The Anti-Hero

The Anti-Hero
Chapter 18 : Vampire Attack III



[Elemental Master] menatap naga sebesar 10 km di depannya dengan gugup


Sedangkan Van yang berubah menjadi naga raksasa sedang menatap para vampire


Para vampire termasuk para bangsawan hanya bisa terdiam dan ketakutan dengan bentuk naga raksasa Van


Kembali 30 menit yang lalu


7 bawahan Van yaitu Alice, Typhon, Ryu, Anna, Jin, Lucy, dan Bruce yang keluar dari [Colosseum]


Mereka menatap banyak sosok berjubah merah yang sedang menyerang masyarakat


Namun, sosok berjubah merah perlu melawan para pahlawan yang melindungi masyarakat


Sisi pahlawan terlihat lebih unggul karena jumlah pahlawan yang lebih banyak daripada jumlah penjahat


"Sepertinya itu organisasi [Red Blood]" ucap Alice dengan tenang dan yang lainnya mengangguk


Sedangkan sisi sosok berjubah merah atau [Red Blood], mereka mengeluarkan sesuatu pil berwarna merah darah dan menelannya


Seketika, sosok mereka samar-samar terasa lebih besar belasan cm dan otot-otot mereka membesar sedemikian rupa


Salah satu pahlawan yang awalnya unggul, menyerang pahlawan dengan bola api seukuran telapak tangan ke salah satu anggota [Red Blood]


Awalnya bola api tersebut dapat meninggalkan luka bakar dan bau hangus pada kulit anggota [Red Blood]


Tetapi setelah menelan pil merah darah, bola api itu hanya meninggalkan bekas putih di kulit


Anggota [Red Blood] yang diserang langsung memukul balik pahlawan yang mengeluarkan bola api


Pukulan yang nampaknya pukulan ringan, ternyata adalah pukulan berat dan meledakkan kepala pahlawan hingga hancur berkeping-keping


Dalam sekejap, sisi pahlawan langsung terdesak dan banyak korban berjatuhan baik dari warga biasa maupun pahlawan


Bahkan sekarang bau darah lebih menyengat dibandingkan bau ledakan di udara


"Sepertinya sudah saatnya kita melakukan pemanasan" ucap Typhon sambil melakukan stretching


"Hei kau begitu bersemangat? Apa kau tidak sedih melihat akademimu hancur? Kau dahulu belajar di sini kan?" ucap Ryu dengan bersemangat


"Heh untuk apa? Aku bahkan dibully di akademi ini" ucap Typhon dengan menyeringai dan berlari menuju kerumunan [Red Blood]


Salah satu anggota [Red Blood] melihat kedatangan Typhon dan mengabaikannya


Ia mengeluarkan sebuah cambuk dan mencambuk ke arah Typhon


Tetapi yang tidak disangka adalah Typhon menghindari serangan tersebut dengan mudah


Typhon mengepalkan tinjunya dan bergumam "[Boost] 100x" lalu memukul anggota [Red Blood] yang menyerangnya


Saat pukulan Typhon mengenainya, anggota [Red Blood] itu langsung hancur berkeping-keping menjadi gumpalan daging


Aksi tersebut mengejutkan anggota [Red Blood] yang lainnya dan membuat banyak dari mereka menyerang Typhon


Tetapi saat mereka berlari ke arah Typhon, tiba-tiba mereka kehilangan kendali dan melayang di udara


Belasan meter jauhnya, terlihat Alice merentangkan tangannya ke arah anggota [Red Blood] yang menyerang Typhon


Alice kemudian mengepalkan tangannya dan belasan anggota [Red Blood] yang melayang di udara langsung remuk dan hancur berkeping-keping seperti ditimpa beban seberat ribuan kg


Para pahlawan yang melihat kedatangan [Dark Shadow] menjadi penasaran sekaligus waspada karena semuanya mengenakan topeng sehingga tidak diketahui bagaimana wajah di balik topeng itu


"Siapa mereka?"


"Apa itu bala bantuan?"


"Kenapa bisa begitu kuat?"


"Oi oi jangan begitu yoi, pahlawan harusnya melawan penjahat! Bukan menonton dari jauh" ucap seseorang berjubah hitam yang datang dengan sebuah kanabo hitam


Sosok itu melepaskan jubah hitamnya, sisik naga perlahan muncul di kulitnya dan tubuhnya yang awalnya 1,80 meter membesar menjadi 2 meter


Saat itu, di dekat mereka terdapat belasan anggota [Red Blood] yang berlari menuju para pahlawan


"Hei lihat itu jubah hitam!"


"Ada juga pahlawan"


"Cepat serang!"


Tetapi selangkah kemudian, mereka tiba-tiba mematung menjadi patung es dan suhu tiba-tiba menurun drastis


Kemudian, Anna muncul dengan berjalan perlahan-lahan dengan aura yang sangat dingin di sekujur tubuhnya


"Ryu, fokuslah" ucap Anna


"Baiklah" ucap Ryu lalu menarik napas dalam-dalam


Saat Ryu menghembus napas, muncul semburan api sebesar ratusan meter bagaikan tsunami


Hembusan api bergegas ke arah kerumunan anggota [Red Blood] dan menelan mereka ke lautan api


Mereka semua terbakar hingga es langsung mencari dan abu pun tak tersisa


Di kejauhan, Bruce sedang mengevakuasi masyarakat dengan bantuan monster-monster miliknya


Sedangkan saat ini para pahlawan sedang sibuk menghadapi Jin


Karena skill [Stealth] yang merepotkan, para pahlawan sulit menemukan Jin yang terus bersembunyi


Setiap mereka lengah, mereka akan diserang dan luka gores akibat serangan pisau Jin


"Sial sungguh skill yang merepotkan"


"Dimana bajingan itu"


Sedetik kemudian, seorang pahlawan tumbang dengan sebuah luka dalam di pahanya akibat tusukan pisau


Jin akhirnya menonaktifkan [Stealth] dan muncul di belasan meter dari mereka


"Apa pahlawan hanya seperti ini? Bagaimana kalian bisa melindungi masyarakat dengan kekuatan selemah ini?" ucap Jin dengan nada datar


Saat pahlawan ingin membalas ucapan Jin, terdengar raungan keras di kejauhan


Mereka melihat satu anggota [Red Blood] membesar sebesar 20 meter


Setelah itu, anggota [Red Blood] lainnya menelan pil merah darah sekali lagi dan ikut membesar seperti anggota [Red Blood] sebelumnya


Anggota [Red Blood] yang membesar menjadi monster humanoid sebesar 20 meter langsung menyerang secara membabi buta seolah-olah kehilangan kewarasan


"Hei itu curang, jelas-jelas mereka sudah kalah! Sejak kapan ada bug seperti itu" kesal Ryu


Sosok Ryu yang awalnya dipenuhi sisik naga, perlahan berubah menjadi sosok naga timur


Perlahan membesar


Ryu akhirnya berubah menjadi naga timur sebesar 1 km yang cukup menakutkan


Ryu menyemburkan api biru dari mulutnya dan tsunami api biru menyerbu para anggota [Red Blood]


Dalam sekejap, setengah anggota [Red Blood] musnah menjadi abu dan kenangan di dunia ini


Typhon di kejauhan menyeringai ketika dikepung oleh


"[Boost] 300.000.000x" gumam Typhon


Setelah itu, sosok Typhon langsung menghilang di tempatnya dan muncul di kejauhan meskipun menabrak dinding


"Aw aw sungguh sulit bergerak dengan kecepatan cahaya" keluh Typhon


Sedangkan para anggota [Red Blood] yang mengepung Typhon telah hancur menjadi genangan daging di tangan


Sedetik sebelumnya, Typhon melancarkan 300.000.000 pukulan dalam sedetik dan bergerak dengan kecepatan cahaya


Akibatnya, mereka mati tanpa dapat melihat, mendengar, merasakan, dan mengetahui cara mereka mati. Bahkan, mereka tidak menyadari bahwa mereka mati


Saat [Dark Shadow] sibuk membully anggota [Red Blood] yang lemah, terdengar suara raungan yang keras disertai aura yang menakutkan


"ROARRRR"


Semua orang baik anggota [Dark Shadow], [Red Blood], maupun pahlawan langsung berbalik


Mereka terkejut dan gemetar ketakutan melihat naga yang sangat besar di atas [Colosseum]


Ryu yang sudah menjadi naga sebesar 1 km hanya terlihat seperti anak kecil di depan naga raksasa itu


Bahkan anggota [Red Blood] yang sudah kehilangan akal sehat hanya bisa gemetar ketakutan di hadapan naga raksasa tersebut