
Rara duduk di meja makan dengan 3 anak perempuan Yue dan Wang serta paman wang dan Yue.
Melihat Fen si belum keluar dari kamarnya
Cindy bertanya kepada Rara,"Ra,Kak Fen si udh bangun?." ucap.
"Dia mungkin sudah bangun,mungkin sekarang lagi mandi." jawab Rara.
Tak Lama kemudian Fen si turun dan langsung duduk di samping Rara dan ikut serta makan pagi.
Mereka ngobrol2 seperti biasa.
Paman Wang dan Tante Yue tersenyum melihat mereka yang sudah mulai ada komunikasi.
Setelah selesai makan Rara pergi ke ruang tv untuk menonton tv.Aabby dan Cindy menghampiri Rara dan berbincang dengannya "Ra,kalo boleh tahu kamu sekarang kelas berapa dan umur berapa." ucap Aabby,yang bertanya."Sekarang aku kelas 2 SMP dan umur saya 14 tahun." jawab Rara dengan sopan.Sesaat Aabby dan Cindy Mendekat ke Rara dan mendekatkan wajah mereka bertiga."Waaahhh wajah kita Mirip ya,kan Aabby?!." ucap Cindy."Iya Mirip." jawab Aabby.Rara lngsung menjauhkan Wajahnya dari mereka.
Kak Cici yang Mendengar itu lantas menyimpulkan sesuatu "Ataukah jangan jangan Rara kamu itu adalah...".Belum sempat menyelesaikan ngomongnya Rara langsung menyelanya "O-oh iya Paman,apakah motor Rara sudah selesai diperbaiki?." ucap Rara.
"Masih dalam proses nak." ucap paman Wang.
"Kamu buru-buru mau pulang memangnya ada apa?." tanya tante Yue.
"Ini tante,soalnya Rara harus sekolah juga dan gak enak kalo berlama-lama di rumah orang,gak mau merepotkan juga." ucap Rara.
Mendengar itu "Tidak papa,juga kamu orang baik dan kita tidak merasa direpotkan malahan kami senang bisa nambah teman." ucap Cici.
"Iya tuh Betul betul betul." ucap Fen si.
"Hmmm Baiklah." ucap Rara dengan tersenyum.
"Oh iya Hari ini Papa sama Mama mau ada bisnis di luar negeri,jadi Papa sama Mama mau berangkat ke sana dahulu untuk 4 hari kedepan,jadi kalian di rumah ya jaga rumah sama sekalian Rara kamu boleh menginap di sini jaga mereka juga sembari menunggu motor mu." ucap paman Wang.
Mendengar itu mereka semua meng iya kan apa yang Papa mereka katakan,begitupun Rara yang meng iya kan saran dan izin dari paman Wang.
-Skip.
Paman Wang dan tante Yue sudah tidak ada di rumah mereka sudah berangkat ke cina pada pukul 10:30 siang.Tinggal mereka berlima.
Pada saat ini Rara yang sedari tadi menonton tv dia ketiduran di sofa dan
tetiba dia terbangun dari tidurnya,dia melihat di sekelilingnya tidak ada siapa pun,dia berpikir jika mereka mungkin keluar.
Rara menelusuri rumah itu dan melihat benda-benda di sekelilingnya,mendekati dan melihat dengan dekat.Pandangan dia tertuju dengan satu foto yang terpajang di sana,dia melihat di foto itu ada gambar keluarga tersebut dan balita dengan muka yang sama dia bergumam "Kembar 3?Aku?!." ucapnya.
Diapun pergi ke kamar Fen si.Karena dia berpikir jika Fen si mungkin tidak keluar dan ada di dalam kamar.Dan benar saja dia ada di dalam kamar,dia terlihat sedang fokus bermain handphone.Rara menghampiri Fen si dan bertanya kepadanya "Kak Fen si,apa kamu ingin keluar,jalan,shoping atau makan di luar?." ucapnya dengan gugup.
"Mmmmmm boleh." jawab Fen si,dengan disertai anggukan.
Sebelum itu Fen si bersiap.Setelah bersiap dia dan Rara keluar untuk happy-happy, karena dia bosan di rumah.
Mereka memakai mobil milik paman Wang,Fen si menyetir.Saat di dalam mobil tidak ada pembicaraan sedikitpun di antara mereka dan itu membuat suasana sangat canggung,dengan begitu Rara mencoba mencairkan suasana yang canggung itu dengan memulai pembicaraan duluan."Erghmm,Mmmm kalau boleh tahu kalian berapa bersaudara dan kamu nomer berapa?." tanya Rara.
"Hmmmm kamu penasaran ya." jawab Fen si dengan sedikit tersenyum."Gak juga si,cuman ingin tahu saja." ucap Rara dengan menggelengkan kepalanya.
Melihat itu Fen si pun menghela nafasnya dengan sedikit tertawa "Kamu ingin tahu gak mengapa kami bersikap baik,ramah dan menerima kamu dengan baik?!." ucap Fen si.
"Maksudnya karena apa?." tanya Rara dengan bingung.
HAL YANG SEBENARNYA.
"Sebenarnya kami 8 bersaudara,tapi karena suatu kejadian adik terakhir kami menjadi korban kejadian tersebut,dia hilang di Indonesia entah di mana saat berumur 2 tahun,keberadaan kami di sini karenanya." ucap Fen si kepada Rara.
"Kalau Boleh tahu nama adik kalian siapa." tanya Rara yang penasaran.
Belum sempat Rara menjawab Fen si masih ingin melanjutkan bicaranya "Kamu tahu kalau dia sangat mirip denganmu Hmmm..." ucap Fen si.
Rara sedikit kaget mendengarnya karena dia memiliki syal yang disebutkan oleh Fen si "Dengan kata lain kak Aabby dan kak Cindy dia mempunyai kembaran lagi dan mereka kembar 3?!." ucap Rara.
"iya betul." jawab Fen si dengan Sedikit senyuman.
Rara sebenarnya sudah tahu jika dialah orang yang di maksud,dan mungkin Fen si dan keluarganya juga tahu,namun dia lebih memilih untuk menyembunyikan dan tetap diam.Dia mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Erghmmm hmm,Oh iya kita mau ke mana?." tanya Rara.
Fen si tahu jika Rara sedang mencoba mengalihkan pembicaraan,dengan senang hati dia menjawab "Kita akan pergi ke taman,dan lagian juga mereka bertiga ada di sana.".Ternyata Fen si juga sudah diberi tahu untuk menjemput mereka,sekalian dia juga ke sana bersama Rara.
Dengan kebingungan Rara menyimpulkan kalo maksud dari kata bertiga tadi itu adalah Aabby,Cindy,dan Cicini "Hmmm Okey." jawabnya.
Tak berselang lama mereka berdua telah sampai di taman yang dimaksud Fen si,dan ternyata itu adalah taman yang biasa Rara datengin,mereka berdua turun dari mobil dan menuju ke tempat yang telah di beri tahu oleh tiga orang tersebut.Saat sedang berjalan Rara merasa senang karena dia berada di taman yang dia sukai.Fen si yang melihat itu langsung bertanya kepada Rara "Apakah kamu pernah pergi ke tempat ini dan tampaknya kamu senang?.".
"Haha hmmm ini adalah tempat di mana semua kenangan bersama keluarga,teman,dan orang-orang yang aku sayang dan cintai!." ucal Rara.
"Ouh,begitu." Fen si menjawab dengan tersenyum,sebenarnya dalam hati Fen si dia berkata "Hah,Keluarga?.".
Mereka berdua sampai di tempat,dan benar saja apa dengan yang dia simpulkan.
Dia langsung menyapa kepada mereka.
Singkat cerita.
Mereka menghabiskan waktunya di taman,dan tanpa mereka sadari jika mereka sudah cukup lama di sana sampai waktu menunjukkan pukul 06:15 sore.Cici yang di sana langsung mengajak mereka ber 4 pulang karena mereka tidak boleh keluar lama-lama karena bahaya jika terjadi sesuatu apalagi dengan membawa anak orang.
"Pulang yuk sudah lama kita bersenang-senang." ucapnya mengajak mereka.
Mereka berempat menganggukkan kepalanya dengan arti meng iyakan ajakan Cici.
Mereka berjalan menuju mobil,dan sesampainya di mobil mereka berlima langsung masuk ke dalam mobil dan Rara.Duduk berdekatan di samping Cicini,karena mobil yang dipakai oleh mereka adalah Toyota Alphard.
Di dalam mobil mereka masih melanjutkan pembicaraan,tetapi tidak dengan Rara dia tertidur karena dia lelah.Melihat Rara tertidur mereka semua merasa jika mereka memiliki kedekatan dengan Rara.
Fen si,dan yang lainnya tersenyum.
Sesampainya di rumah,Cicini menggendong Rara dari mobil ke dalam rumah dan menuju ke kamar Fen si,dia menidurkan Rara di kasur dan dia menyelimutinya dan mencium kening Rara,dia meninggalkan Rara dan keluar dari kamar Fen si,dan dia turun bergegas menuju kekamarnya untuk membersihkan dirinya begitu pula dengan saudara yang lain.
Setelah itu mereka tidak langsung tidur,mereka menuju ke ruang tv dan menonton tv sembari memakan cemilan ringan.
Berbincang dan mengobrol.
Di tengah Obrolan Fen si ngomong kalau "Aku tadi sedikit bercerita tentang kejadian waktu itu kepada Rara.".sontak mereka kaget dan Aabby yang minum pun tersedak.
"untuk apa?." ucap Cindy.
"Kan kita tahu sendiri kalo Rara sangat mirip dengan adik kita/kembaran kalian berdua." ucap Cicini.
"Hhhmmm,terus kak Fen respon dia kayak apa?." tanya Aabby.
"Dia menanyakan nama adik,dan aku memberi tahunya,dan apa kalian tahu respon dia selanjutnya setelah dia tahu jika dia mirip dengan adik kita?!." jawab Fen si.
"Bagaimana?." tanya mereka Bertiga.
"Dia langsung mengalihkan perhatiannya,pada saat itu aku langsung tahu kalo dia menyembunyikan sesuatu dari kita!." jawab Fen si.
Daaaaannnnnn...