The Beginning Of All

The Beginning Of All
ANAK KANDUNG?!



Paginya Rara terbangun dari tidurnya,dia merasa segar dan bugar karena tidurnya semalem nyenyak,Rara mengambil handpone dan melihat jam,jam menunjukkan pukul 06:00 WIB Rara langsung bergegas mandi dan berganti baju sekolah.


Dia lekas turun ke bawah dan sarapan di meja makan dia melihat Neo yang sedang duduk dan makan,Rarapun juga ikut duduk dan makan juga.


"Neo,kamu baik-baik saja kan?." tanya Rara.


"Iya Kak,aku baik-baik saja,dan juga aku selalu ber doa supaya Raja biar cepat sadar dari komanya." jawab Neo sambil tersenyum.


"Syukurlah,maaf in kakak ya." pinta Rara.


"Enggak kok kak,ini bukan salah kakak ini salah mereka yang membuat Raja kayak begini,kakak cukup banyak-banyak berdoa saja." jawab Neo menenangkan kakaknya itu.


"iya." ucap Rara.


Setelah sarapan selesai Neo dan Rara langsung bergegas pergi ke Sekolah.Rara memindahkan Sekolah Neo dan Raja untuk satu sekolah dengan dia supaya bisa menjaga adik mereka.Rara dan Neo dalam perjalanan menuju ke sekolah.Sesampainya di sekolah mereka berdua langsung masuk dan menuju ke ruang kelas masing-masing.


Rara masuk kekelasnya dan langsung duduk dan menaruh tasnya.dia hanya berdiam saja dan tidak mengucapkan sepatah kata pun saat masuk.Vio dan Fiko yang melihatnya langsung menghampiri Rara dan menanyai nya."Ra,lo mengapa kok diem begitu?." tanya Fiko.


"Tidak,aku tidak apa-apa kok." jawab Rara dengan tersenyum tipis.


Vio yang firasatnya tidak pernah melesetpun tahu jika Rara sedang sedang ada masalah,mengetahui sikap Rara yang tidak ingin bercerita ketika ada masalah dan suka menyimpannya sendiri,Vio tidak tinggal diam dia juga menanyai Rara "Ra,aku tahu kok lo lagi ada masalah,udah cerita saja kami siap kok mendengarnya,lagian kita ini teman kan?!." tanya Vio.


Rara menghela napas dan langsung menceritakan semua kepada mereka ber dua "Raja habis kecelakaan,dia tidak sadarkan diri dan kata dokter dia mengalami koma kira-kira 1 bulan penuh ini." ucap Rara.


"HAH!!." mereka berdua kaget.


"Bagaimana bisa?." ucap Fiko.


"Ini semua gara-gara mereka,tapi aku sudah membalaskan dendamnya,dan itu baik-baik saja sekarang." ucap Rara.


"Semoga saja cepet sembuh ya Raja." ucap Vio.


Fiko 2in.


"iya,mohon doa nya ya." pinta Rara.


Tak lama kemudian bel berbunyi.


"Kriiiinnngggg.....".


-Skip istirahat.


Rara,Vio dan Fiko sedang berada di kantin,mereka melihat sekeliling dan melihat Neo sedang duduk di tempat pojok mereka ber 3 langsung menghampirinya dan mereka makan-makan dan berbincang-bincang."Udah lama kita gak bertemu lho Neo!." ucap Fiko."Iya,kak masih suka nangis gak?." sedikit tertawa dan meledek ucap Neo.


"Ya tidak lha Fiko gitu lho si pemberani." jawabnya Fiko yang bukan Fakta.


"Oh ya,kalian bertiga nanti jenguk Raja kerumah sakit duluan ya,aku masih ada urusan." ucap Rara.


"Urusan apa?." tanya Vio.


Mereka bertiga menggelengkan kepala.Singkat jam sekolah telah berakhir,seperti yang Rara bilang dia masih ada urusan jadi Neo,Vio,dan Fiko duluan pergi ke Rumah sakit.


Rara pergi ke sebuah Taman,Dan nampaknya dia sedang menunggu seseorang.Tak lama kemudian orang itu telah datang,dan ternyata itu adalah Shela."Siang kak." ucap Shela sambil duduk."Siang juga Shela." jawab Rara.


Mereka pum berbincang "Oh iya kak,kemarin itu mereka siapa?." tanya Shela.


"Mereka adalah keluarga yang kakak maksud kemarin,dan kamu tahu jika ada 2 orang perempuan kembar kan dan mirip sama kakak,mereka semua adalah keluarga kandung kakak,dan kakak juga sadar selama ini kakak bukanlah bagian dari keluarga Eoma kandung." ucapnya sedih.


"H-ha,maksudnya?." tanya Shela dengan gemetar.


"Kakak sempat,beberpa hari tinggal bersama mereka pada saat kakak mengalami kecelakaan motor,merekalah yang menolong kakak,pada saat kakak di rumah mereka dan benar saja kakak menemukan banyak bukti,seperti foto 3 bayi kembar dan beberapa ciri yang mereka sebutkan,mereka mempunyai seorang anak yang hilang di Indonesia karena suatu kejadian dan beberapa tahun kemarin,mereka memutuskan untuk tinggal di Indonesia untuk mencari anaknya,dan benar saja anak yang dimaksud adalah kakak!." ucap Rara dengan sedih dengan mata yang berkaca-kaca.


Shela yang mendengar itu,langsung seluruh tubuhnya lemas,dia juga khawatir jika perkataan kakaknya menjadi kenyataan,Rara akan meninggalkannya,Shela tidak mau berpisah dengan Rara,dan dia juga merasa terharu dan sedih.setelah itu Shela langsung bilang "Kak,kakak tidak papa jika ingin kembali ke keluarga kandung kakak,tetapi Shela gak mau pisah sama kakak,kakak sudah aku anggap keluarga kandung Shela sendiri." ucap Shela dengn menangis.


"Kakak tidak akan berpisah dan ninggalin kalian,kakak juga masih belum kepikiran untuk kembali bersama mereka,jadi kamu jangan sedih lagi ya!." ucap Rara.


"i...i..yy..aa..hh Kak hikss." ucap Shela dengan tangisnya.


"Cup." kata Rara.


Shela pun berhenti menangis.Setelah melalui pembicaraan itu mereka langsung pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Raja. Mereka telah sampai di tujuan dan Rara masuk keruangan,mendekati Raja dan duduk di sampingnya,dia berkata "Raja Raja Raja." dia terus memanggil nama Raja.Tak lama kemudian Raja langsung mengagetkan Rara dengan bangun tiba.


Ternyata Raja sudah bangun dan sadarkan diri,mereka sengaja memberi kejutan kepada Rara.Rara yang melihat Raja sudah bangun langsung memeluk Erat dia.


"Iihhh jangan becanda." ucap Rara.


"hahahaha sekali kali kan ngerjain kakak." ucap Raja sambil tertawa.


Rara melepaskan pelukannya itu dan teman-teman Rara pada tertawa bahagia melihat itu.


Setelah itu semua Dokter yang memeriksa Raja pun sudah membolehkan Raja untuk pulang.Singkat mereka sudah pulang ke Rumah Rara.di sana sudah ada Eoma dan another.mereka semua menyambut kepulangan Raja dari sakitnya.


"Eoma,Eopa kalian semua." ucap Raja bahagia.


"Lain kali jangan bikin khawatir terus dan jaga diri kamu baik-baik." ucap Eoma.


"iya,Eoma hehe." ucap Raja terkekeh.


Dan mereka merayakan kepulangan Raja di malam pada pukul 21:08 WIB.Setelah melalui hari yang bahagia itu.


-Ke esokan harinya.


Rara bangun dan dia izin tidak masuk sekolah hari ini dikarenakan dia merasa lelah.Setelah itu dia tidur lagi sampai jam 09:10 WIB siang/pagi.dia bergegas mandi dan berganti,dia sarapan dan dia masih ingat jika dia harus datang ke ulang tahun Fen si.dia lekas menuju ke sana sebelum itu saat di perjalanan dia menyempatkan diri membeli kado berupa Tas Bermerek DIOR dan membungkusnya.


Singkat cerita Rara sudah sampai di rumah Paman Wang.


...Bersambung........