
Lanjutan Episode 14
Setelah itu mereka bergilir-gantian sekarang Rara,Aabby,Cindy yang akan berlomba mencapai garis finis,sama seperti sebelumnya 1 2 3 mereka mulai berenang mencapai garis finis,Rara yang jago berenang tentunya lebih cepat dari kedua kakaknya dia telah mencapai garis finis duluan dan dia memenangkan perlombaan itu seperti biasa itu hanya untuk bersenang-senang.
Setelah itu semua lekas mereka menyudahinya dan ganti pakaian untuk sarapan.Saat di meja makan mereka semua makan dengan makanan yang sudah di siapkan Mama Yue,mereka makan dengan baik juga mengobrol.
"Bukaa!Aaaa." ucap Rara yang ingin menyuapi Kak Fen si.
"Eh...Angg." Fen Si membuka mulutnya dan Rara menyuapinya.
"Nyam,enak." ucap Fen Si.
"Ehem erghem,kita..ehem." ucap Hua Yi yang berkode.
"Mau?." ucap Rara.
"Y...yaiyalah ya kali gak." ucap Aabby.
Rara menyuapi mereka satu per satu.Setelah selesai makan Rara bersiap ingin pergi ke Mansion Oemanya dia beranjak pergi keluar,sebelum sempat beranjak keluar."Kamu mau ke mana kok rapi begitu?." tanya Aojin.
"Oh ini aku mau ke Rumah Oema bentar,izin ya!." jawab Rara.
"Iya sudah,nanti pulangnya jangan malam-malam ya." ucap Cici.
"Hemm." jawab Rara dengan mengangguk.
Rara beranjak pergi keluar menaiki motornya dan menuju ke Mansion Eoma.
POV Hua Yi
"Bentar,bentar Fen Si." ucap Hua Yi.
"Iya kak?." jawab Fen Si.
"Eoma?siapa?." tanya Hua Yi.
"Sepertinya keluarga angkat dia." jawab Fen Si.
"Iya,bukan sepertinya sih tetapi memang keluarga angkatnya dia." ucap Cici.
"Heeemmm,oke oke aku paham,tetapi apa kalian pernah betemu dengan mereka?." tanya Aojin.
"Tidak,gak pernah ,tetapi kami pernah bertemu dengan adiknya waktu itu." ucap Cici.
"Hooh okelah." ucap Hua Yi.
POV Rara
Saat di perjalanan Rara sempat mampir ke toko untuk membeli oleh-oleh,singkat dia sudah berada di Mansion Eoma.Dia segera masuk kedalam Mansion setelah memakirkan motornya.
"Assalamu'alaikum." ucap Rara untuk mengucapkan Salam.
Rara membalasnya dengan senyuman.dia segera masuk kedalam dan berjumpa dengan keluarga besarnya itu dan dia salim dengan mereka di sana "Dari mana saja kamu gak ada kabar?." tanya Eoma.
Sambil melongo "Oh iyh Eoma Rara lupa kasih kabar,Rara itu apa namanya ada acara sama temen Rara jadi waktu itu lupa buat kabarin Eoma." ucapnya.
"Owalah,lain kali jangan diulangi lagi bikin Eoma khawatir saja kamu nih." ucap Eoma.
Rara hanya tersenyum dengan itu.
"Kakaakkkk." teriak ada yang memanggil Rara.
"Eh adek,hemm mpes wanginya,habis mandi ya Azaa." ucap Rara dengan menggendong Azaa,yang notabennya adalah adik Rara juga.
"Iya,kakak bawa apa itu?." tanya Azaa.
Rara menaruh Azaa dari gendongannya.
"Ini oleh-oleh buat kamu sama yang lain." ucap Rara dengan memeberinya.
"Waah terima kasih kak." ucap Azaa.
Rara tersenyum.
Azaa berlari ke arah sodara dan teman sepantarannya sembari membawa oleh-oleh.
"Eh Rara,sudah pulang." ucap Kak Vonzy Dirgantara axel Kakak Rara.
Rara sedikit berlari ke arah Kak Vonzy untuk memeluknya.
"Heemmm,kakak aku kangen." ucap Rara melepas rindunya itu.
"Heheh,sudah besar kamu ya,umur berapa sekarang?." ucap Kak Vonzy.
Dengan melepaskan pelukannya "Aku sekarang umur 14 tahun,tetapi Kak kayaknya sedikit lagi tinggi kita sama deh." ucap Rara.
"Tinggi kamu memang berapa?." tanya Kak Vonzy.
"1.65 cm." jawab Rara.
"Haaahh,dikit lagi dong soalnya kakak 1.68 cm." ucap Kak Vonzy.
Dan mereka tertawa-tawa,semua hanya bisa tersenyum melihat mereka berdua yang sangat Akrab itu
...Bersambung............
POV Authoor:
Akhir-akhir ini author sibuk jadi tidak bisa membuat episode panjang seperti waktu biasanya,tapi setelah kembali author akan lebih rajin membuatnya,terus dukung author dengan cara Like,Komen,And Subscribe ya 😁🤗**