
welcome the mobile legend ehh maksudnya jakarta
kebiasaan authornya suka mabar ML😂
udeh yuk lanjut😜
____________
"tidak,maksud ku kenapa mereka tadi langsung ketakutan setelah kau dan aku?" ucap aurel penasaran
"maksudmu para penjahat tadi?tentu saja aku bukan salah satu dari mereka,untuk apa aku melakukan kejahatan seperti itu" ucap ariq sambil bergidik ngeri
"hmm aku pikir kau salah satu dari mereka,jika bukan karna salah satu dari kita dulu adalah seseorang yang seperti mereka,lalu apa?sepertinya mereka pernah berniat membunuh seseorang dan mereka kira orang itu sudah meninggal,tapi kenyataan nya belum" ucap aurel asal menyimpulkan
"kau tau darimana jika kejadiannya seperti itu?" ucap ariq sambil memutarkan bola matanya malas,karna ucapan aurel yang asal menyimpulkan
"entahlah,aku seperti merasa yakin bahwa kejadian nya seperti itu" ucap aurel
"sudahlah jangan dibahas lagi,sekarang kau istirahat lah sebentar,nanti jika sudah sampai,aku akan membangunkan mu" ucap ariq menyudahi pembicaraan aurel
sekitar 30 menit,mereka pun sampai di hotel yang ada di jakarta pada jam 13:00
"hahhh akhirnya aku sampai juga di kota jakarta,tapi kenapa rasanya tempat ini terlihat tidak asing,mengapa sepertinya aku sudah pernah kesini?ah mana mungkin aku pernah kesini,mungkin aku merasa tidak asing karna pernah melihatnya di televisi"gumam aurel
"ada apa aurel?kenapa kau diam saja?apa kau kurang enak badan?" tanya ariq khawatir
"ah tidak ada,aku hanya merasa senang karna bisa datang ke sini" jawab aurel seadanya
"yasudah kalau begitu ayo kita masuk kedalam" ariq pun mengajak aurel ke dalam hotel.
lalu mereka ke kamarnya masing masing yang sudah ditentukan oleh guru mereka.aurel pun masuk ke kamar nya bersama teman-teman nya yang berjumlah 5 orang dalam satu kamar,tetapi teman satu kamar nya memilih untuk menjauhi aurel.
lalu mereka bergantian untuk menggunakan kamar mandi,karna setelah ini mereka semua akan berkeliling untuk mewawancarai para pebisnis yang ada di jakarta.
dan mereka pun memulai untuk mewawancarai para pebisnis,para guru memberikan kebebasan untuk memilih kelompoknya masing masing,karna aurel hanya dekat dengan ariq jadi mereka hanya berdua saja,berbeda dengan kelompok lain yang memiliki anggota 5 sampai 10 orang,tetapi itu tidak masalah untuk ariq karna di jakarta ini ada Ayah nya yang juga seorang pebisnis,jadi mereka tidak perlu susah susah untuk mencari.tapi perusahaan ayahnya ariq cukup jauh dari penginapan yang mereka tempati,jadi ariq terpaksa mencari perusahaan yang dekat dari sana
ariq dan aurel pun memutuskan untuk ke PT.JAYA KUSUMA mereka pun masuk dan menghadap ke sekertaris perusahaan tersebut
"permisi,saya ingin bertemu dengan pemilik perusahaan ini" ucap ariq formal
sedangkan aurel masih menatap seluruh perusahaan tersebut,dan lagi lagi dia berpikir bahwa tempat ini terasa tidak asing baginya
"apa anda sudah buat janji tuan?" tanya sang sekertaris
"saya belum membuat janji,tapi saya kesini untuk mewawancarai pemilik perusahaan ini untuk tugas dari sekolah" ucap ariq dengan agak sedikit kesal
"seperti nya dia mengenal aurel,tapi kenal darimana?"gumamnya binggung
melihat sang sekertaris terkejut ketika melihat aurel,ariq pun langsung bertanya kepada sang sekertaris
"ada apa ya nona?kenapa anda sangat terkejut ketika melihat teman yang ada di samping saya?" tanya ariq penasaran
"ah tidak,maaf saya akan menghubungi pak direktur sebentar" sang sekertaris pun langsung menghubungi atasannya dan langsung memperbolehkan kami berdua bertemu dengan pemilik perusahaan PT Jaya Kusuma.
namun masih banyak pertanyaan di benak ariq"sebenarnya ada apa?kenapa ketika melihat aurel,dia langsung memperbolehkan kami masuk?"gumam ariq
dan mereka pun sampai di kantor sang pemilik PT Jaya Kusuma,namun sang pemilik terlihat sangat terkejut dan mulutnya sedikit menganga ketika melihat kami,lebih tepatnya kepada aurel,ruangan itu pun hening dalam sesaat dan ariq pun memecahkan keheningan itu
"permisi pak saya dari sekolah SMA02 Bandung,kami datang untuk mewawancarai para pebisnis yang ada di jakarta"jelas ariq kepada sang direktur
" oh iya silakan,perkenalkan nama saya wijaya kusuma"ucap sang direktur memperkenalkan diri
"dan perkenalkan nama saya ariq bryan dan ini teman saya...." belom ariq selesai bicara,pak wijaya langsung memotong pembicaraan ariq
"ah!saya ingat kamu ella kan?sudah lama tidak bertemu" ucap pak wijaya yang membuat ariq dan aurel bingung
"maaf pak,maksud bapak apa ya?nama sata kan....." ucap aurel,namun lagi lagi ucapan nya langsung di potong oleh pak wijaya
"sudah tidak perlu dijelaskan lagi,kalian datang kesini untuk mewawancarai saya kan?baiklah saya akan meluangkan waktu untuk kalian sebelum saya akan pergi meeting dengan client"ucap pak wijaya yang langsung dianggukan oleh ariq,mereka pikir anggukan saja dulu yang penting bisa menyelesaikan tugas nya itu,urusan siapa ella nanti saja.
mereka pun mewawancarai pak wijaya untuk laporan tugasnya sekitar 15 menit,mereka pun selesai mewawancarai sang pemilik PT Jaya Kusuma dan mereka pun pamit
"terima kasih pak wijaya sudah meluangkan waktu untuk kami mewawancarai anda,maaf jika kami telah mengganggu waktu kerja anda" ucap ariq yang juga di anggukan oleh aurel
"ah tidak apa apa tidak perlu sungkan,terima kasih ya ella sudah mau datang kemari" ucap pak wijaya yang langsung dianggukan oleh ariq dan aurel,mereka pun pamit undur diri
saat mereka pergi pak wijaya bergumam"ella sudah lama sekali aku tidak bertemu dengan nya, tapi kenapa dia keliatan nya seperti tidak mengenal ku ya?hmmm,ehh tapi aku seperti pernah melihat lelaki yang bersamanya tadi tapi dimana?tadi dia bilang namanya ariq bryan hmm,ohh yaa!!bukan nya dia ariq bryan wilden,keluarga wilden adalah orang terkaya kedua di jakarta?oh ya ampun bagaimana mungkin aku bisa melupakan nya?aku juga sudah lama tidak bertemu dengan nya,dan mereka berdua kan sudah di..."gumam pak wijaya tak percaya
kembali lagi ke ariq dan aurel,mereka sangat bingung dengan apa yang diucapkan pak wijaya tadi.
"kenapa pak wijaya memanggil aurel dengan sebutan ella?apa aurel pernah kesini sebelum nya?tapi dia berperilaku seperti baru pertama kali kesini"gumam ariq
begitu juga dengan aurel"kenapa pemilik perusahaan ini bisa mengenal aku?dan dia tadi memanggil ku dengan sebutan ella,siapa ella sebenarnya?"gumam aurel
mereka pun hanya sibuk dengan pikirannya masing masing
Jangan lupa like and komen ya guyss🤗