
Van yang sedang menikmati semangkuk ramen miliknya tiba-tiba terusik setelah mendengar keributan disana
Van melihat Typhon, senior yang Ia temui tadi pagi sedang dibully oleh sekelompok siswa
"Hei hei, bukankah ini satu satunya tanpa [Skill] di angkatan tahun ketiga? Sungguh aib"
"Apa gunanya kau melatih fisikmu? Kau ingin mengandalkan kekuatan fisik untuk menjadi pahlawan?"
Namun Typhon tetap diam sambil menghadapi semua hinaan dengan senyum
...----------------...
Van menyelesaikan makan siangnya lalu berjalan menuju kelas berikutnya
Setelah beberapa kelas, hari pertama Van di akademi akhirnya selesai
Van kemudian berjalan menuju akademi dan memandang langit sore
Van dengan sebuah rencana di benaknya langsung mencoba mencari keberadaan Alice
Setelah beberapa detik, Van mengetahui lokasi Alice yang sedang berada di hutan sambil melatih kekuatan [Telekinesis] yang baru Ia dapatkan
Van kemudian mengirimkan pesan kepada Alice melalui telepati
Alice yang sedang berlatih di hutan tiba-tiba mendapat perasaan aneh di otaknya dan mendengar suara
...[Alice, bawakan aku sebuah monster tingkat B]...
Suara Van terdengar di benaknya dan Alice tanpa sadar berlutut tanpa keinginannya "Baik Master"
Alice kembali berdiri dan masuk lebih dalam ke hutan untuk mencari monster
Sudah semalam semenjak Alice mendapat darah Van dan menjadi bawahannya
Berkat itu, Alice berkembang sangat cepat
Sekarang Ia bahkan tak perlu makan ataupun tidur dan bakatnya sangat menakutkan bahkan dapat dikatakan bahwa Ia abadi karena semua lukanya akan sembuh dalam sekejap
Alice yang berjalan menelusuri hutan akhirnya bertemu seekor monster badak sebesar 10 meter dengan cula hitam sebesar 3 meter
"Ketemu, monster tingkat B [Dark Horn Rhino]" gumam Alice
Alice tanpa ragu mengaktifkan [Telekinesis] dan mengangkat badak tersebut ke udara setinggi ratusan meter
Alice kemudian melepaskan kekuatan [Telekinesis] dan badak raksasa terjatuh
Badak raksasa menabrak tanah dengan kepala mendarat terlebih dahulu
Berkat hal itu, badak raksasa langsung jatuh pingsan dan Alice mengangkat badak tersebut ke udara
...[Lapor Master! Perintah Anda sudah terlaksana]...
...[Kerja bagus, Alice]...
Alice membawa badak raksasa ke udara menuju kota #1
Dengan melewati saluran pembuangan bawah tanah, Alice berhasil memasuki kota #1 dan mencapai akademi
Alice meninggalkan badak raksasa di saluran air dan pergi menemui Van di asrama
Setelah berjalan sambil menghindari pengawasan, Alice berhasil tiba di depan kamar Van
Pintu kemudian terbuka dan Alice memasuki kamar tanpa ragu
Sesampainya dalam kamar, Alice berlutut kepada Van "Salam Master"
"Bawa Typhon ke saluran pembuangan, kurasa kau sudah mengetahuinya siapa Typhon karena darahku ada dalammu" ucap Van tanpa bertanya dimana badak raksasa karena Ia sudah melihatnya melalui ingatan Alice
"Baik Master" ucap Alice lalu keluar dari kamar Van
Sedangkan Van saat ini mengenakan pakaian ala [Darkness] miliknya "Saatnya [Dark Shadow] bergema di dunia"
Adapun Typhon saat ini, sedang berada di luar kota setelah keluar diam-diam
Typhon berlatih keras dengan fisiknya dengan memukul pohon yang sangat keras
"988, 989, 990, 991" ucap Typhon sambil memukul pohon
*Grhhh
Typhon yang mendengar suara geraman seketika berbalik dan melihat seekor badak sebesar 10 meter yang terluka sedang menatapnya
Tanpa menunggu Typhon tersadar, [Black Horn Rhino] bergegas menuju Typhon
Typhon seketika menghindar ke samping sedangkan [Black Horn Rhino] menabrak pohon yang dipukul oleh Typhon sebelumnya
Akibatnya, pohon tersebut rubuh dan Typhon yang melihatnya tertegun "Sangat kuat"
[Dark Horn Rhino] sekali lagi bergegas menuju Typhon dengan niat membunuh
Typhon menjadi panik dan mengerahkan kemampuannya untuk berpikir
Typhon kemudian menarik nafas dan memasang postur bertarung
Saat jarak Typhon dan [Black Horn Rhino] semakin dekat, Typhon meraih cula badak tersebut dan menahannya dengan sekuat tenaga
Berkat hal tersebut, badak akhirnya melambat perlahan-lahan
[Black Horn Rhino] yang menyadari dirinya melambat sekali lagi menambah kecepatannya
Typhon yang tak siap langsung tertusuk cula badak dan terlempar beberapa meter
Typhon memegangi perutnya yang memiliki luka gores dan menghela nafas "Untungnya hanya luka ringan"
Adapun [Black Horn Rhino] langsung bergegas menuju Typhon sekali lagi
Typhon mencoba menghindar namun sayangnya dirinya tiba-tiba menginjak batu
Typhon seketika terpeleset dan untungnya cula badak hanya menusuk perut bagian kiri Typhon dan bukan jantungnya
Typhon melompat menjauh sambil memegangi perutnya yang berlubang dan tangannya yang berlumur darah
Typhon yang menyadari dirinya berada di ambang sekarat langsung meraih cula badak
Typhon mengerakkan seluruh kekuatannya mencabut cula badak
Karena serangan Alice sebelumnya, cula badak melemah karena sebelumnya badak raksasa terjatuh dari udara dengan wajah mendarat pertama kali
Typhon akhirnya berhasil mengabur cula badak dan menusuk cula tersebut ke kepala badak
Namun saat Typhon menusuk badak tersebut, yang ada hanya percikan api
"Sial sungguh keras" gumam Typhon
Typhon sekali lagi mengayunkan cula badak ke bagian mata kiri
Akhirnya cula berhasil menembus kepala badak dan Typhon kehilangan seluruh kekuatannya
Typhon jatuh berlutut sambil memandangi bagian kiri perutnya yang berlubang
Saat sedang berada di ambang kematian, Typhon mendengar suara langkah kaki yang menginjak dedaunan kering
Typhon mengangkat kepalanya dan melihat sosok yang familiar "Van?"
Typhon menatap Van di depannya dengan serius "Kau sungguh berbeda dengan dirimu yang di Akademi"
"Begitukah? Terima kasih atas pujiannya" ucap Van
"Jadi apa yang kau inginkan? Membunuhku untuk mengakhiri penderitaanku?" tanya Typhon
"Aku hanya memberimu penawaran, kuberikan kau kesempatan kedua. Jika kau menolak, maka kau akan mati sebagai pahlawan... Jika kau menerima, maka kau akan hidup lebih lama dan hanya melihat dirimu menjadi penjahat" ucap Van
"Heh apa aku terlihat seperti orang baik yang ingin mati secepat ini? Aku masih ingin hidup" ucap Typhon
"Begitu" ucap Van lalu meletakkan jarinya di dahi Typhon
Darah Van kemudian menyerap ke dalam tubuh Typhon
Typhon tiba-tiba merasakan rasa hangat di sekujur tubuhnya dan luka di tubuhnya mulai sembuh dalam sekejap
Typhon juga merasakan kekuatan aneh di tubuhnya yang terasa asing namun familiar dan nyaman
...[Bawahan #2 - Typhon - Boost]...
[Boost] : Skill yang dapat meningkatkan kekuatan pengguna sesuka hati
"Typhon, mulai sekarang lupakan identitasmu, mulai sekarang kau adalah bagian [Dark Shadow]" ucap Van
"Baik Master" ucap Typhon dengan berlutut tanpa sadar