
"Tenanglah aku akan menjaga diriku dengan baik" Ucap aurel meyakinkan
"Hah,,,,baiklah tapi kamu harus terus bersama ku,jangan jauh jauh dariku" Ucap ariq yang membuat aurel menunduk malu
Belajar bersama? aku siap belajar kapan pun itu asalkan bersama kamu..
#uhukk keselek:v tapi jangan gitu juga yah.. belajar mah tetap belajar.. jangan cuman kalo ada 'dia' doank😂palingan juga yang ada belajar sambil mikirin dia wkwk🤣