The Beginning Of All

The Beginning Of All
KEDEKATAN



Setelah melalui hari yang melelahkan mereka tertidur sampai pagi tiba.Semua bangun agak siang.


Rara terbangun dari tidur dan lekas mandi bersiap ganti,dia turun ke bawah dan menuju ke dapur untuk memasak.Rara mencari cari bahan makanan dan hidangan yang ingin dia buat.Setelah melalui beberapa menit dia telah selesai memasak.


Tak lama kemudian Aabby,Cindy,Fen si dan Cinini semua sudah bangun dan turun ke bawah,mereka semua tampak rapi dan cantik.


"Hmmmm,tampaknya ada bau makanan yang lezat." ucap Cindy.


Rara tersenyum "Mari makan,kalian lapar kan?!." ajaknya.


"Ayo." jawab mereka.


Mereka makan dan sambil saling mengobrol."Enak banget Ra!kamu jago masak ya." ucap Cinini.


Rara tersenyum "makanlah sampai kalian kenyang!.".


Makan pagi pun sudah selesai,mereka melanjutkan kegiatan mereka sehari hari.Cinini mengajak Rara berkeliling dalam rumah dan sambil melihat lihat "Rara,ayo aku ajak kamu berkeliling rumah ini." ajaknya.


"E-e-eh baiklah." jawab Rara dengan sedikit gugup.


Saat berkeliling Rara melihat banyak sekali foto foto keluarga dan juga 3 bayi kembar,Rara sempat bertanya tentang motornya "Kak Ci,apa motorku sudah selesai perbaikannya?."."Sudah kata tukang servicenya!." jawab Ci.


Sambil melihat lihat Rara merasa bahagia dan terbenak dalam pikirannya ada begitu banyak yang membuat Rara begitu familier dengan adanya foto-foto dan mereka.


"Apakah kamu merasa familiar dengan ini semua?." ucap Cinini yang bermaksud ingin mengetahui apa yang Rara pikirkan dan rasakan atas berbagai hal.


Dengan tersenyum dan menghela napas dia berkata "Memang benar ya jika seseorang memiliki ikatan yang kuat pasti jika seseorang itu dekat dengan hal baru tapi begitu tidak asing,familiar pasti orang itu bahagia dan rasanya ingin mengungkapkannya secara langsung,tidak langsung.".


"Maksudnya,apa?." ucap Cici bertanya yang bingung dengan perkataan Rara.


"Suatu hari kamu akan tahu maksudku." jawab Rara tersenyum dengan lembut.


 


-Singkat Cerita.


Waktu telah berlalu,4 hari telah berjalan dengan baik.Rara bangun pagi dan segera berbersih dan pulang.Sebelum itu Rara berpamitan dengan Keluarga Wang.


Flasback 1 hari sebelumnya.


Sebelumnya,Paman Wang dan Tante Yue sudah pulang balik dari cina.


Flasback End.


Rara turun ke bawah untuk berpamitan dengan semua "Om,tante saya pamit pulang dahulu ya." ucapnya.


"Sebelum itu sarapan dahulu ya." ucap Tante Yue.


"Iya,kamu makan dahulu biar keisi perutnya." ucap Paman Wang.


"Iya tante,om." jawab Rara dengan sopan dan baik.


Merekapun makan makan sembari ngobrol.


Sarapan sudah berakhir,Rara berpamitan kepada semua.


"Om,tante dan semua saya pamit ya." ucap Rara.


"Iya,hati hati ya dijalan dan lain kali sering main ke sini ya!?." ucap tante Yue dan paman Wang.


"Iya Tante Siap." ucapnya dengan tersenyum bahagia Rara menjawab.


-Singkat Cerita Perjalanan Pulang dan Rumah.


Rara telah sampai ke rumahnya dia langsung istirahat sebentar dan dia berganti pakaian kantor.


Dia lekas pergi bekerja dan menuju ke kantornya karena hari ini adalah hari libur dia manfaatkan dengan baik,sesampainya di kantor dia disambut dengan baik oleh para karyawan/pekerja di sana.Dia langsung menuju ke ruang kerjanya dan di sana dia telah di tunggu oleh Sekertarisnya yaitu Fiona Alexanders "Pagi Ra,ke mana saja kamu kemarin tumben gak masuk kerja lama banget sampai 4 hari?.".


"Ouh,syukurlah kamu gak mengapa apa,soalnya pekerjaan udah banyak kalau kamu sampai ngilang tiba-tiba malah bikin pusing aku,tahu!." ucap Fiona.


Rara dengan wajah datarnya menjawab dengan ekspresi.


Saat di ruang kerja dia sangat serius,teliti dan mengerjakan pekerjaan dengan baik sambil dibantu bersama Fiona.Tak berselang lama ada yang mengetuk pintu dari luar "Tok,tok tok." suara pintu."Masuk." ucap Fiona menyuruh orang tersebut masuk.


Orang tersebut masuk dan ternyata itu adalah Zora detektif pribadi Rara."Nona saya ingin berbicara sebentar,maaf jika menggangu waktu anda." ucap Zora.


"Tidak,gapapa asalkan itu penting." jawab Rara dengan dingin.


Sebelum mereka berbicara Rara meminta Fiona untuk keluar sebentar "Fiona,bisakah kamu keluar sebentar?.".


"Oke." ucap Fiona.Fiona langsung pergi keluar ruangan dan dia pergi ke kantin.


Pembicaraan Rara dan Zora pun dimulai.


"Yap baik,apa yang ingin kamu bicarakan dengan saya?." tanya Rara.


"Saya ingin bicara soal keluarga yang anda maksud itu,setelah saya selidiki lebih jauh ada beberapa hal yang membuat saya merasa janggal,sepertinya mereka bukan keluarga biasa namun dari segi kekuatan keluarga itu juga sangat kuat dan juga saya sedikit mengalami kesulitan saat mencari tahu latar belakang keluarga itu,mereka pemilik perusahaan yang besar dan lumayan terkenal WANG GO namanya." ucap Zora.


"WANG GO?Marga WANG?!." gumam Rara.


"Hemm,baiklah terima kasih atas informasi dan kerja kerasnya,tapi saya minta tolong anda untuk tetap menyelidiki mereka!." ucap Rara.


"Baik Nona." ucap Zora.


Pembicaraan mereka sudah berakhir dan Zora meninggalkan ruangan itu.


Rara menelepon Fiona berniat untuk menuruhnya kembali ke ruangannya.Setelah kembali ke ruangan Fiona langsung bertanya kepada Rara "Ra,kamu tadi ngomongin apaan?." ucap.


"Gak ngomongin apapun,lagian kamu juga kepo amat." ucap Rara.


"Lah main rahasia rahasiaan mulu kamu sok penting banget wlee." ucap Fiona dengan ekspresi.


Mereka melanjutkan pekerjaan mereka sampai Larut malam.


 


-Malam pukul 21:50.


Jam kantor sudah selesai Rara dan Fiona pergi pulang,tapi sebelum itu mereka berdua pergi ke markas Geng motornya yang bernama "Anonyms Pshyco.".Seperti namanya geng tersebut berisikan orang-orang misterius dan juga mereka memakai identitas palsu.


Sesampainya di markas mereka masuk kedalam dan berjumpa dengan teman-teman lainnya dan para anggota.


"Selamat datang boss." ucap para anggota.


Rara membalasnya dengan senyum yang beraura dingin.


"Malam Ra,tumben akhir-akhir ini kamu gak ke sini?." ucap orang yang bernama Zean yang juga salah satu petinggi geng dengan posisi sebagai mata-mata,dia menyambut Rara.


"Malam juga,lagi sibuk soalnya banyak kerjaan!." jawab Rara.


Tiba-tiba ada yang memeluk Rara dari belakang,dan ternyata itu adalah adik perempuannya yang bernama Shela Dirgantara Heoga yang berumur 11 tahun,dia begitu Rara sayangi seperti saudara lain,dia selalu membuatnya tersenyum bahagia.


"Kakakkkk!!!Hmmmm,adik rindu sama kakak lama gak main!." ucap Shela sambil memeluk Rara.


"Sama,kakak juga rindu sama Shela kapan kapan main ya." ucap Rara sambil membalas pelukan Shela.


Setelah melepas Rindu antara satu sama lain mereka pun duduk dan berbincang bincang di dalam satu ruangan VIP mereka.


Bersambung..


Tambahan:Fiona dan Rara adalah teman yang akrab sampai sering ribut dan juga Fiona juga termasuk dalam geng Rara dengan jabatan menteri keuangan.